
sinar matahari kini mulai masuk kedalam sela sela jendela kamar yang saat ini di tempati Rosa
" hoammmm " Rosa langsung duduk dan matanya celingukan mencari seseorang yang dicintainya
" kemana dia kok ilang " kata Rosa berfikir, karena semalam dia datang dengan Jo
tok tok tok
Rosa berdiri dan membuka kan pintu kemudian seorang perempuan dengan berpakaian pegawai masuk dengan membawakan susu dan sarapan untuk Rosa
" ini makanan nya mbak " ucapnya
" owh taruh di situ saja , owh iya kalau boleh tau Jo kemana ya " tanya Rosa
" owh bos lagi ada urusan mbak, mungkin sebentar lagi akan datang " jawabannya
" eum Emang kemana " tanya Rosa
" kalau itu saya tidak tau mbak " jawabannya
" eummm " kata Rosa sambil memanyunkan bibirnya
" owh iya mbak kata bos mbak harus menghabiskan sarapan nya dan tetap menunggu bos disini " ucapnya
" aiihhh, yaudah makasih info dan sarapan nya ya mbak " ucap Rosa
" baik mbak, kalau begitu saya permisi " ucapnya dan langsung pergi menyelesaikan tugasnya lagi
Rosa menutup pintu dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
kurang lebih 30 menit dia selesai dan langsung pergi untuk menyelesaikan makan nya
karena merasa jenuh Rosa membuka sosial medianya dan melihat postingan terbaru idolanya
" astaga kenapa dia makin hari makin ganteng sih " ucap Rosa sambil tersenyum kegirangan
sangking senangnya Rossa tidak menyadari kehadiran Jo di belakangnya
" siapa yang kamu bilang ganteng " tanyanya
Rossa tidak mendengar apa yang Jo ucapkan dia tetap melanjutkan melihat sosial medianya sampai akhirnya Jo kesal
" makan itu ya makan aja jangan pegang ponsel " ucapnya sambil duduk di samping Rossa dengan wajah kesal
" loh sejak kapan kamu di sini " tanya Rossa
" sejak tadi " jawabnya ketus
" kenapa Ketus gitu, ada yang salah " tanya Rossa
" banyak " jawab Jo singkat
" lah emang salah aku apa " tanya Rossa bingung
" ih kok kamu nggak peka sih " ucapnya
" apaan sih kamu kok kayak cewek gampang ngambek " ucap Rossa cuek dan melanjutkan makannya
" ini memang benar kata pepatah kalau cewek selalu benar " ucap Jo berbisik
Jo mendekat kearah Rossa dan membuka mulutnya agar Rossa peka untuk menyuapinya
" laper " ucap Rossa
__ADS_1
Jo menganggukkan kepalanya dengan wajahnya yang di imut imut kan
Rosa langsung memberinya sesuap makanan ke dalam mulutnya
" dari mana aja kok aku bangun udah nggak ada " tanya Rossa
" eum aku sedang ada urusan di luar, maaf aku nggak memberitahu kamu karena itu sangat mendadak " jawabnya
" kamu nggak lagi berbohong kan " tanya Rossa
" nggaklah mana mungkin aku berbohong sama kamu " jawabnya
" oke kalau gitu, awas aja kalau aku tahu kamu bohong " ucap Rossa
" iya sayang tenang aja aku nggak bohongin kamu kok " ucapnya
dalam hatinya Jo merasa sangat bersalah karena tidak jujur tentang siapa dirinya kepada Rossa
" kamu kuliah jam berapa " tanya Jo
" eumm siang nanti tapi minta tolong antar aku ke apotek " ucap Rossa
" kamu ngapain ke apotek kamu sakit " tanyanya
" nggak kok aku cuman mau beli vitamin aja " ucapan rosa
" oh aku kira kamu sakit ya udah aku mau mandi dulu ya, kalau kamu selesai makan kamu bisa tunggu di bawah " ucapnya
" ok " jawab Rosa singkat
*******
setelah meminta izin dokter untuk membawa cika ke makam neneknya Fero langsung masuk ke ruangan cika
kreattt
" senyum dong masak nggak senyum sih " kata Fero
Cika terlihat sedikit tersenyum
" Fer gimana " tanya Rendy yang baru masuk bersama Beni
" kita boleh bawa cika tapi nggak boleh terlalu lama " jawab Fero
" yaudah kalau gitu lebih baik sekarang kita harus segera pergi mumpung masih pagi " ucap beni
" ayo pa " kata Rendy
cika di gendong beni untuk ke kursi roda, lalu Fero mendorong nya
sedangkan Rendy menelfon Nova dan mengabari kalau cika pagi ini akan ke makam
" ren kamu sudah telfon Nova " tanya beni
" sudah pa baru saja aku selesai ngabarin Nova " ucap Rendy
" oke kalau gitu " ucap beni
mereka pergi menuju ke mobil untuk segera berangkat ke makam
kurang lebih 20 menit perjalanan mereka akhirnya mereka sampai di makam
air mata cika langsung lolos begitu saja saat dia berhenti tepat di makam neneknya, dia langsung turun dari kursi roda nya dan menangis di atas makam
__ADS_1
semua orang kaget melihat cika yang tiba-tiba langsung turun, tapi mereka membiarkan cika agar dia bisa tenang
" nek kenapa nenek ninggalin cika " ucapnya
" katanya nenek mau nemenin cika terus kenapa nenek malah pergi, aku butuh nenek " ucapnya lagi
" kenapa nenek bohong " ucapnya
cika terus saja menangis sampai akhirnya beni mendekati cika
" sayang " ucap beni
cika langsung memeluk papanya dan tetap menangis
di situ Fero ikut merasa sedih dia melihat cika, dia teringat masa lalunya ketika dia di tinggalkan oleh neneknya
tak terasa air matanya menetes, Fero langsung mengusap nya
" lo nangis " kata Rendy yang tak sengaja melihat Fero mengusap air matanya.
" hemm " jawab Fero dengan deheman
Rendy mengerucut kan bibirnya
" cika sedih banget ya " ucap Fero
" ya gimana lagi Kata papa cika sama Nova memang Deket sama nenek, terutama cika yang selalu manja ke neneknya " ucap Rendy
" eum pantes aja " ucap Fero
saat ini cika sudah sedikit lebih tenang dia di bantu untuk kembali ke kursi rodanya
" nek cika pulang ya, semoga nenek tenang di sana " ucap cika
mereka pergi ke mobil dan kembali ke rumah sakit
******
" gimana keadaan kamu " tanya Reno
" sudah sedikit mendingan kok " jawabnya
" syukurlah " ucap Reno
" wajah kamu lukanya kenapa makin banyak, apa mereka selalu pukul kamu " tanyanya
" kamu nggak perlu mikirin luka aku sayang, yang saat ini harus kamu pikirkan adalah anak kita " ucap Reno
" apa kita bisa menikah, kalau kita saja tertahan disini terus " tanyanya
" kita pasti bisa menikah, aku yakin itu " jawab Reno sambil memeluk kekasihnya
Reno berfikir apa yang harus dirinya lakukan agar bisa keluar dari tempat ini dan menikah dengan Mona
" sayang " ucap Reno
" eumm " jawabnya
" apa kamu masih mau menikah sama aku meskipun aku nggak punya apa apa " tanya Reno dan Mona melepaskan pelukannya
" jujur memang sebenarnya sedari dulu aku selalu memandang orang dari harta, sampai aku akan ngelakuin apapun agar aku bisa kaya, tapi untuk saat ini aku nggak perlu itu aku hanya perlu kamu, dan maafin aku karena aku kamu sampai seperti ini " ucapnya
" kamu nggak perlu minta maaf, malahan seharusnya aku yang perlu minta maaf ke kamu karena sudah mengajak kamu masuk kedalam duniaku ini dan berakhir seperti ini " ucap Reno
__ADS_1
Reno memeluk kekasihnya erat dan air matanya pun menetes
" kita pasti akan bebas " ucapnya