
di dalam perjalanan fero mendapatkan pesan dari orang tuanya, bahwasanya mereka saat ini sudah ada di bandara dan menanyakan dimana rumah sakit tempat cika di rawat
fero memberi tahu bundanya melalui pesan singkat
akhirnya mereka sampai di rumah sakit, Fero membantu cika utuk duduk di kursi rodanya dan mendorong nya ke ruangannya
" pa mama belum datang " tanya cika
" kayaknya belum deh masih di jalan katanya " jawab beni
tiba-tiba dokter masuk untuk memeriksa cika
" permisi, selamat pagi " ucapnya
" selamat pagi dok " ucap mereka
" gimana keadaan nya udah baikan " ucapnya
" Alhamdulillah dok udah, makasih udah ngijinin aku buat Dateng ke makam nenek aku dok " ucap cika
" iya sama sama, yang penting saat ini kondisi kamu sudah lebih baik kan " ucapnya
" iya dok, tenang aja apalagi calon suami saya juga dokter jadi bisa jagain saya " ucap cika sambil melihat kearah Fero dengan senyuman
" owh pantesan kenapa tadi nggak mau ngajak perawat untuk ikut, ternyata hemmm " ucapnya menggoda
" heheheh, dok kapan saya bisa pulang " ucap cika mengalihkan pembicaraan karena malu
" kalau kondisi kamu lebih baik saya akan ijinkan pulang dan sepertinya tidak usah menunggu lama pasti kamu akan pulang " ucapnya setelah memeriksa cika
" terimakasih dok " ucap cika
" sama sama " jawabnya
" owh iya di jaga baik baik pasien saya ya dok " ucapnya lagi menggoda Fero
semua orang di situ tertawa melihat tingkah sang dokter
" kalau begitu saya permisi dulu dan cika jangan lupa di minum obatnya agar bisa segera pulih " ucapnya sambil berlalu pergi
ketika dokter baru saja keluar tiba-tiba Nova dan mamanya masuk membawa makanan
" assalamualaikum " ucapnya
" waalaikumsalam " jawab mereka
" nih mama bawain sarapan, pasti belum pada makan kan " ucapnya
" emang terbaik deh istri aku ini " ucap beni sambil mengecup kening istrinya
" udah udah ayo makan kasian anak anak udah laper " ucapnya
" bener banget tuh ma " ucap Rendy
semua orang di situ menikmati makanannya dengan di selingin canda dan tawa, Fero merasa nyaman dan tenang saat berkumpul dengan keluarga cika
setelah selesai makan mereka mengobrol dan bercanda tawa
drttt
" papa keluar dulu ada urusan kerjaan " ucap beni dan di angguki oleh semua orang
beni keluar untuk mengangkat telfon dari anak buahnya
Karena sedang asik menghadap ke ponselnya dia tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang
brukk
" oh sorry " ucap orang itu
__ADS_1
" oh iya saya juga minta maaf karena tidak melihat " ucap beni
beni menengok ke arah orang itu dan seketika dirinya terkejut
" loh tuan beni " ucapnya
" tuan Richard " ucap beni dan langsung mereka berjabat tangan
" saya tidak menyangka kita bisa bertemu disini " ucapnya
" benar sekali tuan, owh iya ada perlu apa tuan disini " tanya beni
" saya ingin bertemu dengan calon menantu saya katanya dia sedang di rawat disini, kalau anda sendiri " ucapnya
" saya menjaga anak saya tuan " jawab beni
" bukannya rumah tuan ada di Jakarta kenapa bisa di rawat di sini " tanyanya
" owh waktu itu saya dan keluarga saya mengalami kecelakaan saat berada disini " jawab beni
" owh begitu, kalau gitu saya permisi dulu mau mancari kamarnya soalnya belum ketemu " ucapnya
" baiklah tuan, owh iya kalau memang tuan sempat bisakah kita bertemu kembali untuk menjalin silaturahmi " ucap beni
" tentu bisa tuan, karena saya mungkin di Indonesia anak cukup lama " ucapnya
" baiklah saya akan mengundang anda dan keluarga makan malam bersama saya saat anak saya sudah pulih " ucap beni
" wah saya pasti akan menunggu undangan dari anda tuan " ucapnya
" kalau begitu saya permisi dulu " ucap beni
beni melanjutkan menelfon anak buahnya sedangkan Richard berjalan mencari ruangan calon menantunya
******
" ayo berangkat " ucap Jo
seperti kata Rosa mereka berhenti sebentar di apotek untuk membeli obat, tapi tiba-tiba Rosa di tabrak oleh seorang ibu ibu
bbruuukk
semua barang yang di beli ibu itu berjatuhan Rosa membantu mengambilnya dan terkejut melihat ibu itu, dia langsung buru buru pergi dari apotek itu tapi
" ros " ucapnya
Rosa berhenti karena dirinya di panggil tapi dia tidak menoleh
" maafin mama sama papa kamu " ucapnya sambil menangis
Rosa tetap diam di tempatnya, sedangkan Jo melihat Rosa yang menangis ingin turun tapi terhenti karena melihat mamanya Rosa ada di sana juga
" urusan keluarga mendingan gue tunggu di sini aja " ucap Jo
sedangkan Rosa masih tetap diam di tempatnya, sejujurnya dia kangen dan ingin sekali memeluk mamanya tapi melihat apa yang di perbuat pada dirinya membuat Rosa bimbang
" papa kamu sangat khawatir dengan kamu nak, ayo pulang Sama mama " ucapnya
" maaf ma Rosa nggak bisa, Rosa ada kuliah hari ini " ucap Rosa dan langsung pergi menuju mobil Jo sedangkan mamanya hans menangis melihat anaknya yang pergi meninggalkan nya
" kok kamu malah kesini, itu mama kamu loh " ucap Jo
" udah diem, ayo berangkat " ucap Rosa
" obatnya " tanyanya
" nanti aja " jawab Rosa singkat dengan air mata yang masih menetes
Jo mengusap air mata Rosa dengan sapu tangan miliknya
__ADS_1
" jangan nangis dong " ucapnya
Rosa diam menatap mamanya yang masih tetap menangis di tempatnya
karena melihat Rosa yang sedih Jo menyalakan mobilnya tapi tiba-tiba Rosa membuka pintu mobil Jo dan berlari ke arah mamanya dan memeluk nya
" maaafin Rosa " ucap Rosa
mamanya membalas pelukan Rosa, karena dirinya menang saingan rindu dengan anaknya itu
" mama yang harusnya minta maaf sayang " ucapnya
" ayo ikut Rosa ma " ajak Rosa dan sambil membantu mamanya berdiri
" kemana " tanyanya
" ke mobil Jo " ucap Rosa
Rosa mengajak mamanya ke mobil kekasihnya, Jo dengan sigap membukakan pintu mobilnya
" kita kemana " bisik Jo
" ke kontrakan aku " ucap Rosa
" oke " jawab Jo
Jo mengendarai mobilnya ke arah kontrakan Rosa, hanya butuh waktu 20 menit mereka sampai
" ayo ma silahkan masuk " ucap Rosa saat mamanya sudah turun dari mobil
" ini rumah siapa nak, kok kecil banget " ucapnya
" ini kontrakan Rosa ma, ya karena Rosa masih belum mampu untuk menyewa apartemen gaji rrosa belum cukup " ucap Rosa
" kenapa kamu nggak tinggal sama mama aja sih nak, mama nggak tega lihat kamu tinggal di tempat kecil ini " ucapnya
" Rosa lebih nyaman tinggal di sini ma, owh iya Rosa bikinin teh dulu ya ma " ucap Rosa dan dirinya langsung pergi ke dapur
mamanya melihat lihat kontrakan anaknya yang lebih kecil daripada kamar miliknya
" kamu pacarnya Rosa kan " tanyanya
" iya Tante saya Jo pacarnya Rosa " jawab Jo
" apa kamu selalu bersama dia " tanyanya
" iya Tante saya selalu bersama dia " ucap Jo
" tolong jaga dia " ucapnya
" pasti Tante saya pasti akan jagain dia " ucap Jo
Rosa kembali dari dapur dan membawa 2 cangkir teh untuk Jo dan mamanya
" silahkan ma maaf adanya cuma ini " ucap Rosa
mamanya menahan tangisnya , karena keegoisan dia dan suaminya anaknya harus menjadi korban, anak yang dulu selalu di kelilingi oleh kemewahan sekarang harus mencari uang sendiri untuk mencukupi kebutuhannya
" nak gimana uang kuliah kamu " tanyanya
" tenang aja kok ma aku bisa selesaikan semua " ucap Rosa
" kenapa sih kamu nggak pulang aja " ucapnya
" aku cukup tenang hidup di sini ma, aku capek denger keributan terus menerus " ucap Rosa dengan mata yang berkaca-kaca
" maafin mama dan papa kamu ya nak " ucapnya sambil memeluk erat anaknya
" udah lah ma nggak usah seperti itu " ucap Rosa sambil membalas pelukan mamanya
__ADS_1
Jo merasa haru saat melihat Rosa yang saat ini sudah mau menerima mamanya