Istri Keduaku Adalah Cinta Pertamaku

Istri Keduaku Adalah Cinta Pertamaku
Hina


__ADS_3

Jhony memarkirkan mobil nya sesuai arahan juru parkir hotel, karena memang begitu ramai tamu undangan yang sudah hadir. Lalu berjalan masuk beriringan dengan Risa menuju lantai lima , sepanjang jalan banyak orang tersenyum dan menyapa nya, membuat Risa penasaran siapakah Jhony sebenarnya hingga banyak yang mengenalinya, bahkan banyak yang menghampiri sekedar memberi salam.


"Wahh.. sudah seperti artis papan atas ya, semua orang ingin memberi salam, aku jadi malu di sampingmu." Saat memasuki lift Risa bebisik pelan pada Jhony, karena memang ada beberapa orang di dalam nya. Bahkan setelah mereka berbisik ada seorang kakek yang mendekat dan memberi salam dan mengatakan, selamat semoga cepat menyusul Doni, jangan berlama lama lagi, sudah sangat cocok.


Membuat Risa semakin penasaran tapi dia hanya mampu membalas senyuman pada sang kakek yang juga tersenyum menatap nya.


"Humm.." Jhony bergumam sambil tersenyum menjawab sindiran Risa.


Ting.. tanda lift sudah terbuka dan mereka memasuki grand ballroom yang sangat indah dan megah, Jhony memberanikan dirinya meminta izin Risa untuk menggandeng nya. Lalu berjalan menuju meja VVIP , yaa.. benar saja nama nya sudah ada di sana bahkan nama Risa juga ada, membuat Risa lega ternyata Doni menyiapkan meja VVIP karena Jhony sahabat nya juga.


"Doni luar biasa ya, tempat ini dia sulap begitu indah." Risa sangat kagung melihat tempat yang sama dulu ia gunakan saat menikah, tapi sekarang begitu indah penuh akan rangkaian bunga mawar membuat ruangan menjadi harum dan manis.


"Ya.. tadi aku juga melihat foto booth, apa kamu mau kita foto bersama?." Jhony mengajak Risa foto bersama di moment pertungan teman nya.


"Boleh." Risa berdiri mendahului Jhony dan berjalan menuju foto booth.


Dari arah berlawanan nampaklah Jaya , Abby dan istrinya , Risa menundukan wajah nya namun mereka tetap mengenali nya.


"Hai Ris.." Abby mengulurkan tangan hendak berjabat tangan . Namun Avi menarik tangan suami nya dan berdiri selangkah di depan Abby.


"Dasar wanita berhati rubah, janji manis saja, tapi nyata nya masih saja datang menemui suami orang."


Avi merasa hati semakin panas, melihat Risa juga berada di acara pertunangan Doni, apalagi dirinya baru saja berdamai dengan suami nya, tapi Risa sudah muncul kembali di hadapan mereka, dan Avi berpikir karena dia ingin menemui suami nya.

__ADS_1


"Ma.. jaga sikap mama." Abby menarik tangan istrinya, meminta nya untuk tidak membuat keributan.


Avi hanya diam berdiri di tempat nya, sedang kan Jaya dan Jhony terkejut mendengar cacian yang di lontarkan untuk nya, membuat beberapa orang di sekitar mereka melihat ke arah nya.


Jhony dengan sigap meraih tangan Risa dan membalas perkataan Avi.


"Risa datang bersamaku untuk memenuhi undangan bukan untuk suami anda !." Jhony sesungguh nya sudah tau semua tentang Risa, saat risa mengatakan bahwa dirinya adalah janda, Jhony lalu menanyakan nya pada Doni. Dan dia pun mendapatkan informasi semua tentang Risa, bahkan tentang kehamilannya. Dan kisah Risa justru membuat nya semakin ingin dekat dengan nya.


Abby terkejut mendengar ucapan seorang lelaki di depan nya yang tadi tidak ia hiraukan, bahkan dia mengulurkan tangan nya untuk meminta maaf.


"Jhon, maafkan istriku, aku tidak memperhatikan mu tadi." Uluran tangan nya ternyata di abaikan oleh Jhony, membuat istri kembali mencaci.


"Dasar manusia sombong, memang kalian pasangan serasi." Wajah nya terus mengikuti arah pergi nya Jhony dan Risa, namun Abby sudah meninggalkan nya mencari tempat duduk yang telah disiapkan untuk nya.


***


"Bagaimana, apa aku terlihat seperti pangeran ?."


Doni sudah bersiap hendak memasuki ruangan yang sudah di padati oleh para undangan, Namun masih saja sempat membuat Dina tertawa akan gombalan nya. Bahkan kedua orang tua nya yang ikut menyaksikan juga tertawa bahagia, akhirnya anak bungsunya di pertemukan dengan jodohnya.


" Jelas saja, lihatlah sang Raja saja sangat tampan."


Papa nya tidak mau kalah melihat anak nya terus saja mengombali calon istri nya , hingga dia juga ikut serta bercanda, hingga orang orang di sana merasa kan kebahagiaan dari keluarga Doni. Membuat kedua orang tua Dina semakin yakin merestui pertunangan putri sulung nya.

__ADS_1


"Sudah waktunya, kita akan berjalan memasuki ballroom,di awali oleh tarian, baru sepasang calon pengantin, ingat calon ya hahaha.. baru orang tua masing masing." seorang EO menjelaskan jalan nya perarakan lalu membawa mereka keluar dari ruang make up.


Doni dan lainya mengiyakan instruksi dari sang EO dan berjalan perlahan mengikuti penari di depan nya lalu memasuki ballroom yang sangat indah bahkan mereka begitu kagum akan hasil karya sang EO.


***


Setelah berfoto Risa dan Jhony kembali ke meja mereka saat mendengar MC mengatakan acara segera di mulai, dan Risa semakin terkejut bahwa Abby dan istri nya duduk di meja sebelah mereka bahkan mereka duduk berhadapan.


Jhony lalu membisikan kata pada Risa.


"Tenanglah aku disini untukmu." Menebarkan senyum termanisnya hingga membuat Risa ikut tersenyum.


"Trimakasih Jhon, tapi aku baik baik saja, aku memang hina di hadapan nya, aku bersalah padanya." Saat Risa ingin menjelaskan bahwa dirinya lah yang bersalah hingga membuat Avi terus menggap nya hina, namun Jhony meraih tangan Risa yang di letakan di atas meja.


"Aku tahu semuanya, bahkan calon baby dalam kandungan mu." Tanpa terasa mereka saling berbicara lirih nampak begitu mesra di mata orang di sekitar nya, senyuman kedua nya membuat orang berpikir bahwa mereka adalah pasangan kekasih termasuk Jaya , Abby dan istrinya.


"Haa.. apa Doni lagi di balik ini semua ?." Menaikan kedua alis nya sambil tersenyum curiga akan sahabat nya itu.


"Hahahaa.. kamu seperti paranormal saja." Jhony spontan tertawa mendengar Risa menyebut Doni lagi, dan Risa merasa terhibur hingga tanpa sadar dia memukul lengan Jhony yang telah meledek nya sebagai paranormal.


"Lihat dua sejoli sudah memasuki singasana nya, a... Dina cantik sekali..." Risa kagum melihat sahabat nya terlihat sangat cantik, sangat berbeda seperti hari biasa, ya .. mereka berdua memang wanita yang paling jarang bermake penuh, jadi saat berias seluruh wajah nya nampak berbeda.


"Apa kamu juga ingin dirias seperti itu, aku akan membawamu ke salon." Jhony tidak mengomentari kecantikan bintang wanita pagi ini, tapi dia memperhatikan Risa dengan seksama, yang membuat nya bergetar setelah lama hanya sibuk dengan pekerjaan nya saja, bahkan hati nya tidak pernah berdebar sekuat ini bila bertemu dengan lawan jenis.

__ADS_1


__ADS_2