ISTRI IDAMAN SANG DOKTER

ISTRI IDAMAN SANG DOKTER
BAB 62


__ADS_3

" bude nanti tolong makanannya langsung di bawa di meja taman ya " ucap nova sopan


nova saat ini sedang mempersiapkan acara spesial untuk adiknya


terdengar suara seperti orang mengobrol di depan nova penasaran ahirnya berjalan kedepan


lain halnya di depan dimana roy sedang menugaskan teman temannya untuk berjaga jaga yang kaget melihat mobil datang dan ternyata itu Rendy


" loh bos kenapa nggak telfon saya, kan saya bisa jemput di bandara " ucap roy


" santai aja roy gye tau lo sibuk disini, jadi gue nggak ngabarin lo " ucap Rendy


Tiba-tiba Cekrek suara pintu terbuka


" sayang " teriak nova yang langsung berlari memeluk Rendy


" bos saya permisi dulu " ucap roy yang mengerti suasana


" hemm " jawab Rendy dengan hanya deheman


" kok kamu nggak ngabarin aku sih kalau mau datang kesini " ucap nova


" aku mau bikin surprise buat kamu " ucapnya


" belajar romantis nih ceritanya " ucap nova dengan senyum menggoda


" ya biar ada sensanyi tersendiri sayang, owh iya aku ada sesuatu untuk kamu " ucap Rendy


" apa " kata nova


Rendy memberika bouquet bunga mawar segar kepada nova


mata Nova berbinar mendapatkan hadiah dari tunangannya itu


" ah kamu makin sweet aja sih sayang, aku makin cinta sama kamu " ucap nova


" dari dulu nggak cinta kamu yang sama aku" goda Rendy


" tau ah kamu mah " ucap nova yang ngambek terus berlari masuk kedalam rumah


( entah kenapa setiap di dekat Rendy nova kembali seperti anak kecil yang selalu ingin di manja )


sedangkan di kamar lain tempat cika beristirahat, datang mamanya yang ingin membangunkan cika yang masih tertidur


" sayang bangun yuk " ucap lembut mirna


" eummm mama " ucap cika


" bangun yuk udah mau magrib" ucapnya


" iya mah " jawab cika


" owh iya sayang kamu langsung mandi ya bentar lagi kakak kamu datang " ucapnya


" mau ngapain kakak ma emangnya " tanya cika


" ada deh, yaudah cepetan mandi gih sana " ucapnya


" oke ma " kata cika


cika yang langsung bergegas mandi tanpa melihat ponselnya


kurang lebih 30 menit dia menyelesaikan ritual mandinya dan di lanjutkan dengan sholat karena memang sudah magrib

__ADS_1


lalu dia duduk di kursi riasnya sambil mengeringkan rambutnya dengan hairdryer sekalian melihat notifikasi di ponselnya yang menumpuk


" nih anak tetep aja bawel " ucap cika yang sedang melihat ponselnya


Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan muncul kakaknya yang sudah rapi sambil membawa gaun yang masih terbungkus


" ngapain " tanya cika


" udah diem aja " ucap nova yang berjalan di dekat lemari untuk mengantung bajunya


cika hanya celingukan melihat kakaknya yang membawa baju dan alat make up nya


" mau ngapain sih " tanya nya


" udah deh dek diem dulu, udah sholat kan " tanya nova


" udah " katanya


" yaudah diem aja " ucap nova yang saat ini bersiap siap merias adiknya itu


nova hanya menambahkan riasan natural di wajah adiknya itu ya karena memang dia sudah cantik


tidak perlu waktu lama dia menyelesaikan nya


" sudah beres " ucap nova


" acara malam ini kan cuma diner doang kok sampe make up kayak gini sih " ucap cika


" udah deh dek lu itu diem aja dari pada lu tanya tanya terus mending ganti baju tuh bajunya udah kakak siapin " ucap nova


cika mengambil bajunya dan memakainya di kamar mandi


saat cika keluar kakaknya tersenyum sumringah karena sesuai ekspektasi kakaknya


" sini sini, aku tata dulu rambut kamu " ucap nova


" udah cantik banget " ucapnya


" dari dulu emang aku cantik kak " ucap cika


" pede " jawabnya


cika berdiri dari kursi riasnya sedangkan nova mengambilkan hills untuk adiknya agar terlihat sempurna


" perfect " ucap nova



Tiba-tiba pintu terketuk dan masuk lah mamanya


" ya ampun anak mama cantik banget " ucap mirna yang melihat kecantikan anaknya


" aduh cika bingung deh ini kan diner doang kenapa harus tampil seperti ini ma " tanya cika


" udah tenang aja, kak tunggu aba aba dari mama nanti kakak baru keluar ajak cika " ucap mirna kepada nova


" kalian ini main rahasia rahasian sama aku " ucap cika yang sedikit cemberut


" senyum napa dek, make up aku jadi jelek kalau kamu gini " ucap nova


" bodo " ucapnya


di sisi lain yaitu di taman luar yang sudah di hias oleh nova sudah berkumpul beberapa orang

__ADS_1


fero, orang tua fero, Rendy, orang tua cika dan orang orang terdekat mereka sudah berkumpul di taman


taman saat ini terlihat cantik dengan lampu taman yang menghiasi sekeliling Nya



" aduh maaf saya telat ya, maaf soalnya baru selesai pekerjaan saya " ucap dokter


" tidak kok dokter, acaranya belum dimulai yaudah kalau begitu kita mulai kan udah berkumpul semua disini " ucap mirna


" yaudah lebih baik mama panggil anaknya " ucap beni


" baik pa " ucap mirna yang langsung masuk kedalam untuk memanggil anak anaknya


tidak butuh waktu lama mirna sampai di kamar anaknya dan menjemput anaknya untuk turun ke bawah


tok tok tok


" sayang ayo turun " ajak mirna


" muka lu jangan di tekuk dek " omel nova mamanya hanya bisa menggeleng kan kepalanya


" ayo " ucap mamanya


mereka bertiga turun menuju tempat acara


saat mereka tiba semua mata tertuju pada penampilan cika yang cantik dengan gaun yang elegan


" cantik " gumam fero yang saat ini pandangannya tidak lepas dari cika


" hemm " dehem papinya yang membuat fero sadar


di sisi cika


" ma kok rame sih, katanya cuma diner doang " tanya cika bingung


mamanya hanya tersenyum simpul


" ini dia anaknya " ucap mirna


" ini ada apa sih " tanya cika yang masih bingung


" fero " ucap papinya


fero langsung berlutut di depan cika dan memegang tangan cika


" mungkin ini memang terlalu cepat di dalam hubungan kita, tapi aku yakin kalau kamu memang yang terbaik buat aku, aku mohon kamu jangan pernah ninggalin aku dan sekarang aku ingin kamu menjadi milikku seutuhnya dengan di saksikan orang tua aku dan orang tua kamu " ucap fero


" will you marry me " ucap fero sambil membuka kotak cincin yang baru kemarin di pesannya secara dadakan



semua orang deg degan mendengar jawaban cika


dengan mata berkaca kaca cika mengangguk dengan di ikuti senyumnya yang menawan


semua orang disitu bertepuk tangan sedangkan fero memasangkan cincin nya kemudian memeluk cika


suasana disitu menjadi haru dan bahagia, termasuk nova dan Rendy yang dari tadi tetap bergandengan


" makasih makasih sudah mau nerima aku, aku janji pasti akan selalu ada buat kamu, nggak akan ninggalin kamu " ucap fero yang masih dengan erat memeluk cika


belum selesai acara peluk memeluk tiba-tiba seseorang muncul begitu saja tanpa undangan

__ADS_1


" sorry aku nggak telat kan " ucapnya


pandangan semua orang langsung tertuju pada seseorang itu


__ADS_2