ISTRI IDAMAN SANG DOKTER

ISTRI IDAMAN SANG DOKTER
BAB 7


__ADS_3

" Cika " teriak Rosa berlari mendekati Cika dan memeluknya erat


" Ros kurang ajar Lo, engap gue Ros lepasin " ucap Cika


" sorry banget, gue kangen tau " ucap Rosa peres


" cih peres banget Lo, baru juga kemaren gue kagak masuk lebay banget sih Lo " ucap Cika


" hahahah kan gue kangen banget sama Lo cik " jawab Rosa


" udah udah, mending kita masuk aja ya " ajak Cika


mereka bergegas masuk ke ruangan karena akan ada kelas beberapa menit lagi.


sudah tidak di ragukan lagi setiap kali Cika dan Rosa lewat mereka selalu jadi pusat perhatian, ya gimana lagi dia cantik, pintar, kaya dan baik pula. siapa yang tidak ingin berteman dengan mereka, meskipun Cika dan Rosa tidak terlalu pemilih dalam berteman tapi teman teman yang lain merasa sedikit canggung kalau mengobrol dengan mereka berdua.


jam mata kuliah pun sudah di mulai, suasana kelas sangat hening dan serius.


....


" eh gila itu cowok ganteng banget "


" iya tuh, meresahkan sekali "


" aduh itu cowok siapa ya "


teriak para wanita ketika Reno keluar dari dalam mobilnya. Reno tak menghiraukan ucapan dan tatapan dari semua wanita yang ada di kampus.


" cik Lo liat deh " bisik Rosa dengan melihat Reno yang berada di parkiran


" apaan sih " ucap Cika sambil tetap fokus pada ponselnya


" Cika Lo liat dulu, itu Reno bukan " ucap Rosa


Cika yang tadinya fokus langsung mengalihkan pandangannya ke parkiran.


" ngapain dia kesini? " tanya Cika emosi


" mana gue tau " jawab Rosa


" ayo pulang bareng gue " ajak Cika


" terus mobil gue? " tanya Rosa


" gampang nanti biar supir gue yang ambil " jawab Cika santai


" oke deh " ucap Rosa


mereka berdua langsung berjalan menuju mobil Cika. dengan cepat Cika mengendarai mobilnya agar dia tidak bertemu dengan Reno. Reno yang mengetahui Cika meninggalkan nya langsung bergegas mengejar nya. sampai pada akhirnya Reno berhasil menghentikan mobil Cika di tempat yang cukup sepi.


" mau dia apa sih " ucap Cika


" tau tuh " ucap Rosa dengan celingukan, dan baru menyadari kalau dirinya sekarang berada di tempat yang sangat sepi


" cik nih tempat sepi banget, gue takut nih kalo Reno ngapa ngapain " ucap Rosa


tok tok tok

__ADS_1


" sayang buka, aku mau jelasin semua " ucap Reno sambil mengetuk kaca mobil Cika


" jangan di buka cik " larang Rosa


" nggak perlu kamu jelasin semua ren " teriak Cika dalam mobil


" ini penting sayang, aku nggak mau pisah dari kamu " ucap Reno


" aku khilaf, aku mohon maafin aku " ucapnya


" udah cukup ren, aku nggak mau denger lagi " ucap Cika


Reno tetap memaksa membuka pintu mobil sampai ahirnya cika dan Rosa merasa ketakutan.


" cik lama lama Reno bakal nekat, kita cuma berdua di sini, gue takut " ucap Rosa takut


" gue juga takut Ros, Reno orangnya tempramen jadi gue takut dia bakal ngelakuin hal aneh " ucap Cika


" eh Lo telfon siapa gitu cik, atau itu pacarnya kak Nova dia kan kayak geng gitu mungkin dia bisa bantuin kita, daripada kita mati disini nggak lucu " ucap Rosa


belum sempat Cika menelfon rendy terjadi sebuah keributan di depan mobilnya.


BUGG BUGG


" br*ngs*ek siapa Lo " teriak Reno sambil memegang ujung bibirnya yang berdarah


" Lo nggak perlu tau, yang harus lo ketahui jangan ganggu mereka " ucap salah satu pria sambil menendang perut Reno


" sialan " umpatnya, Reno pergi dari tempat itu karena badannya sudah babak belur


kedua pria itu mendekat dan di susul satu pria bertato dan berbadan tegap dengan menggunakan masker. mereka mengetuk pintu mobil cika, meskipun ada rasa sedikit takut Cika membuka mobilnya dan keluar dari mobil di susul Rosa.


pria bermasker itu membuka maskernya dan Cika baru menyadari sesuatu.


" kamu bukannya yang selalu sama bang rendy " tanya Cika


" iya mbak benar " jawabnya singkat


" kenapa kalian bisa ada di sini " tanya Cika


Roy memberi tahu semua kenapa dia bisa ada di sini


flashback


" kalian ngapain di sini " tanya Roy pada temannya


" lah gue di suruh ngawasin tu orang sama bos, Lo sendiri ngapain " jawab temannya


" gue di suruh jaga adik bos " ucap Roy


" apa jangan-jangan mereka ada hubungan " tanya salah satu temannya


Roy melirik laki laki yang di awasi temannya itu, dia kaget ternyata itu adiknya Reno.


" ada masalah apa Reno sama bos, sampai dia di awasi sperti ini " ucap Roy dalam hatinya


Roy tetap dalam fikirannya kenapa adiknya bisa berurusan dengan bosnya. sampai ahirnya temannya berbicara kalau Reno ingin membuka paksa pintu mobil Cika.

__ADS_1


" br*ngs*k jadi ini yang buat bos mengawasi Reno " umpatnya dalam hati


" kalian urus dia, gue akan nyusul " ucap Roy dan d angguki teman temannya


Roy menggunakan maskernya dan bergegas menuju tempat dimana teman temannya menghajar Reno. sebelum Roy datang Reno sudah pergi dari tempat itu.


flashback off


" makasih banyak ya kak " ucap Cika


" kalau gitu aku mau pulang dulu kak " pamit Cika


" silahkan mbak, dan jangan khawatir kita ada di belakang mbak " ucap Roy dengan senyum


mereka berdua kembali ke dalam mobil, dan melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah.


" wih gila Abang Lo care banget sumpah cik " ucap Rosa


" gue juga nggak tau kalau bang Rendy bakal ngelakuin semua ini " jawab Cika


" beruntung banget ya kak Nova dapet bang Rendy " ucap Rosa


" iya gitu deh, Lo pingin Ros " tanya Cika


" siapa sih cik yang nggak pingin punya pasangan se care bang rendy, di depan orang galak tapi di depan keluarga dan pasangan lembut banget " ucap Rosa membayangkan sesuatu


" lah itu Jo udah di depan mata, kenapa nggak Lo gebet sih " ucap Cika dengan tertawa terbahak-bahak


wajah Rosa memerah seperti kepiting rebus


" ah udah udah anterin gue balik " ucapnya ngambek


" eh kok ngambek sih Lo, jangan ngambek dong jelek tuh " ledek Cika


Cika mengantarkan Rosa pulang, dan mampir sebentar di kantor papanya untuk melaporkan apa yang telah terjadi.


tok tok tok


" masuk " ucap beni dalam ruangannya


Cika langsung berlari memeluk papanya dengan menangis. beni bingung kenapa sikap Cika aneh seperti ini, dan tidak biasanya dia datang ke kantor.


" kamu kenapa sayang " tanya Beni sambil mengusap air mata Cika


Cika tetap diam dan menangis tanpa berucap sepatah katapun. papanya menelfon seseorang untuk membatalkan semua jadwalnya hari ini.


" kamu tenang dulu ya " ucap papanya sambil tetap memeluk Cika


" pa " ucap Cika terisak


" iya sayang " jawab papanya lembut


" pa Reno pa, dia selingkuh " ucap Cika sambil tetap memeluk papanya


papanya mengelus rambut Cika lembut sambil memeluknya. meskipun ada perasaan emosi di hatinya dia tetap menampilkan wajah lembutnya pada anak bungsunya itu. pada akhirnya anaknya akan mengadu padanya tentang masalah yang dihadapi nya.


tok tok tok

__ADS_1


Cika melihat ke arah pintu dan melihat siapa yang masuk ke ruangan papanya.


" kamu " ucap Cika kaget


__ADS_2