
" ya ampun Ros hampir aja kamu telat " ucap Riri
" sorry mbak aku baru kelar kuliah, ada apa sih kok kayaknya penting banget " tanya Rosa
" hari ini aku ada banyak banget pesenan, terus nanti harus di anter ke rumahnya "ucap Riri
" owh yaudah ayo kita segera kerjain aja biar cepet " ucap Rosa
Rosa dan Riri mengerjakan semua pesanan dan melayani pelanggan.
hampir 3 jam mereka baru menyelesaikan pesanan nya.
" ahirnya kelar juga mbak " ucap Rosa yang saat ini bersender di kursi
" iya nih Ros, oh iya ntar kamu anter ya, kalau mbak yang anter takutnya nanti ada orang beli " ucap Riri
" siap mbak, nanti kasih tau aja alamat rumahnya biar aku yang anter " ucapnya
" yaudah kamu siap siap dulu gih, biar ini aku yang kemas " ucap riri
" oke mbak " ucap Rosa
Rosa bersiap siap dan mengeluarkan mobil box milik resto untuk mengantarkan pesanan.
" nah ini alamatnya Ros, hati hati ya " ucap Riri sambil memberikan kertas
" yaudah aku berangkat dulu mbak, assalamualaikum " pamit Rosa
Rosa mengendarai mobil boxnya dengan hati hati, tiba juga dia di komplek perumahan yang tertulis di kertas itu.
" mana ya, rumah nomor 5 " ucapnya sambil mengendarai motornya pelan
" ah itu dia " ucap Rosa
Rosa memarkirkan mobil boxnya di depan gerbang, dia bertanya kepada satpam di rumah itu.
" permisi pak apa ini benar rumahnya ibu Rere " tanya Rosa
" owh iya benar, anda petugas catering ya, sudah di tunggu di dalam " ucap satpam itu
" owh iya pak, boleh minta tolong bantu saya pak bawa kedalam, tangan saya nggak muat kalau bawa sebanyak itu " ucapnya sopan
" boleh mbak, mari saya bantu " ucap satpam itu
Rosa di bantu satpam membawa pesanan makanan ke dalam rumah, dan menatanya sesuai petunjuk tuan rumah
" terimakasih ya mbak, ini uang sisanya " ucap Rere
" makasih banyak ya Bu, kalau begitu saya permisi dulu " ucap Rosa
" iya, hati hati di jalan " ucap Rere
Rosa keluar sambil memasukkan uang ke dalam tasnya, karena terburu-buru dia tidak melihat kedepan alhasil dia menabrak seseorang dan terjatuh
brukk
" maaf Bu saya tidak sengaja " ucap Rosa yang kini mencoba untuk berdiri
__ADS_1
" Ros kamu kok " ucap mama Cika
Rosa kaget mendengar suara itu, seperti seorang maling tmyang tertangkap basah Rosa langsung lari meninggalkan mama Cika, tapi dengan cepat mama Cika memegang tangan Rosa
" Tante maaf rosa buru buru " ucap Rosa
" Tante akan lepasin kamu kalau kamu bisa jelasin sama Tante kenapa kamu di sini, dan baju itu seperti baju pegawai Restoran " ucapnya
" Tante aku mohon Tante " ucap Rosa
" Ros Tante cuma mau kejelasan kamu sayang, kamu kerja nak " tanyanya
Rosa menghela nafas berat
" tapi Rosa mohon Tante jangan beritahu siapa pun termasuk Cika " ucap Rosa
" kenapa kan Cika sahabat kamu sayang " ucapnya
" Tante aku mohon " ucap Rosa memohon
" iya udah iya " jawabnya
" iya Tante aku sekarang kerja, karena papa mama aku yang saat ini berpisah dan juga bangkrut Tante, terus mereka juga sekarang entah ada dimana, jadi aku sekarang bertahan hidup dengan uang tabungan aku dan aku juga kerja sampingan untuk membiayai kuliah dan kebutuhan Tante, meskipun gaji aku nggak seberapa, tapi setidaknya aku masih bisa kuliah Tante " ucap Rosa sambil menahan tangisnya
mama Cika terenyuh mendengar pengakuan Rosa, dia langsung memeluk Rosa dengan meneteskan air matanya.
" kenapa kamu nggak bilang nak, kalau gitu kan biar Tante bantu kamu dari pada kamu kerja seperti ini, nanti kamu capek terus sakit sayang, terus sekarang kamu tinggal dimana " ucapnya
" nggak usah repot-repot Tante, lagipula aku sekarang juga tinggal di kontrakan dekat kampus dan tempat kerja, karena nggak punya ongkos kalau harus jauh-jauh an " ucap Rosa sambil mencoba tertawa meskipun palsu
" kamu tinggal sama Tante aja ya nak, di rumah Tante masih ada kamar kosong kok, atau kamu tidur sama Cika, kan kalau di kontrakan kamu bayar nak, terus kamu sendiri lagi kalau ada apa-apa kamu gimana " ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca
" tapi Tante nggak tega sayang, Tante udah anggep kamu sebagai anak Tante sendiri jadi Tante nggak mau kamu kenapa Napa nak " ucapnya
" Tante tenang aja, aku bisa kok ngelewatin ini semua sendiri, aku minta doa aja dari Tante a
semoga aku tetap di beri kesehatan " ucap Rosa
" pasti nak pasti, doa seorang ibu untuk anaknya pasti akan di ijabah oleh tuhan " ucapnya
" makasih Tante " ucap Rosa sambil memeluk erat tubuh mama Cika
Rosa merasakan sebuah kasih sayang yang belum pernah ia rasakan dari mamanya
" sayang ini buat kamu ya, buat jajan " ucap mama Cika sambil memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu
" Tante nggak usah " tolak Rosa
" kamu terima atau Tante kasih tau ini semua ke Cika " ancam mama Cika
terpaksa Rosa harus menerima uang pemberian mama dari sahabatnya itu
" yaudah terimakasih banyak Tante, Tante harus janji jangan kasih tau Cika tentang masalah ini " ucap Rosa
" iya sayang, Tante janji tapi kalau emang cika tau sendiri ya Tante nggak bisa berbuat apa-apa " ucapnya
" yaudah Tante, Rosa pamit dulu ya Rosa mau kerja dulu " pamit Rosa
__ADS_1
" iya nak hati hati " ucapnya
dia melihat Rosa yang keluar dan pergi menggunakan mobil box yang dia bawa, tiba tiba dia di kejutkan dengan Rere yang muncul di belakangnya
" loh jeng kok nggak masuk " ucap Rere
" owh iya barusan ada telfon dari anak anak " ucapnya bohong
" owh gitu, loh Cika nggak ikut " tanya Rere
" nanti cika sama Nova nyusul kok, tapi maaf papanya anak anak nggak bisa ikut, soalnya ada urusan mendadak " ucapnya
" iya nggak papa kok " ucap Rere
Rere mengajak mama cik untuk masuk ke rumahnya, hati ini Rere mengundang keluarga Cika untuk sekedar makan makan.
****
suasana di klinik Fero sangat ramai apalagi di ruangan nya, meskipun fero terus meninggalkan mereka karena harus mengurus pasiennya
" eh iya hampir lupa hari ini kita ada undangan makan di rumah Tante Rere " ucap Nova
" kapan, kok mama nggak bilang ke aku " ucap Cika sambil meminum minuman dingin yang di pesan Fero
" tadi kakak mau telfon kamu tapi lupa terus acaranya sore ini " ucap Nova
" dasar pikun " ucap Cika
" sialan emang nih adek " ucap Nova
" yaudah bentar lagi kesana yuk " ucap Cika
" iya emang gimana kalau kita berangkat bareng, kamu ajak Fero aja sekalian " ucap Nova
" lah kok kak Fero ikut " ucap Cika bingung
" iya lah, biar jadi temen ngobrolnya Rendy " ucap Nova
kreaat
" apaan nih nama gue di bawa bawa " ucap Fero
" kamu masih sibuk nggak setelah ini, masih banyak pasien nggak " tanya Cika
" tinggal satu sih sebenarnya tapi orang nya cancel barusan, emang kenapa " ucap Fero
" gue mau ajak Lo Dateng ke undangan makan di rumah temen mama " ucap Nova
" lah kan palingan yang di undang keluarga mama kalian kok gue ikut, gue kan orang asing " ucap Fero
" lah Rendy ikut, kasian dia sendiri kagak ada yang di ajak ngobrol papa juga nggak Dateng hari ini " ucap Nova
" iya gue mana ngerti percakapan cewek, masak gue jadi nyamuk disana " ucap Rendy
" emang boleh sayang " tanya Fero ke Cika
" ya nggak papa sih, nanti aku kasih tau mama " ucapnya
__ADS_1
" yaudah gue siap siap dulu deh " ucap Fero
Fero bersiap siap untuk ikut ajakan kekasihnya itu