ISTRI IDAMAN SANG DOKTER

ISTRI IDAMAN SANG DOKTER
BAB 21


__ADS_3

persiapan demi persiapannya sudah di lakukan keluarga Wijaya. acara pertunangan akan dilangsungkan malam nanti, tinggal menunggu beberapa jam lagi acara akan di mulai.


di kamar Nova terlihat gugup saat sedang di make up.


" kenapa sih kak " ucap Cika


" gue gugup banget sumpah dek " jawab Nova


" santai dong kagak usah tegang gitu "


kreaat


" kak Nova " teriak Rosa


" berisik " ucap Cika sambil memainkan ponselnya


" syirik aja sih Lo " ucap Rosa


" udah udah berantem Mulu, kamu kesini sama siapa Ros " tanya Nova


" sendiri kak " jawabnya


" lah si Jo kagak Lo ajak Ros " tanya Cika


" siapa Jo " tanya Nova pada Cika


" pacarnya dia lah " jawab Cika


" loh udah nggak jomblo sekarang, tinggal kamu dong dek " ucap Nova yang membuat seisi kamar tertawa


" biarin siapa tau ntar aku dapet yang pas langsung nikah " jawab Cika spontan


" amiinnn " ucap Rosa dan Nova


" eh eh " kata Cika


" eh iya kok Lo nggak ngajak Jo sih " tanya Cika


" di lagi ada urusan makanya kagak jadi ikut kesini " jawab Rosa


" yaudah kalau gitu Lo nanti pasangan gue aja " ucap Cika


" ya terpaksa karena pasangan gue kagak ada " jawab Rosa


" sialan Lo " ucap Cika


Nova sudah selesai di rias dan sudah selesai bersiap siap. Rosa dan cika menjadi pendamping Nova, meskipun Cika harus di dorong oleh Roy.


" udah siap semua kan? " tanya Cika


" duh gugup nih gue " ucap Nova


" jangan gugup dong kak, santai aja " ucap Rosa dan Cika


acara sudah akan di langsung kan, Rosa mendorong kursi roda Cika ke luar kamar dan sambut oleh Roy yang sudah setia berada di depan kamar Nova.


" bang Roy tambah ganteng aja kalau pake jas gini " bisik Rosa yang di dengar semua orang


" heh ganjen banget sih Lo, gue laporin ke Jo baru tau rasa Lo " ucap Cika


" ih apaan sih nih anak, becanda kali! " ucap Rosa


mereka berempat turun ke bawah untuk memulai acaranya


" wah cantik banget "


" pangling ya "


" bener bener cantik "


" cocok mereka, cantik dan ganteng "


begitulah pujian para tamu yang di ucapkan


terlihat rendy yang saat ini bersama dengan sahabatnya, karena dia tidak memiliki keluarga di sini.


" ren Fero kayaknya nggak bisa hadir, dia ada kerjaan mendadak " bisik sahabatnya

__ADS_1


" yaudah nggak papa " ucap rendy


Rendy terpesona dengan kecantikan Nova, Nova tampil dengan gaun yang simple tau terkesan elegan di padupadan kan dengn make up yang natural.


acara berlangsung cukup tenang, tanpa ada gangguan apapun. perasaan lega dan haru di rasakan Nova, Rendy dan keluarga.


Cika merasa senang karena kakaknya sebentar lagi akan menjadi seorang istri. para tamu saat ini menikmati hidangan yang telah di sajikan.


" Cika " teriakkan itu membuat Cika Rosa dan Roy menoleh kepada siapa pemilik suara itu


" Lucas " ucap Cika


" kok dia disini, Lo undang dia " tanya Rosa


" mama dia temen mama gue " ucap Cika


" owh cocok tuh, pasti nanti kalian bakal di jodohin yang kayak di film film itu " ucap Rosa


" eh ini Dunia nyata bukan dunia halu " ucap Cika


" boleh gue duduk disini " tanya Lucas


" iya silahkan, kamu udah ambil makanan " ucap Cika


" makasih, udah kok aku udah makan " jawabnya ke Cika


" yaudah kalau gitu " ucap cika


mereka mengobrol santai sambil sesekali tertawa melihat kekonyolan Lucas.


mama dan papa Nova menghampiri para tamu undangan termasuk Rere.


" hey ahirnya Dateng juga " ucap mama Cika sambil memeluk rere


" iya dong mbak mana mungkin nggak dateng, undangan khusus " ucap Rere


" Dateng sama siapa " tanya mama Cika sambil celingukan


" sama anak aku mbak " jawab rere


" mana ya tuh anak " ucap rere sambil celingukan mencari sang anak, saat di lihat sang anak sedang duduk di meja tamu dengan dua wanita dia tersenyum


" itu anak saya mbak " jawabr Rere


" yang sama Cika dan Rosa itu " tanyanya


" iya mbak " jawab rere


" mereka kenal, kok keliatannya akrab baget " ucap mama Cika


" kata Cika, Lucas itu temen kuliah nya mbak " jawab rere


" owh pantesan " ucapnya


" yaudah aku sama mas beni duluan ya, kamu nikmati aja makanan nya "ucapnya lagi


" iya mbak " jawab rere


di meja lain terlihat Nova Rendy bersama sahabat Rendy.


" thanks banget ya kalian udah sempetin waktunya kesini " ucap Rendy


" alah Lo kayak sama siapa aja ren " jawab sahabatnya


" ya meskipun nggak lengkap ini " ucap Rendy


" emang siapa sayang? " tanya Nova


" Fero sayang, dia lagi ada kerjaan katanya " jawab Rendy


" Fero kok namanya sama kayak yang Cika bilang ya, ah kok gue bodoh sih nama Fero kan banyak di dunia ini, barangkali orang yang berbeda " batin Nova


" kamu kenapa melamun sayang " tanya Rendy


" eh, enggak sayang " jawabnya


" gue ucapin selamat ya buat kalian, sukses terus sampai hari H " ucap sahabatnya

__ADS_1


" makasih banyak ya " ucap Nova dengan tersenyum


" owh iya nov adik Lo kenapa kok dia di kursi roda? " tanyanya


" itu kakinya kekilir kapan lalu, udah sembuh malah jatuh lagi yaudah dia nggak boleh terlalu banyak gerak, mungkin bentar lagi bisa jalan tuh anak " jawab Nova


" owh gitu " jawabnya


" iya, owh iya ayo silahkan di makan jangan cuma di liatin mana kenyang kalau gitu mah " ucap Nova


*****


arrgghhh


" apa yang sebenarnya disembunyikan mereka dari gue " teriak Reno


Reno mengacak-acak rambutnya


flashback


" Lo itu sebenernya " teriak Roy tertahan


" Roy cukup, ibu bilang cukup Roy " ucap ibunya tegas


" tapi Bu " ucap Roy


" antar ibu ke dalam " perintah ibunya


" baik Bu " ucap Roy


Roy mengantarkan ibunya ke dalam kamar, sedangkan Reno terdiam dengan apa yang dilihatnya.


" apa yang sebenarnya terjadi " ucap Reno


flashback off


selama hampir dua hari Reno memikirkan kalimat Roy yang terpotong, apalagi saat ini ibunya tidak terlalu banyak bicara seperti biasanya.


" br*ngs*k kayaknya gue harus cari tau semuanya sendiri, nggak mungkin gue ngandelin mereka jujur " ucap Reno


" alah tapi ngapain gue capek capek ngurus itu semua, gue kan ada urusan yang lebih penting saat ini " ucap Reno


Reno keluar dari kamarnya dan pergi menggunakan mobilnya.


****


Fero merebahkan tubuhnya di sofa ruangannya.


" gila hari ini padahal gue udah siapin jas segala macem, ah pasien malah nggak abis abis " ucap Fero


tok tok tok


" dok " ucap suster


Fero membenarkan posisinya


" ada apa sus " tanya Fero


" saya mau ijin pulang dok " ucap suster


" owh yaudah sus, makasih " ucap Fero


suster keluar dan mangemasi barang-barang nya, memang saat ini sudah cukup malam untuk mereka menyelesaikan tugas nya.


" hue harus kirim pesan ke rendy ini " ucapnya


Rendy


📤 bro sorry banget gue nggak jadi Dateng


📤 tadi ada kerjaan mendadak banget


📤 btw Selamat ya, semoga lancar sampai hari H


setelah memberikan kabar kepada Rendy Fero mengemasi barangnya Yang ada di meja, tanpa sengaja dia menjatuhkan foto Cika yang di cetak nya.


" cantik " ucap Fero saat mengambil foto itu

__ADS_1


__ADS_2