Istri Keduaku Adalah Cinta Pertamaku

Istri Keduaku Adalah Cinta Pertamaku
Menangis Tersedu


__ADS_3

Sementara luna dan linda merasa geram mengingat kata kata abby jika risalah cinta pertama nya. yang mereka dengar dari avi hanyalah dia wanita pertama di hidup nya. maka dari itu linda mengusulkan untuk mengirim foto abby saat menolong risa berdiri dan saat abby menggangkat tubuh risa. Yang telah di ambilnya diam diam di belakang abby.


" Sudahlah ada baiknya avi tau kelakuan suaminya yang dia puji puji itu lun..!" mondar mandir tak tentu arah , linda tersulut emosi juga melihat teman nya dihianati, " Nanti kalau dia emosi bagaimana lin?"


" Cepat atau lambat memang harus tau, kalau km jadi avi, apa iya mau di duakan begini, tidak aku sangka wajah polos wanita itu bisa menggoda abby yang pendiam itu" linda semakin emosii, membuat nya terus mengompori luna untuk cepat melaporkan pada avi.


" Tapiii..aku ga tegaaa.." berbicara penuh penakanan dan geram sambil meremas jari jari ke dua tangan nya sendiri.


"Kalau begitu diamlah aku akan mengirim nya ! " ting.. dua foto berhasil dikirim ke WhatsApp milik avi. dan saat itu juga foto nampak tercheklist dua garis biru, yang artinya sang pemilik hp sudah membuka pesan masuk nya.


" Apa kalian sedang di kota De juga .. " secepat kilat avi membalas pesan nya bertubi tubi.


" mengapa abby menolong wanita itu ?"


"siapa wanita itu" katakan ada apa ?

__ADS_1


Avi mulai tidak bisa mengontrol perasaan nya, hatinya yang pernah menaruh curiga kembali cemas, badan nya mulai panas dingin menunggu balasan linda, bahkan sangking tidak sabar nya avi langsung menelfon.


tut.. tut... tut.. huhhh... angkatt ...!!!


sementara linda mulai panik ..


" bagaimana ini lun..? aku harus bilang apa ? " sambil menghentak hentakan hp nya yang telah berbunyi di telapak tangan nya linda mulai panik.


"Sudah terjadi juga, jujurlah padanya.." luna sudah pasrah toh mereka yang sudah mengirim foto nya. nanti juga avi tidak akan berhenti bertanya.


" lin.. katakan siapa wanita itu, kenapa abby sangat peduli..?" suaranya semakin nampak bergetar menandakan avi benar benar sedang kacau.


" Ittuu.. umm.. anu.. dia..." linda semakin terbata bata dan ragu mau menjelaskan nya. tapi avi semakin menekan nya. " cepat katakan lin, bukankah kamu yang mengirim foto itu, padahal baru 30 menit yang lalu abby menelfon ku kalau dia sedang bertemu dengan kolega nya. hikss hikss tolong katakann lin...huhuuuuu"


avi sudah tak kuasa menahan kekacauan hatinya, pecahh juga air mata yang telang membulat di ujung mata.

__ADS_1


" Baiklahh tapi jangan menangis begini, aku semakin bersalah.." linda mencoba meredakan tangis teman nya karena dia juga merasa sangat kecewa seakan dirinya juga yang dihianati.


" janjii huhuu.." avi sedikit demi sedikit berhenti menangis dan bersiap mendengar penjelasan dari linda, sementara di lantai kamarnya sudah berserakan tisu bekas mengusap air mata nya.


" Tadi abby menolong wanita yang jatuh di dorong luna , karena dia berdiri di tengah jalan , tau sendirikan gimana luna tingkah nya macam dunia milik dia sendiri hihii... " terpaksa linda berbohong, karena belum belum avi sudah menangis kencang, kalau sampai tau kenyataannya ia takut terjadi hal buruk padanya.


" Tidak bohong kan lin..? lunaa masih saja begitu, membuatku panik saja.. " jantung nya kembali normal setelah tadi sempat melompat tinggi mengacaukan seisi pikiran dalam kepala nya.


" Maaf ya vi mengacaukanmu, bye avi.." linda segera mematikan telfon nya karena tidak ingin avi bertanya macam macam pada nya. Sementara Luna nampak kesal karena Linda berbohong, padahal sudah setengah perjalanan pikirnya tapi malah putar balik.


" Kenapa seh berbohong,tohh sudah melihat fotonya, itu sudah bukti yang kuat lindaaa..huhh..!"


Luna semakin emosi suaranya sengaja ia tekan seolah olah sedang geramm kepada linda.


" kalau di pingasan bagaimana..? atau di jantungan..? bisa bisa kita yang di tangkap polisi kalau sampai avi meninggal gara gara jantungan terima telfon dariku, huhh gitu saja tidak mengertiii.."

__ADS_1


__ADS_2