
mentari telah berganti dengan rembulan, Cika dan Fero duduk berdua di sebuah warung makan sederhana yang cukup ramai pengunjung.
" kakak sering kesini kok sampai penjualnya hafal gitu? " tanya Cika
" hahaha ini tempat favorit kakak cik, soalnya enak banget makanan disini " ucap Fero
" iya juga ya, meskipun tempatnya se sederhana ini " ucap Cika
" kamu baru pertama kali di tempat seperti ini ya " ucap Fero
" iya kak, kelihatan ya hehe " ucap Cika sambil tersenyum
" hahaha kelihatan banget " ucap Fero
" tapi seru juga disini kak tempatnya, aku suka " ucap Cika sambil menikmati makanannya
" kapan kapan kakak ajak kesini lagi deh kalau kamu suka " ucap Fero
" serius kak " tanya Cika
" serius dong " ucapnya
" oke deh, aku tunggu kakak ngajak aku lagi " ucap Cika
" hahah iya, eh cik aku mau tanya " ucap Fero
" apa " ucap Cika
" menurut kamu cewek itu paling suka di kasih apa " tanya Fero
" tergantung sih kak, kalau aku sih lebih ke coklat, bunga ya kalau bisa sih di kasih bunga bank ya, hahahah " ucap Cika
" emang kamu suka coklat " tanya Fero
" suka banget aku mah " jawab Cika
" owh gitu, makasih ya sarannya " ucap Fero
" eh udah mau malem nih, kita lanjut ke boutique yuk keburu makin malem nanti " ajak Fero
" yaudah ayo kak " ucap Cika
mereka berjalan menuju kasir untuk membayar, mereka sama-sama mengeluarkan dompetnya untuk membayar.
" biar aku aja " ucap Fero
" tapi kak " ucap Cika
" udah nggak papa sesekali " ucapnya
" ih mas sama mbaknya ini pasangan yang serasi sekali sih " ucap si mbak kasir
" di semogakan aja ya mbak " ucap Fero berbisik sambil tersenyum melihat Cika
Cika menjadi salah tingkah saat Fero memandang nya dengan tersenyum.
Fero menyelesaikan pembayaran nya dan langsung mengajak Cika untuk ke mobil. Fero menjalankan mobilnya menuju boutique.
karena jarak boutique dan tempat makan tidak terlalu jauh mereka hanya butuh waktu 20 menit untuk sampai.
" selamat datang mas Fero " ucap pegawainya dengan senyum kecentelilan, tapi sayangnya Fero tidak menggubris nya hanya mengangguk membalas sapaannya
" kak kok dia kenal, emang kakak sering kesini " tanya Cika
" iya sering nganterin mama kesini " jawabnya
" kamu pilih yang mana yang kamu suka nanti aku yang bayar " ucap Fero
" kok kakak yang bayar " ucap Cika
" em sebagai tanda terima kasih aku karena kamu sudah mau nemenin aku besok " ucap Fero
" ya ampun kak, nggak usah gitu ah kak nggak enak aku nanti, aku bawa uang kok " ucap Cika
__ADS_1
" udah nggak papa nggak usah sungkan, sesekali aja kan, itu juga nggak bikin aku bangkrut kan " ucapnya menggoda
" hahah ya kalau pingin bangkrut sih nanti aku pilih se toko tokonya deh " ucap Cika membalas candaan Fero
" boleh, hahahah " ucap Fero
mereka berdua tertawa sambil berjalan memilih gaun untuk Cika
" cocok nggak sih kak buat aku " tanya Cika sambil memegang gaun yang di pajang di badan patung
" bagus banget itu, cocok buat kamu " ucap Fero
" yaudah kalau gitu yang itu aja " ucap Cika
" oke siap " jawabnya
" mbak tolong yang ini ya " ucap Fero tegas
pegawai boutique mengambil gaun yang di pilih Cika, dan membawanya ke kasir.
setelah membayar mereka langsung pulang karena hari sudah hampir larut.
butuh waktu lumayan lama untuk Fero sampai di komplek rumah Cika.
" makasih kak udah ngajarin aku, belanjain aku juga dan nganterin pulang " ucapnya
" sama sama, owh iya besok aku jemput ya " ucap Fero sambil mendorong kursi roda Cika sampai kedepan pintu rumahnya
" iya kak " ucap Cika
Fero mengetuk pintu rumah Cika
" eh non Cika " ucap bibi
" mama mana bi " tanya Cika
" nyonya sama tuan keluar non katanya ada makan malam sama klien bisnis tuan " ucap bibi
" yaudah bi " ucap Cika
" besok aja cik, lagian nggak ada orang tua kamu nggak enak nanti, yaudah kakak pulang dulu ya " pamitnya
" iya kak hati hati " ucap Cika
Fero menjalankan mobilnya untuk pulang ke rumahnya.
****
Roy sedari tadi tidak melihat keberadaan Reno tapi dirinya melihat mobil Reno masih terparkir rapi di depan rumahnya.
dia berjalan ke dapur untuk mengambil air, saat dia melewati kamar ibunya dia melihat Reno tertidur dengan memeluk foto ibunya dan kotak yang selama ini di simpan ibunya terbuka berada di sampingnya.
" ahirnya Lo tau juga ren, semoga Lo sadar " ucap Roy dengan pelan
Roy menutup pintu kamar ibunya dan melanjutkan perjalanan nya.
****
" Ros tolong kamu anterin ke meja yang sebelah sana ya " ucap Riri
" iya mbak " ucap Rosa sambil membawa nampan berisi makanan
Rosa berjalan ke arah meja yang di tunjuk Riri
" permisi silahkan " ucap Rosa sambil menghidangkan makanan
" Rosa " ucap Nova
" kak Nova " ucap Rosa kaget
" kamu kok disini " tanya Nova
" eum aku kerja kak " ucap Rosa
__ADS_1
" hah, kok bisa " tanya Nova
" kak iya kak, aku mohon kakak jangan kasih tau siapapun ya " ucap Rosa
" apa maksudnya Ros "ucap Nova bingung
" maaf kak Risa harus permisi dulu, Rosa harus kerja, permisi " pamit Rosa
dia berjalan tergopoh-gopoh sampai tidak sadar dia menyenggol bahu Rendy yang baru datang dari kamar mandi.
" siapa sih " tanya Rendy
" Rosa sayang sahabatnya cika " ucap Nova
" kok disini " tanyanya
" katanya dia kerja " ucap Nova
" bukannya dia dari keluarga yang berkecukupan " ucap Rendy sambil meminum jus yang dmaudah di pesannya
" iya memang, tapi aku nggak tau kenapa bisa dia bekerja disini " ucap Nova
" udah jangan terlalu di fikirin, mending kamu makan aja nih " ucap Rendy sambil menyuapi Nova daging steak
nova masih bingung memikirkan kenapa Rosa bisa bekerja di tempat ini.
****
tok tok tok
" siapa sih malam malam bertamu di rumah orang nggak sopan banget " ucap Roy
Roy membuka pintu rumahnya
" siapa " tanya Roy, dia melihat wanita dengan pakaian seksi sedang berada di depannya
" mana Reno " tanya wanita itu
" ada urusan apa lo dengan Reno " tanya Roy
" ya jelas ada lah saya itu pacarnya Reno, yang sebentar lagi mau jadi istrinya Reno " ucap Mona angkuh
" Reno nggak ada " ucap Roy tegas
" mana mungkin dia nggak ada, jelas jelas mobilnya masih terparkir di sini " ucap Mona
" gue udah bilang dia nggak ada, jangan ngeyel deh lo " ucap Roy dengan emosi
Reno mendengar suara keributan di luar langsung terbangun dari tidurnya dan berjalan menuju sumber suara.
" bang siapa " tanya Reno
" nah itu Reno, Lo emang ya tukang bohong " ucap Mona yang langsung masuk ke rumah
" sayang aku kangen banget sama kamu " ucap Mona sambil memeluk tubuh Reno
" heh Lo kasih tau sama pacar Lo, di jam berapa sebaiknya orang bertamu " ucap Roy sambil meninggalkan Mona dan Reno
" kakak kamu kenapa sih " tanya Mona
" dia nggak papa, kamu kenapa tumben kesini malam malam " ucap Reno
" aku kangen sama kamu, kita ke club yuk " ajak Mona
" aku nggak bisa " tolak Reno
" kenapa bukannya ibu kamu sudah nggak ada, kan nggak ada yang ngelarang kamu lagi " ucap Mona
plak
****
mohon maaf teman up-nya sedikit terlambat 🤗🙏
__ADS_1
owh iya saya sebagai author mau ngucapin mohon maaf lahir batin, mohon maaf jika author ada salah-salah kata atau tulisan ya kakak kakak sekalian, karena sebentar lagi kan kita semua umat muslim di seluruh Indonesia akan menjalankan ibadah puasa ramadhan.
🙏🙏🤗🖤 marhaban ya Ramadhan