
" dok " ucap boy yang membuyarkan lamunan Fero
" eh iya ada apa " tanya Fero
" gimana keadaan nya dok " tanya boy
" owh syukurlah dua cepat dibawa kesini, kalau telat mungkin bayinya tidak selamat " ucap Fero
" eum, kalau begitu saya ucapkan makasih banyak dok, karena dokter sudah membantu kita mengurus dia " ucapnya
" hemmm, owh iya dia siapa, kenapa kalian bisa bersama dia dan juga dimana suaminya " tanya Fero beruntun
" eum itu " ucapnya gagap
" udah ngomong aja, kalau kalian kena semprot Rendy biar saya yang bicara sama dia " ucap Fero
" wanita itu belum menikah " kata boy terputus dan langsung disambung Fero
" apa dia hamil tapi belum nikah dan Rendy, oh tuhan apa apaan ini, kenapa dia selingkuh dengan wanita,oh aku nggak habis pikir sama tuh anak, udah dapet calon istri cantik baik dia malah selingkuh, mana ceweknya hamil lagi " ucap Fero tanpa jeda yang membuat boy bingung
" dok " katanya
" apa, kamu mau kasih tau apa, saya udah paham kok " ucap Fero
" tapi dok " kata boy
" tenang saya akan jaga rahasia kalau kamu memberi tahu saya, tapi saya harus menghajar dia kalau benar dia selingkuh " kata Fero
" dokter saya belum selesai ngomong, dia bukan selingkuhan bos rendy " ucap boy keras dan membuat Fero terdiam
" hah, apa maksud kamu " tanya Fero bingung
" makanya dok kalau saya bicara jangan di potong dulu " kata boy meledek
" udah cepet kasih tau siapa dia " tanya Fero
" dia Mona dok pacarnya Reno dan bos nyekap dia di markas dengan Reno juga " ucap boy
" di sekap, emang mereka salah apa dan siapa Reno " tanya Fero
" mereka mau mencuri di perusahaan pak beni dan Reno adalah mantan non Cika " jawab boy
" APA " teriak Fero
*****
mentari pagi saat ini telah menyinari bumi
senyuman indah terpancar dari raut wajah Cika saat dirinya melihat keluar jendela
kreaat
" kami sudah sadar " tanya Rendy
" Abang " jawabnya
" gimana keadaan kamu sekarang " tanya Rendy
sudah sedikit lebih baik kok bang, owh iya Abang dari mana kok aku bangung udah nggak ada " ucap Cika
" Abang habis dari luar aja " ucap rendy
tidak berselang lama suara pintu terdengar dan masuklah dokter untuk memeriksa keadaan Cika
__ADS_1
" selamat pagi " ucap dokter
pagi dok " jawab Rendy dan Cika
" gimana keadaan nya pagi ini " tanya dokter
" sudah sedikit membaik dok tapi terkadang saya ngerasain pusing di kepala saya " jawab Cika
" tunggu sebentar biar saya periksa dulu " kata dokter dan langsung memeriksa keadaan Cika
" sebaiknya untuk saat ini kamu jangan mikir terlalu keras ya, agar kamu tidak merasakan pusing lagi dan kamu segera pulih " ucap dokter lagi
" eum baik dok saya akan lakukan apa yang dokter katakan " ucap Cika
" baiklah kalau begitu saya permisi dulu dan jangan lupa untuk meminum obatnya " ucap dokter
setelah dokter keluar Rendy langsung berdiri di dekat ranjang cika
" tuh dengerin ucapan dokter jangan mikirin aneh-aneh " ucap Rendy sambil mengacak pelan rambut Cika
" iya-iya bawel banget deh Abang aku ini " kata Cika manja
tok tok tok
Cika dan Rendy melihat ke arah pintu dan raut wajah Cika saat ini menggambarkan kalau dirinya sangat bahagia , karena apa yang saat ini datang adalah orang tua, kakak dan sahabat nya
mamanya dan kakaknya sangat senang ketika melihat kondisi Cika yang ternyata memang baik baik saja tapi beda halnya dengan beni, Rosa dan Jo mereka seperti mematung melihat Cika yang saat ini tersenyum manis kepada mereka
" sayang gimana keadaan kamu nak, mama kangen banget " ucap mamanya
" iya cik kakak kangen banget " ucap Nova
" aku udah baik kok ma kak, aku juga kangen sama kalian " ucap Cika
" ada apa sih pa kok narik narik tangan aku, owh iya seneng nggak sama kejutan aku kali ini " ucap Rendy dengan senyum meledek
" seneng seneng, kamu bikin papa nggak bisa tidur semalaman gara gara mikirin ini tau nggak " ucap beni sebal
" tau nih kak Rendy kakak itu bkin aku jantungan tau " ucap Rosa
" loh kok pada nyalahin aku kan aku baik pa Ros, heheheh " ucap Rendy
" gimana nggak nyalahin, kakak nggak kasih tau kalau Cika udah siuman " kata Rosa
" iya loh kamu ini ren, bikin orang tua nggak bisa tidur aja " ucap beni
" kan surprise pa, Ros yaudah deh kalau gitu aku minta maaf, hehehe " ucap Rendy
" hemm untuk kali ini papa maafin awas aja kalau kamu gitu lagi, owh iya pacarnya Cika udah tau " ucap beni
" Fero mah belum aku kasih tau pa biarin aja biar ia cepet kesini " ucap Rendy
" hemmm emang dasar kamu ini ya ren " ucap beni
ketika sedang asik berbincang tiba tiba Roni datang dengan tergopoh-gopoh
" Ron ada apa " tanya beni
" mas ibu mas " ucapnya
" kenapa sama ibu Ron, kamu kalau ngomong jangan setengah-setengah " ucap beni
" ibu kritis mas " ucap Roni
__ADS_1
raut wajah yang tadinya senag karena keadaan anaknya sekarang kembali suram lagi karena mendengar keadaan ibunya yang kritis
" ayo kita kesana " ucap beni tapi sebelum itu dia memberi tau Rendy agar tidak memberi tahu kabar ini kepada istri dan anaknya, terutama Cika yang baru saja sadar
dia langsung saja berlari ke ruangan ibunya sedangkan Rosa Johan dan Rendy masuk ke ruangan Cika
" loh kok cuma kalian papa mana " tanya mirna
" papa masih di ruangan nenek ma " ucap Rendy
" owh gitu " katanya
" eh Ros kok Lo bisa disini " tanya Cika
" iya lah, Lo tau kalau kak Rendy sama kak Roy itu nggak ngasih tau gue kalau Lo sakit, mereka nyembunyiin informasi ini tau dari gue " ucap Rosa sebal
terlihat Roy sedang tertawa simpul di dekat pintu melihat tingkah rosa
" emang iya bang " tanya Cika
" ya iya sih, itu karena Abang nggak mau aja nih anak khawatir " ucap Rendy sambil mencubit pipi Rosa
wajah Jo terlihat cemburu saat Rendy melakukan itu , Rendy yang paham langsung mengalihkan pandangan nya
" tuh kan Abang gue itu baik loh Ros, biar Lo nggak khawatir " ucapnya
" iya sih cuma ya kenapa gue sendiri yang nggak di kasih tau " ucap Rosa
" udah udah ini kenapa sih kok malah jadi ribut " ucap Nova
" cika kamu makan ya terus minum obatnya " ucap mamanya sambil mengambil makanan yang di sediakan oleh rumah sakit
meskipun sedikit hambar Cika terpaksa memakan makanan itu agar dirinya bisa minum obat
******
" sial pake acara mogok segala nih motor " ucap Vina
tiba-tiba dari arah belakang ada suara klakson mobil
tin tin tin
" masuk " ucap pria yang ada di dalam mobil
tanpa basa-basi Vina langsung masuk ke mobil itu
" kenapa " tanyanya dingin
" udah tau mogok pake nanya " jawab Vina
" dia belum mati " ucapnya
" maksud Lo " tanya Vina bingung
" iya dia belum mati " katanya lagi
" sial kenapa dia masih bisa selamat sih " ucap Vina
" tapi Lo tenang aja, gue ada cara lain untuk hancurin mereka, meskipun anak buah si br*ngs*k itu ngincer gue " ucapnya dengan senyum licik
" apa rencana Lo selanjutnya " tanya Vina
pria itu hanya tersenyum licik
__ADS_1