ISTRI IDAMAN SANG DOKTER

ISTRI IDAMAN SANG DOKTER
BAB 31


__ADS_3

" maafin sikap papa sama kakak aku ya " ucap Cika


" haha iya cik santai aja " ucap lucas


" aku juga bingung kenapa papa sekarang jadi dingin gitu " ucap Cika


" yah mungkin papa kamu nggak mau anaknya kenapa-kenapa cik, apalagi aku juga baru kan ke rumah kamu terus ngajak kamu berangkat bareng lagi " ucap Lucas


" iya juga sih, papa emang gitu kalau ke anak anaknya over banget " ucap Cika


" ya nggak papa dong berarti dia kan sayang " ucap lucas


Lucas mencoba memegang tangan cika tapi Cika keburu menarik tangannya karena mendapat pesan di ponselnya.


****


" huh huh huh, kenapa telat bangun sih kan capek mana nggak ada angkot lagi " ucap Rosa dengan setengah berlari di jalan arah menuju kampusnya


tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di sebelahnya, Rosa mengira kalau Johan yang berhenti tapi setelah dia berbalik dia tidak melihat mobil Johan tetapi mobil lain yang berhenti di sampingnya.


" siapa ya " ucap Rosa bertanya tanya dalam hatinya


" naik " ucap Cika, setelah jendela mobil itu terbuka


" sial Lo, gue pikir siapa " ucap Rosa


" cepet naik ntar keburu telat " ucap Cika


Rosa langsung naik di mobil Lucas


" kok kalian bisa bareng " tanya Rosa


" iya tadi dia jemput gue " jawab Cika


" owh gitu " ucap Rosa


" iye, kok Lo lari lari gitu sih Ros, Lo nggak bawa mobil " ucap Lucas


" enggak " ucapnya


" lah kenapa " tanya Lucas


" ya nggak papa, emang gue sekarang udah nggak punya mobil " ucap Rosa


Cika menatap wajah Lucas dan menggeleng pelan kepalanya menandakan jangan membahas ini lagi.


" eh ntar ikut gue yuk ke toko buku biasa " ajak Cika untuk menganti topik pembicaraan


" mau ngapain " tanya Rosa


" beli cendol, gila Lo ya ya beli buku lah emang kalau kita ke toko buku ngapain dodol " ucap Cika sebal


" ya siapa tau Lo mau ngapelin mas mas penjaga toko itu " ucap Rosa


" sialan Lo " ucap Cika


" gue boleh ikut nggak " tanya Lucas pada Cika


" heh gue mau Q time sama Cika lo mau ganggu, jangan ikut Lo " ucap Rosa


" gue kan tanya ke Cika " ucap Lucas

__ADS_1


" udah nggak usah ikut ini urusan cewek, emang Lo mau ngapain sih ikut ganggu aja " ucap Rosa


" sialan nih anak udah bikin rencana berduaan gue gagal, sekarang pake acara ngelarang gue sama Cika lagi " batin Lucas


" iye iye, udah nyampe nih " ucap Lucas yang memberhentikan mobilnya


" udah tau Bambang " ucap Rosa


Cika turun dari mobil dengan Rosa dan di susul Lucas di belakangnya.


****


suasana dingin mulai di rasakan Reno saat dia bertemu dengan Mona di taman kantor. tak ada tegur sapa antara mereka saat ini, semenjak kejadian itu Mona menghindari Reno


" Mona " ucap Reno


Mona hanya diam tak menjawab ucapan Reno


" aku tau aku salah, aku minta maaf sama kamu, saat itu suasana hati aku sedang berkabung jadi aku mohon kamu bisa menyadarinya " ucap Reno sambil menggenggam tangan mona


" aku sayang sama kamu, plis jangan tinggalin aku " ucap Reno


" gampang banget kamu ngomong gitu ke aku, apa kamu ngerti perasaan aku waktu itu, tamparan kamu waktu itu memang nggak sakit, tapi kenapa kamu nggak ngejar aku, kenapa kamu biarin aku pergi dengan keadaan seperti itu, kenapa " ucap Mona


" maafin aku, aku memang salah nggak ngejar kamu pada saat itu, maaf sayang " ucapnya sambil menggenggam tangan mona


" alah bilang aja kalau kamu mau aku dan anak ini mati " ucap Mona yang membuat Fero menatapnya dengan tatapan penuh tanya


" apa maksud kamu anak ini " tanya Reno


Mona mengeluarkan testpack yang bertanda positif yang ada dalam tasnya.


" kamu beneran hamil " ucap Reno tak percaya


Reno langsung memeluk tubuh Mona


" aku akan segera menikahi kamu " ucapnya


Mona mendorong tubuh Reno dari tubuhnya


" kenapa " tanya Reno


" kenpaa kamu bilang, kamu sadar dong saat ini di kondisi kamu seperti ini kamu mau nikahi aku, sadar dong kamu mau kasih aku makan apa, mana janji kamu yang akan selalu bahagia kan aku, dan juga kamu mau merebut ini semua kan " ucap Mona


" huftt " reno menghela nafasnya berat


" aku pasti akan berusaha sayang, aku juga pasti bisa merebut semua ini tapi aku butuh proses dan kamu harus sabar " ucapnya


" sabar Mulu kapan kayanya " ucap Mona


" tinggal selangkah lagi, aku mohon kamu bisa mengerti aku kan " ucap Reno


" aku nggak bisa janji " ucapnya


" plis sayang aku akan nikahi kamu secepatnya dan aku janji akan ngedapetin ini semua dan bahagiakan kamu " ucap Reno


" ya semoga kamu bisa menepati semua janji kamu " ucap Mona yang langsung pergi meninggalkan Reno sendiri di taman


****


tok tok tok

__ADS_1


" permisi " ucap seorang wanita


" iya " ucap Fero yang memutar kursinya


" permisi dokter saya Vina perawat baru utusan dokter leo " ucapnya dengan nada yang kecentelilan


" owh jadi anda yang menjadi pengganti suster Eni, yaudah untuk saat ini anda bisa mulai bekerja " ucap Fero dingin


" gue harus bisa nih dapetin dokter Fero apapun caranya " batin suster itu


" baik dok, saya permisi dulu " ucapnya dengan nada yang menjijikkan bagi Fero


setelah perawat itu keluar Fero Langsung menelfon temannya


" hallo " ucap leo


" br*ngs*k Lo " ucap Fero


" apa sih fer " tanya leo tanpa dosa


" maksud Lo apa ngasih tau perawat ke klinik gue, emang sialan Lo " ucap Fero


" hahahaha, lah katanya Lo cari perawat kan fer, itu udah gue kirimin cantik, menggoda Lo kan jomblo men, hahahaha " ucapnya dengan tertawa terbahak-bahak


" ya nggak itu juga itu sih peranakan cabe " ucap Fero


" ah ya nggak apa-apa fer, yaudah Lo utus deh tu anak gue banyak urusan, bye " ucap leo sambil mematikan ponselnya


Fero mengacak-acak rambutnya sambil berteriak, tiba tiba Vina si perawat baru itu masuk karena mendengar suara teriakan Fero.


" dokter nggak papa " tanya Vina


" apa kamu nggak punya sopan santun masuk ke ruangan orang tanpa ketuk pintu dulu " ucap Fero dingin


" maaf dok, saya hanya kaget mendengar suara dokter berteriak " ucapnya


" saya nggak papa, lebih baik kamu mulai kerja saja " ucap Fero


Vina langsung keluar dari ruangan Fero


" hih kenapa susah banget sih ngeluluhin hati tuh dokter " ucap Vina


sedangkan Fero mencoba menghubungi Cika untuk mengajaknya bertemu


" kenapa Cika nggak bales ya, apa dia nggak suka sama gue jadi dia ngehindar gitu " ucap Fero


Fero menundukkan kepalanya di meja, tiba tiba terdengar suara notif si ponselnya yang membuat senyumnya mengembang sempurna


Cika


📤 aku pingin ketemu nanti apa kamu bisa


📥 hari ini aku lagi ada urusan di luar kak


📤 yaudah deh kalau gitu


📥 maafin aku ya kak, emang kakak nggak sibuk hati ini


📤 iya nggak papa, ya sebenarnya sibuk sih cuma kalau kamu mau kan nanti aku bisa luangin waktu aku


📥 eum gitu ya kak, tapi maaf banget aku nggak bisa

__ADS_1


📤 iya nggak papa, maaf ya aku udah ganggu


" ah sial kenapa nggak bisa sih, kan gue juga bisa tanya jawaban Cika kalau gitu " ucapnya


__ADS_2