ISTRI IDAMAN SANG DOKTER

ISTRI IDAMAN SANG DOKTER
BAB 8


__ADS_3

" kamu " ucap Cika kaget


" iya mbak " ucapnya dengan senyum


" papa ada hubungan apa dengan dia " tanya Cika


" sayang sebenarnya papa sudah tau masalah kamu sebelum kamu menceritakan semuanya " ucap lembut beni


" maksudnya papa sudah tau pa, tapi kenapa " ucapnya terhenti


" hust, papa sayang sama kamu, makanya papa menjaga kamu tanpa kamu ketahui, dan papa cuma mau kamu jujur tentang masalah kamu meskipun papa sudah tau semua sayang " ucap papanya lembut


" maafin Cika pa, Cika belum jujur sama papa waktu itu " ucap Cika sambil memeluk erat papanya


" terus sekarang gimana, apa kamu sudah mengakhiri semuanya " tanya papanya


" sudah pa, tapi dia tetap mengejar Cika pa " jawab Cika


" hemm, maka dari itu papa sama Rendy menyuruh Roy untuk menjaga kamu dari jauh, dan berhubung saat ini kamu sudah tau tentang Roy jadi mulai saat ini Roy akan menjadi bodyguard kamu yang selalu ada di dekat kamu " ucap papanya


" pa apa nggak berlebihan " tanya Cika


" nggak ada yang berlebihan buat anak papa, dan satu lagi papa nggak mau kejadian tadi terulang lagi " ucap papanya dengan senyum


Cika tertegun mendengar ucapan papanya, apa Roy yang melaporkan kejadian tadi makanya papanya bisa tau.


....


" aaw sakit Bu, pelan pelan dong " ucap Reno


" ini ibu udah pelan pelan nak " jawabnya sambil mengompres luka lebam di wajahnya


" kamu kenapa sih nak, kamu berantem " tanya ibunya


" udahlah bu, ibu nggak perlu tau " jawab Reno cuek


tok tok tok


" permisi, spada " teriak seorang wanita cantik


" iya sebentar " ucap ibu Reno sambil berlari untuk membuka pintu


" permisi ibu Reno ada " tanyanya


" ada nak, silahkan masuk " jawab ibu sopan


wanita itu langsung masuk dengan melewati ibu Reno dan langsung menuju kamar reno


" ya ampun sayang, kamu kok bisa begini " tanya wanita itu


" aku juga nggak tau sayang, tadi " ucap Reno terpotong dan beralih melihat ibunya


" lebih baik bikinkan minum buat Mona Bu, sekalian makanan " ucap Reno


ibunya hanya mengangguk menurut permintaan anaknya, meskipun keadaan sedikit tidak enak badan.


" sayang kamu tadi mau ngomong apa " tanya Mona

__ADS_1


" gagal sayang, rencanaku gagal, Cika udah nggak percaya lagi sama aku " ucap Reno


" yaudah lah sayang biarin, aku udah capek pacaran diem diem sama kamu " ucap Mona sebal


" nggak bisa lah, aku belom berhasil mengambil alih perusahaan itu " ucap Reno


" terus apa rencana kamu selanjutnya " tanyanya


" aku belum tau sayang, apa kamu punya ide " jawab Reno sambil merebahkan tubuhnya


" gimana kalau kita culik dia, terus kita minta tebusan " jawab Mona santai


" trik lama, apalagi dia sekarang di jaga banget " jawab Reno


" terus kita harus apa " tanyanya sebal


" sayang kamu kenapa babak belur kayak gini? " tanya Mona sambil memegang wajah Reno


" aw sakit, pelan pelan dong " ucap Reno kesakitan


" maaf " ucapnya


" hemm iya " ucap Reno


....


jam menunjukkan pukul 7 malam, hawa dingin yang sangat menusuk hingga ke tulang. Cika Yang awalnya ada di balkon kamarnya langsung pindah ke dalam kamar untuk menonton film favoritnya. saat dia membuka tasnya untuk mencari flashdisk dia menemukan sapu tangan yang dulu pernah Fero berikan padanya.


" sapu tangan ini " ucap Cika sambil mengingat ingat


" kak Fero, iya bener ini sapu tangan kak Fero dimana dia sekarang ya? " tanyanya pada diri sendiri


Cika langsung membuka laptopnya untuk menonton filmnya.


" balas dong, biar dia tau rasanya di sakiti " ucap Cika


tanpa di sadari Cika sudah menonton kurang lebih 4 jam di depan laptop nya. sampai ahirnya dia sadar ada seseorang yang duduk di depannya. Cika menutup laptopnya dan melihat siapa itu. setelah melihat Cika melemparkan bantal kepada seseorang itu.


Bug


" sialan sakit tau " ucap Rosa sambil memegang kepalanya


" ngapain Lo " tanya Cika


" gue nginep sini ya, bokap nyokap gue keluar kota hari ini " jawab Rosa


" lah terus kapan Lo datang " tanya Cika


" 2 jam lalu " jawab Rosa santai lalu pergi ke kasur Cika untuk merebahkan tubuhnya


" yang bener Lo, kok gue nggak tau " ucap Cika


" heh mana bisa Lo sadar kalau mata Lo aja fokus di laptop, Lo tau cik gue nungguin Lo nonton sampai gue bisa cuci muka, pake skincare main game, dan Lo masih tetep fokus sama film Lo " ucap Rosa sambil duduk di atas kasur


" ya maaf, salah siapa nggak ngabarin gue " ucap Cika dengan membereskan laptopnya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan mukanya


" sialan nih anak udah molor aja " ucap Cika ketika keluar dari kamar mandi

__ADS_1


karena hari mulai larut cika juga harus mengistirahatkan tubuhnya untuk aktivitas besok.


....


" ah kelar juga kerjaan gue " ucap Fero dengan menyenderkan tubuhnya di kursi kerjanya


pintu terbuka dan suster pembantu masuk untuk ijin pulang pada Fero.


" permisi dok saya mau ijin pulang dulu " ucap suster itu


" owh iya sus, hati hati " jawab Fero


fero memejamkan matanya karena hari ini cukup melelahkan bagi dirinya.


Ting


suara notifikasi di ponselnya, Fero membuka aplikasi Instagram nya dan melihat postingan Lala bertunangan dengan laki laki lain. meski sudah lama putus dengannya, Fero tetap merasa sedikit ada rasa sedih di dalam hatinya.


" semoga kamu bahagia la dengan pilihan kamu " ucapnya dalam hati


Fero terbangun dan bergegas pergi ke salah satu coffe shop langganan nya. tiba-tiba Fero merasa ada motor yang mengikutinya, dia mempercepat laju kendaraan nya.


ciittt


" br*ngs*k " ucap Fero dengan memukul stir mobilnya


motor itu menghadang mobil Fero, dan memaksa Fero untuk turun dengan memukul kaca jendelanya. Fero terpaksa keluar dari mobil.


" serahin semua barang Lo " ucap 2 pria bertubuh besar itu


" ngak akan " jawab Fero


" br*ngs*k berani Lo ya sama kita " ucap pria itu


dia langsung memukul tangan Fero, dengan gesitnya Fero menangkis pukulan itu. mereka bertiga berkelahi dan tidak sedikit juga Fero mendapatkan luka memar akibat pukulan itu. terlihat segerombol geng motor dari arah berlawanan dan kedua pria itu langsung kabur tanpa membawa apapun.


" Fer " teriak Rendy


Fero merasa tidak asing dengan suara itu, karena rasa pusing yang di rasakan nya, dia akhirnya pingsan saat itu juga dengan banyak luka di wajahnya.


" bawa motor gue, bantu gue angkat tubuh Fero ke mobilnya " ucap Rendy


Rendy melajukan mobil Fero dan membawanya ke rumah sakit.


butuh waktu 20 menit untuk Rendy sampai di rumah sakit di susul dengan beberapa anak buahnya. Fero saat ini sudah di tangani dokter.


" siapa mereka " tanya Rendy dingin


" sepertinya dia anak anak rine x bos " jawab anak buahnya


" kurang ajar, beraninya dia mengibarkan bendera perang " ucap Rendy marah


dokter keluar kari UGD dan ingin bertemu rendy


" gimana keadaan teman saya " tanya rendy


" alhmdulillah dia baik baik saja, hanya butuh istirahat saja " jawab dokter

__ADS_1


" saya permisi dulu " pamit dokter itu dan hanya di angguki Rendy


Rendy masuk ke ruang UGD untuk melihat keadaan Fero memastikan kalau dia benar benar baik, sebelum dia meninggalkan nya dan hanya di jaga oleh anak buahnya.


__ADS_2