Istri Keduaku Yang Nakal

Istri Keduaku Yang Nakal
Bab 54 - Permintaan Daniel.


__ADS_3

“Apa Kakak serius dengan apa yang kakak ucap kan barusan?” Tanya Lilac. Dia ingin tau apa Daniel bersungguh-sungguh dengan ucapan nya atau hanya sekedar menawarkan sesuatu tanpa sebuah bukti.


“Tentu saja Lilac, aku sangat mencintaimu. Aku sudah memikirkan nya matang-matang, dan aku sudah menyiapkan tempat tinggal dan semua kebutuhan mu di sana. Kita akan tinggal di Jepang dan melanjutkan pendidikan di sana, kamu mau kan?” Tanya Daniel lagi. Karena semua rencananya sudah ia siapkan dan tinggal menunggu persetujuan Lilac.


“Kak…” lirih Lilac pelan.


“Kamu mau kan Lilac? Aku tau kamu juga mencintaiku, maaf karena aku telat menyatakan cinta padamu. Itu semua kesalahan ku, kali ini aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan lagi. Aku bersungguh-sungguh ingin menikahi mu Lilac.” Daniel berusaha membuat wanita itu percaya padanya. Dia meraih kedua lengan Lilac.


“Kak, bagaimana jika aku hamil? Apa kakak akan menerima anak ku juga?” Tanya Lilac lagi. Dia menatap sendu pria tampan itu, Lilac sangat tidak enak mengucapkan itu. Tapi itulah pokok penting dalam maslah ini.


“I-itu aku sudah memikirkan nya, aku akan merawat bayi itu seperti anak ku sendiri. Aku mencintai mu dan aku juga pasti akan menyayangi anak mu seperti anak ku sendiri Lilac. Aku snagat mencintaimu, aku tidak bisa jika tidak hidup dengan mu.” Ucap Daniel, dia memang sudah memikirkan tentang anak itu. Namun mendengar langsung dari mulut wanita di hadapan nya itu rasa nya terasa sangat sakit. Namun Daniel yakin jika dirinya bisa menjadi ayah yang baik untuk anak Lilac dan sepupunya itu.


“Kak..” Panggil Lilac dia tersenyum haru. Betapa baiknya pria ini, Lilac sangat tidak menyesal sudah pernah jatuh cinta pada pria ini. Dia juga bangga pada Daniel yang sudah berani berbicara seperti itu.

__ADS_1


Tapi dia tidak bisa membuat Daniel menanggung semua kesalahan Al pada Daniel.


“Iya Lilac?” Jawab Daniel, dia siap mendengar jawaban Lilac.


“Aku tidak bisa membuat mu menanggung kesalahan orang lain, aku tidak menyesal sudah mencintaimu.” Ucap Lilac. Jantung Daniel merasa tidak aman, dia takut jika Lilac akan menolak nya. “Tapi maaf, aku tidak bisa ikut dengan mu kak.” Ucap Lilac sambil meneteskan air matanya.


“Ke-kenapa Lilac? Apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi? Apa kamu sudah mulai mencintai Kak Al?” Tanya Daniel penasaran.


Lilac menunduk jantung nya terus berdebar-debar. Dia sendiri juga tidak tahu kenapa menjawab seperti itu, padahal hatinya sangat senang mendengar ucapan Daniel.


“Kak, maaf. Aku tetap tidak bisa.” Ucap Lilac dia tidak berani menjawab pertanyaan Daniel.


Daniel menghela nafas nya panjang.

__ADS_1


Akhirnya ketakutan nya beberapa hari ini memang terjadi kepadanya, padahal harapan nya sangat besar pada Lilac.


“Kamu yakin, jika kamu tidak akan terluka oleh Kak Al yang mempunya istri lain selain kamu?” Tanya Daniel lagi.


Pertanyaan itu membuat Lilac tersadar jika dirinya bukan hanya istri satu-satunya pria bernama Alterio itu.


Daniel menyeka air mata Lilac, dia sadar jika ucaoan nya telah melukai wanita itu.


“Baiklah, aku akan mundur. Tapi datanglah kepadaku kapan pun jika kamu berubah pikiran, Lilac.” Ucap Daniel akhirnya dia yang lebih mengalah, tidak mungkin juga jiga Daniel memaksakan kehendak Lilac.


Daniel memeluk Lilac karena wanita itu terus menangi, Daniel merasa telah gagal menjaga wanita yang sangat ia cintai.


“Apa yang sedang kalian lakukan!” Sentak Al tiba-tiba saat keluar dari kamar nya.

__ADS_1


.


__ADS_2