
suara langkah kaki terdengar jelas di telinga Jesica
" oh tuhan kenapa gue bisa terkurung di sini sih " ucap Jesica
BRAKKK
Jesica tersentak setelah pintu terbuka dengan keras
" apa sih mau kalian itu hah " teriak Jesica
" bukannya Lo yang mengawali semua ini cantik " ucap rendy dengan wajah yang tertutup masker
" apa maksud Lo " tanya jesica bingung
" bukannya Lo ingin bikin Cika malu malam itu " ucap rendy
" Lo siapa kenapa Lo bisa tau " ucapnya gagap
" Lo nggak perlu tau siapa gue, yang Lo harus tau Lo jangan pernah ngelakuin hal sekecil apapun untuk nyakitin Cika atau macam-macam ke Cika, camkan itu " ucap Rendy dengan nada tegas
" gu gue janji, tapi gue mohon lepasin gue " ucapnya dengan memohon
" oke gue bakal lepasin Lo asal Lo nggak akan macem-macem lagi, sampai gue tau Lo macem-macem ke Cika gue bakal bikin hari hari Lo nggak akan tenang " ucap Rendy mengancam
" ii iya gue janji " ucapnya
Rendy keluar dari ruangan itu dia seperti sedang berbicara dengan salah satu anak buah nya, kemudian anak buah nya masuk dan melepaskan ikatan yang ada di tubuh Jesica
" astaga gue lemes " ucap Jesica
" kali ini Lo bebas, tapi kalau Lo berani macem-macem lagi gue nggak tau Lo akan bisa ngehirup udara segar lagi atau tidak " ucap pria itu dingin dan langsung pergi keluar
Jesica langsung diam tanpa kata mendengar kata-kata terakhir yang di ucapkan laki laki itu
" oke gue nyerah, gue masih pingin hidup lebih baik gue minta maaf sama Cika " ucap Jesica
dia langsung buru-buru keluar dari tempat itu, ketika dia keluar tidak ada satupun orang yang ada di tempat itu
" lah kok gue di tinggal, terus gimana cara gue balik, mama tolong Jesi huaaaa " teriaknya sambil menangis
saat dirinya melihat kiri kanannya dia melihat ponselnya ada di sebuah meja kayu yang usang, disitu juga terdapat baju dan juga uang
" ternyata mereka masih berbaik hati padaku " ucap jesica
dia langsung mengganti pakaiannya yang lusuh dengan pakaian baru, lalu dia pergi dari tempat itu dan mencari taksi dengan uang yang ada di meja itu
****
kurang lebih 1 jam lebih 30 menit mereka sampai di Surabaya, beni dan keluarga langsung pergi ke rumah sakit tempat dimana ibu beni di rawat.
tidak lama akhirnya mereka sampai di rumah sakit
" gimana keadaan ibu " tanya beni kepada adiknya yang baru keluar dari ruangan
" ibu masih di dalam bang " jawabnya
" kok bisa gini se dek " tanya beni
" aku ya Ndak paham Lo bang, tiba tiba ibu sesak terus kejang Yo langsung tak bawa ae ndk sini, terus langsung di masukin ruang ICU " ucapnya
__ADS_1
" emang eyang habis liat apa om " tanya Nova
" Ndak tau nov, orang waktu itu om ada ndek belakang " jawabnya
" papa masuk aja biar nanti kita gantian " ucap istrinya
beni mengangguk dan langsung masuk ke dalam ruang ICU
Cika duduk di ruang tunggu dengan mama, om dan kakaknya, tiba tiba ponselnya berdering, senyumnya mengembang ketika melihat nama yang ada di ponselnya
" hadeh emang ya, pasangan baru kagak mau banget pisah pisah " ucap Nova
" sirik aja sih " ucap cika
" udah udah ini rumah sakit jangan berantem " ucap mamanya
" nov maafin om kemaren waktu lamaran kamu om Ndak hadir, om harus jaga eyang nov " ucapnya pada nova
" nggak papa lah om, aku juga ngerti kok " ucap nova
" kalau Cika udah ada pacarnya belom " tanyanya pada Cika, tapi Cika tidak merespon Karena terlalu sibuk dengan ponselnya
" cik " teriak Nova sambil menyenggol bahu Cika
" eh iya apa " ucap Cika bingung
" astaga belom juga ada sehari Lo pisah udah kangen aja " sindir Nova
" hih ngeselin banget sih " ucap Cika
mamanya hanya tersenyum melihat tingkah anaknya
" pa " ucap Cika dan Nova
" iya sayang " jawabnya
" gimana eyang " tanya Cika
" syukurlah kata dokter nanti eyang bisa di pindahkan ke ruang rawat sayang " jawab papanya
" alhmdulillah kalau begitu " ucap mereka
" gimana kalau gitu aku urus administrasi untuk ruangan ibu bang " ucap omnya
" iya Ron, owh iya pakai ini untuk bayar semua biayanya " ucap beni sambil memberikan kartu kredit miliknya
" baik bang, aku permisi dulu " ucapnya
mereka semua duduk di ruang tunggu
" Cika " panggil papanya
" iya pa " jawab Cika
" siapa pria itu " tanya papanya tegas
" dia kak Fero pa, pacar Cika pa " jawabnya sedikit takut
" kenapa kamu nggak pernah kenalin dia " ucap papanya
__ADS_1
" eum itu karena setiap kali kak Fero ke rumah papa nggak ada gitu pa " jawabnya spontan
" apa pekerjaanya " tanya beni, karena dia sedikit trauma dengan kekasih Cika dahulu yang hanya memanfaatkan Cika untuk masuk ke perusahaannya
" dia dokter pa dia juga sahabat bang rendy " jawab Cika
" owh yasudah kalau gitu " ucap papa ya
Cika sedikit bernafas lega
*****
kali ini Roy tidak ikut beni untuk menjaga Cika, jadinya dia bisa berkumpul dengan teman-teman nya di markas, tapi sebelum itu dia membeli sebuah makanan di restoran untuk teman-teman nya.
setelah ia memarkirkan mobil Cika dia seperti melihat seseorang yang tidak asing baginya
" kayak kenal tuh cewek " ucap Roy
Roy mengamati wanita itu, tapi dia melihat ada yang aneh dengannya, dia seperti sedang di awasi
" br*ngs*k itu Rosa temannya Cika, tapi kenapa dia bisa di awasi geng Rick devil " ucapnya sambil terus melihat ke arah 2 pria yang sedang mengawasi Rosa
" sial ada yang tidak beres kayaknya ini " ucap Roy
Roy lalu menelfon rendy untuk melakukan tindakan
" ***hallo bos "
" ada apa Roy "
" bos saya melihat sesuatu yang janggal sama Rosa "
" Rosa, sahabat nya Cika "
" iya bos "
" kenapa "
" dia seperti sedang di awasi geng Rick devil bos "
" kenapa bisa dia mengawasi Rosa, apa masalah Rosa dengan mereka "
" saya juga kurang mengerti bos, terus apa yang harus kita lakukan bos "
" untuk saat ini kamu awasi mereka, kalau sampai mereka mencelakakan Rosa kamu habisi mereka "
" baik bos*** "
Roy tetap dalam tempatnya untuk mengawasi gerak-gerik orang yang mengawasi Rosa
sampai hampir malam Roy tetap mengawasi orang itu, dengan matanya yang sudah setengah lelah dengan di penuhi rasa kantuk yang amat hebat
Roy melihat mobil berhenti di depan restoran, dia melihat seorang laki-laki yang tidak asing, ia dia adalah ketua dari geng Rick devil Johan
" Johan kenapa dia disini " ucapnya bertanya tanya
dia melihat Rosa keluar dari resto dan langsung pergi ke arah Johan dan masuk ke dalam mobilnya, Johan lalu mengemudi mobil nya pergi dari tempat itu
" apa sebenarnya hubungan mereka " ucap Roy bertanya tanya
__ADS_1