Istri Keduaku Adalah Cinta Pertamaku

Istri Keduaku Adalah Cinta Pertamaku
Hari Bahagia


__ADS_3

" Adek... trimakasih banyak sebab adek banyak membantu kakak .." Risa merasa sari begitu banyak membantu nya untuk mewujudkan hari bahagia nya , pagi pagi buta mereka sudah pergi ke hotel pratama untuk berias.


" Kakak janji harus selalu bahagia, buanglah jauh jauh derita kakak yang pernah ada, adek hanya bisa berdoa agar kakak selalu bahagia .."


kakak beradik berpelukan saling mengungkapkan isi hati mereka , setelah selesai bermake up.


" kakak cantik bangett... lihatlah pasti mas abby tidak akan mengenali kakak... "


sari merasa kagum terhadap kakak nya yang terlihat berbeda dari biasanya , hari ini dia melihat kecantikan yang teramat setelah kakak nya berias, karena memang hari hari biasa risa tidak pernah merias wajahnya.


" adek ini bisa banget yaa ngombal hehehee " sambil melirik ke arah jam dinding yang sudah menunjukan pukul 07.00 pagi namun calon suaminya belum juga datang.


kenapa abby belum juga datang, hati ku sangat gugup, semoga hari bahagia ini akan menjadi awal yang baik buat kami .


***


tut..tut... abby menelpon jaya , karena sudah jam enam lewat tetapi dia belum juga datang menjemput. rasanya pengen pergi saja bersama pak ahmad dan meninggalkan jaya yang telah berjalan menjemputnya.


" hallo... bersabarlah sebentar lagi aku sampai, tadi aku singgah membeli bbm.."

__ADS_1


hahh... tidak sabar sekali sehh mentang mentang hari bahagia nya, sampai tidak sabar menunggu ku.


" cepatlah..!! " kenapa juga baru isi bbm sekarang, membuat ku panik, bagaimana kalau terlamabat, doni bisa memarahiku, dan pasti nya risa akan resah menunggu ku..


abby mondar mandir di dalam kamar nya seperti setrika an, lalu dia keluar dari kamar mencari avi yang sedang di dapur menyiapkan sarapan untuk nya.


" ma... papa berangkat, jagalah kakak , kalau ada apa apa telfon papa " sambil minum kopi buatan istrinya abby berpamitan, dan berpesan untuk menjaga putri mereka.


" maaf pak.. ada pak jaya menunggu bapak di luar."


bik imah datang menghampiri mereka, mengatakan kalau jaya sudah datang.


humm.. ahkirnya datang juga si jomblo ini, setelah membuatku panik.


" baiklah jaga diri kalian " abby pun berangkat menuju hotel pratama bersama jaya. dan sepanjang jalan abby selalu berbicara sendiri, karena jaya tidak meladeni nya.


" hahh.. kenapa lama sekali.. ?! "


" bersabarlah..!! " huhhh kenapa dia cerewet begini , dulu saat menikah dengan avi dia bahkan tidak peduli.

__ADS_1


" sabar katamu lihat lah sudah hampir jam tujuh kita belum sampai ..! " arghh.. doni kenapa tidak kamu saja yang menjemputku, kamu malah sibuk mejemput wanitamu, hahh siapa sesungguh nya wanita nya itu bisa lebih penting dariku.


jaya selalu menjawab singkat ocehan boss nya itu karena jika saja dua terus meladeni busa makin panjang omelan padanya.


" lihat kita sudah sampai di depan hotel jam tujuh pagi, hanya lewat lima menit.." sungguh menjengkelkan tidak sabar sekali, apa memang begini bila orang akan menikah dengan wanita yang di cintainya..? a.. mungkjn saja yaa


jaya berbicara dalam hatinya sendiri namun wajah nya tersenyum sambil membayangkan membuat abby makin geram.


" tidak usah senyum senyum, turunkan aku di lobby saja.. " sabar sayang aku sudah sampai, lihatlah risa sampai menelfon ku, biarkan saja aku tidak usah mengangkatnya.


abby berjalan cepat menuju lift yang akan membawa nya naik ke tempat mereka mengadakan acara pernikahan.sesampainya di sana dia langsung masuk menghamipiri risa dan beberapa perias.


" pagi sayang... kamu sungguh cantik.." whuu.. dia cantik sekali, tidak pernah aku melihatnya secantikk ini..


" lama sekali, cepatlah ..! " huft.. ahkirnya dia datang juga, aku sangat khawatir.


mereka sudah selesai berias dan bersiap duduk di dalam gedung yang sudah di siapkan oleh doni dan orang orang nya.


" haii .. semua.." seorang gadis cantik dan tinggi datang bersama doni.. jaya dan yang lain terkejut melihat nya, karena ternyata doni membawa dina teman mereka saat kuliah.

__ADS_1


Mereka ahkirnya memulai ijab kabul dan abby dengan begitu tegas dan lantang mengucapkan kabul nya di depan para wali, saksi dan penghulu dengan sekali tarikan nafas. maka semunya srentak menjawab .. sahh..!!


Dan mereka semua yang ada di sana memberi ucapan selamat kepada kedua mempelai di hari bahagia mereka.


__ADS_2