
tok tok tok
kreatt
" assalamualaikum Tante " ucap Rosa sopan
" waalaikumsalam, loh Ros kamu disini " jawab beni
Rosa dan Johan Langsung pergi menyalami semua orang yang ada di situ
" iya om Tante " kata Rosa
" sama siapa kamu nak " tanya mirna
" eum ini dia, kenalin ini Johan pacar Rosa " ucap Rosa
" sayang ini papa mamanya Cika, bisa dibilang keluarga kedua aku ehehhe " ucap Rosa ke Johan
" salam kenal om Tante " ucap Johan sopan
sedangkan Rendy dari tadi hanya diam dan acuh kepada Johan
Johan merasakan kalau Rendy tidak suka dengan dirinya entah apa masalahnya ( karena Johan nggak tau kalau Rendy adalah bosnya Roy, sang ketua geng motor )
" owh iya kamu udah ketemu Cika nak " tanya mirna
semua orang hening terutama Beni
flashback on
" Ros aku mau ngomong sama kamu " ucap Rendy
" ada apa kak " tanyanya
" kalau mama tanya dimana Cika atau gimana keadaannya tolong jangan pernah sekalipun kamu bicara kalau Cika sedang koma " ucap Rendy
" jadi " ucap Rosa
" mereka nggak tau Ros, karena mereka juga masih dalam pemulihan makanya kita nggak ngasih tau keadaan Cika " ucapnya
" oke kak, kakak tenang aja aku nggak akan kasih tau Tante dan kan Nova " jawab Rosa
" makasih Ros " kata Rendy dengan tersenyum
flashback off
" ya sudah dong tan " jawab Rosa
" gimana keadaannya, Tante belum ketemu dia sama sekali, mereka semua melarang Tante " ucapnya sambil melihat beni dan rendy
" dia baik kok Tan, ya om dan kak Rendy benar saat ini Tante kan masih dalam masa pemulihan, lebih baik kan Tante istirahat iya kan kak " ucap Rosa
" iya juga makanya Tante pingin segera sehat biar bisa ketemu Cika, tapi yang bikin Tante bingung katanya Cika baik baik saja tapi kenapa dia nggak ngeliat Tante dan Nova ya " katanya bingung
ruangan tiba tiba hening kembali
" ahh ya kan Cika juga istirahat Tante " ucap Rosa dengan sedikit gugup
" iya juga sih " katanya
" udah lah mam mending kita berdoa aja biar kita cepet sembuh, aku udah lelah disini " ucap Nova
" nah iya itu betul kata kak Nova " kata Rosa
ditempat lain tepatnya di ruangan Cika, tiba tiba Cika sedikit menggerakkan tangannya dan mengerjapkan matanya, hal itu di ketahui Roy
dengan perasaan bahagia Roy langsung memanggil dokter untuk melihat kondisi Cika
tidak butuh waktu lama dokter akhirnya datang dan memeriksa kondisi Cika
" gimana keadaannya dok " tanya Roy
" alhmdulillah sekali pak ahirnya Cika sudah siuman, tapi saya mohon jangan terlalu sering di ajak berbicara karena kondisinya masih lemah " ucapnya
" baik dok, terimakasih " kata Roy
" sama sama, oh iya jangan lupa untuk memberitahu keluarganya saya permisi dulu " pamit dokter
__ADS_1
setelah dokter keluar dari ruangan Roy langsung bergegas menelfon Rendy
" ada apa "
" bos ada kabar baik "
" ada apa Roy "
" non Cika sudah siuman bos "
" yang bener Lo Roy, oke gue akan kesana sekarang "
setelah Rendy mematikan telfonya Roy Langsung mendekati Cika dengan tersenyum
" syukurlah kamu udah sadar " kata Roy
" aku dimana, argh " tanya Cika sambil memegang kepalanya
" kamu jangan banyak gerak, kamu saat ini ada di rumah sakit " ucap Roy
tiba-tiba pintu terbuka dengan kasar
" Cika " ucap Rendy
" Abang " kata Cika
" syukurlah kamu udah sadar dek " kata Rendy
" aku kenapa? " tanya Cika bingung
" owh iya seingat ku, argghhh " ucapnya lagi sambil memegang kepalanya karena terlalu keras berfikir
" sudah sudah jangan dipikirin, kamu mending istirahat aja ya " ucap Rendy lembut
" mama, papa, kakak " ucap Cika
" mereka ada kok, nanti kakak akan panggil ya " ucap Rendy dengan senyuman
ucapan itu hanya di angguki oleh Cika
*****
" kenapa gue kangen banget sama Cika, owh iya gimana keadaan sekarang ya, duh mana tugas disini masih belum kelar lagi gimana gue bisa nemenin Cika " ucap Fero
Fero ahirnya melakukan panggilan video kepada Rendy untuk mengetahui kabar kekasihnya
" apaan "
" gimana keadaannya "
" masih sama " (jawabnya bohong)
wajah Fero lesu setelah mendengar jawaban Rendy
" kapan Lo kesini "
" gue masih belum tau ren, tugas gue disini masih banyak, masih banyak pasien yang harus gue tanganin "
" yaudah nggak papa Lo fokus aja dulu sama kerjaan lo, Lo nggak usah khawatir disini ada banyak orang yang jaga Cika "
" tetep aja gue khawatir ren, emang dia nggak bisa apa di pindahkan ke sini "
" gila Lo ya "
" kenapa "
" tau sendiri Lo gue aja belum nemuin dalang di balik kecelakaan ini "
" huftt, siapa coba orang yang tega nyakitin keluarga om beni "
" banyak fer, Lo tau kan pembisnis itu pasti banyak musuhnya "
" iya kali gue kagak tau, gue dokter dodol "
" gue nggak nanya, gue cuma ngasih tau Lo "
" serah Lo deh, yaudah gue pergi dulu ada pasien "
__ADS_1
setelah Fero mematikan ponselnya wajahnya terlihat lesu, karena dirinya tidak dapat kabar baik dari Rendy di tambah perutnya yang lapar
" makan aja kali ya " ucapnya
tanpa basa basi Fero memakan makanan yang di belinya tadi
*****
kreeattt
" permisi Bu mari saya periksa dulu " ucap dokter kepada Nova dan mamanya
" dok saya bisa pulang kan sekarang " tanya Nova
" saya periksa dulu kalau memang memungkinkan untuk anda pulang hari ini, pasti saya akan ijinkan pulang " katanya
" silahkan deh, orang saya udah baik baik aja kok dok " ucap Nova
dokter pun memeriksa kondisi Nova dan mamanya, raut wajahnya terlihat senang
" baiklah karena kondisi mbak sama ibunya udah sehat saya bisa mengijinkan kalian untuk pulang, yaudah kalau begitu saya permisi " ucapnya
" syukurlah bisa pulang, beneran aku nggak betah disini " ucap Nova
" kamu pikir kamu doang nak, mama enggak " ucap mamanya
sedangkan papanya dan Rosa sedang berfikir gimana cara mereka ngomong kalau Cika belum sadar
tiba-tiba Rendy masuk dengan senyum mengembang di bibirnya
" gimana kata dokter " tanya rendy, karena dia tadi tidak sengaja berpapasan dengan dokter di depan
" aku udah boleh pulang sayang " ucap Nova
" syukurlah " ucap Rendy sambil mencium keningnya
melihat ekspresi Rendy yang tidak begitu khawatir beni menjadi curiga dengan Rendy
" ayo kita ke ketemu Cika pa " ucap mamanya
deg
jantung beni serasa berhenti di tempat
" eumm iya ma, mama sabar dulu ya kan mama masih baru bisa pulang " ucap beni dengan gagap
" mama udah sehat pa, mama kangen sama Cika " ucapnya
" cika masih istirahat ma, mendingan kita pulang dulu besok kita kembali lagi " ucap Rendy
" iya ma lebih baik kita ketemu Cika nya besok aja ya " ucap beni
" yaudah deh pa, tapi nanti kita mampir dulu untuk ngelihat Cika ya pa " kata Mirna
" iya pa aku bneran kangen sama Cika " ucap Nova
" iya nanti kita ngelihat Cika " ucap Rendy
" yaudah aku bantu kemasih barangnya ya om Tante " kata Rosa
selagi Rosa mengemasi barang-barang beni menarik tangan Rendy keluar
" kenapa kamu sesantai itu ren " tanya beni
" pa tenang aja deh " ucap Rendy santai
" apa maksudnya " ucap beni bingung
" aku mau kasih surprise " ucapnya dengan senyum senyum
" surprise apa " tanya beni
" kalo aku kasih tau namanya bukan surprise dong pa, udah deh tunggu aja besok " kata Rendy
" capek papa ngomong sama kamu " kata beni sambil masuk ke dalam ruangan
sedangkan Rendy menelfon Roy untuk menanyakan apa Cika sudah tidur saat ini
__ADS_1