ISTRI IDAMAN SANG DOKTER

ISTRI IDAMAN SANG DOKTER
BAB 10


__ADS_3

suasana dingin yang menusuk hingga ke seluruh tubuh tidak membuat suasana taman menjadi sepi, malah semakin ramai di kunjungi semua orang. termasuk Nova dan Rendy yang saat ini sedang memadu kasih di antara semua umat manusia di sebuah taman yang cukup indah di pusat kota.


" kalau kayak gini aku jadi ingat pertama kali kita ketemu sayang " ucap Nova sambil menyenderkan kepalanya ke bahu Rendy


" iya juga jadi Dejavu " jawab Rendy


" jadi pingin makan di tempat itu loh yang waktu kamu ajak aku makan pertama kali " ucap manja Nova


" serius kamu mau ke sana, padahal aku lagi pingin ajak kamu se suatu tempat " ucap Rendy


" emang mau kemana " tanya Nova


" rahasia " ucap Rendy sambil berlari


" ih jahat ya " ucap Nova mengejar Rendy


sampai ahirnya nova sampai di suatu tempat yang sepi dan sedikit gelap.


" sayang kamu jangan bikin aku takut dong " ucap Nova


" sayang " ucap Nova


Nova duduk di kursi yang ada sambil mencoba menelfon rendy.


Tut Tut Tut


" kok nggak aktif sih " ucap sedih Nova sambil menundukkan kepalanya ke bawah


tiba-tiba ada suara petikan gitar yang terdengar, seketika lampu mulai menyala dan memperlihatkan Rendy sedang duduk dengan gitar di tangannya.


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu


Rendy langsung mendekati Nova dan bersimpuh di hadapannya


" Will you marry me " ucap Rendy dengan mengeluarkan cincin berlian dan menyodorkan ke Nova


" aku memang bukan orang yang romantis tapi kali ini aku sungguh-sungguh ingin kamu jadi bagian hidup aku, dan ibu dari anak-anakku " ucapnya


Nova tidak bisa berkata kata lagi, dia shock dengan apa yang di lakukan rendy. tanpa banyak kata dia menjawab permintaan Rendy. Rendy langsung saja menyematkan cincin berlian di tangan Nova. Rendy memeluk erat tubuh Nova karena rasa bahagianya.


Nova memfoto cincin di jarinya dan langsung memposting di akun sosial media nya.

__ADS_1


****


" cik gue pulang duluan ya gue ada urusan " ucap Rosa


" owh yaudah deh kalau gitu, Lo gak jadi nginep lagi " tanya Cika


" kayaknya enggak deh, ternyata orang tua gue udah balik " jawab Rosa


" katanya 1 Minggu, ini kan masih 3 hari " ucap Cika


" iya mereka udah balik kok, mungkin udah selesai urusannya " jawab Nova


" owh gitu, Lo mau gue anter kagak? " tanya cika


" enggak deh, gue naik taksi aja " jawabnya


" gue duluan, buru buru " ucap Rosa lagi dan berlari meninggalkan Cika


cika keluar dari kelas dan berjalan menuju parkiran. di tengah jalan Cika bertemu Lucas yang saat ini sedang mencoba mendekatinya.


" Hay cik, tumben sendiri biasanya sana Rosa " tanya Lucas


" owh iya tadi dia buru buru ada urusan katanya " jawab Cika


" owh, eum kamu pulang sama siapa " tanya basa basi


" gue di jemput, kenapa emangnya " ucap Cika


" enggak kok, aku pikir kamu nggak bawa mobil " ucap Lucas


" eh itu kayaknya gue udah di tungguin, gue duluan ya " pamit Cika meninggalkan lucas dengan senyum manisnya


" non tumben tadi saya liat non Rosa pulang naik taksi " tanya Roy sambil membuka pintu untuk Cika


" katanya sih ada urusan kak, jadi dia pulang duluan " jawabnya


" iya iya, kita langsung pulang atau kemana dulu " tanya Roy


" kita langsung pulang aja kak, pak supir kita pulang aja ya, aku capek banget " ucap Cika


sedari tadi Cika tak henti hentinya melihat akun Instagram nya melihat artis idolanya, dan tanpa sengaja dia melihat postingan kakaknya yang sangat menggemparkan dunia. Cika langsung saja menelfon kakaknya, tanpa basa-basi dia langsung bertanya.


" hallo assalamualaikum " ucap Nova


" ya waalaikumsalam " jawab Cika


" ada apa, ganggu banget sih " ucap Nova


" itu bener yang kamu posting kak " tanyanya langsung


" beneran lah, Lo pikir boongan " jawab Nova


" gue masih nggak nyangka " ucapnya


" kenapa, Lo nggak suka " tanya Nova


" suka lah, suka banget gue ikut seneng, kmu nggak ngabarin papa mama " tanya Cika

__ADS_1


" udah lah, palingan gue habis pulang dari sini langsung Adain acara lamaran " ucap Nova


" gila gercep amat " ucap Cika


" iyalah, eh yaudah gue mau istirahat udah malem, bye assalamualaikum " pamit Nova dengan mematikan ponselnya sepihak "


" ah emang kakak kagak ada akhlak telfon main matiin aja " ucap Cika


****


BRAKK PRANGG


" ini semua gara gara kamu " ucap si pria


" aku, sadar dong kamu disini yang mengawali ini semua itu kamu, jadi kamu yang buat usaha kita bangkrut " teriak si wanita


" ah jadi kamu nyalahin aku, oke kalau gitu lebih baik kita pisah " ucap pria itu


Rosa yang sedari tadi ada di dalam kamarnya mendengarkan pertengkaran orang tuanya, merasa seperti di sambar petir ketika orang tuanya mengatakan pisah. hatinya bagaikan di iris dengan ribuan pisau tajam.


" oke kalau itu mau kamu, aku juga udah nggak betah sama kamu " ucap wanita itu


mereka berdua keluar dari rumah dengan membawa koper yang sangat besar. tanpa mereka sadari kalau Rosa sudah ada di rumah, dan mendengarkan semua pembicaraan nya.


dengan hati yang hancur Rosa mengendarai mobilnya menuju bar tempat usaha Jo.


dengan langkah gontai dia masuk ke bar, tapi sayang untuk saat ini Jo sedang tidak berada di bar, tapi keuntungan buat Rosa dia tidak di larang untuk meminum alkohol.


meskipun matanya sembab karena terlalu banyak mengeluarkan air mata tapi itu semua tidak melunturkan kecantikan Rosa. dia memesan satu gelas minuman beralkohol, meskipun sebenarnya dia meminum ini pada saat-saat tertentu saja dan juga selalu di larang oleh Jo dan cika, tapi untuk kali ini dia ingin menenangkan diri dengan minuman seperti laknat itu.


" kenapa semua nggak peduli sama gue " ucap Rosa dengan menangis


setelah menghabiskan satu gelas alkohol dia lantas memesannya lagi, lagi dan lagi sampai pada akhirnya dia mabok parah.


seorang laki-laki hidung belang mencoba mendekati Rosa yang saat ini telah mabok dan mencoba mengajak nya ke suatu tempat.


" Lo siapa " tanya Rosa yang sedang mabok


" udah Lo ikut gue aja, gue jamin Lo pasti puas " ucap si pria itu


" gue nggak mau sama Lo " ucap Rosa


" Lo harus ikut gue " ucapnya dengan tegas


" nggak " ucap Rosa memberontak


" ikut, Lo harus ikut gue " ucap si pria dengan memaksa menarik Rosa


karena kekuatan Rosa lemah apalagi dia sudah terlalu mabuk dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dengan suara yang masih di milikinya dia berteriak meminta tolong.


karena mendengar keributan di barnya, Jo yang baru saja datang ingin mencoba meleraikan. tapi Jo seperti mendengar suara yang tidak asing di telinganya, suara wanita yang di cintainya. dia melihat Rosa yang sedang di tarik paksa oleh pria hidung belang itu langsung berlari menyelamatkan sang pujaan hati.


" br*ngs*k " ucap Jo marah


BUGG


" beraninya Lo ganggu pacar gue " teriak Jo

__ADS_1


Rosa sedikit tersadar dan melihat Jo menolongnya, tapi karena rasa pusing yang amat sangat sakit Rosa ahirnya tidak sadarkan diri.


Jo melihat Tato yang ada di tangan pria itu yang menandakan dia adalah salah satu anak buah dari rine x. emosinya memuncak saat melihat Rosa tak sadarkan diri.dia menyuruh anak buahnya untuk menghabisi pria itu, sedangkan dia membawa Rosa ke rumah sakit.


__ADS_2