Istri Keduaku Yang Nakal

Istri Keduaku Yang Nakal
Bab 60 - Aku Suamimu.


__ADS_3

Hari berganti hari Alterio terlihat lemas dengan lingkar hitam di kedua kelopak matanya, dia terus memikirkan bagaimana cara mengusir Daniel agar segera pergi ke Jepang. Namun rupanya pria itu lebih lama tinggal di Indonesia, hingga membuat Al keteteran karena setiap harinya Daniel terus mengajak Lilac pergi hanya untuk sekedar jalan-jalan.


Walau tidak ada perlakuan romantis antara Daniel dan Lilac, tetap saja hal itu membuat Al gelisah sendiri sampai ia melupakan pekerjaanya dan lebih memilih terang-terangan mengikuti Lilac dan Daniel.


Contohnya seperti malam ini, Al sangat kelelahan mengikuti Lilac dan Daniel yang pergi ke kota sebelah hanya untuk memakan bakso di pinggir jalan.


Al membuka satu persatu kancing kemejanya dengan lesu, antara kesal harus mengikuti kegiatan tidak penting itu dan takut jika keduanya melakukan hal yang tidak di inginkan Al.


“Sudah aku bilang kan jika kamu tidak perlu mengikuti kami pergi.” Ucap Lilac saat melihat Al yang terlihat kelelahan, dia naik ke atas ranjang dan menutupi tubuhnya dengan selimut karena Lilac sudah lebih dulu mengganti pakaian nya.


Al membuang kemejanya asal, dia berjalan menjekati Lilac dan ikut masuk kedalam selimut yang di pakai Lilac.


“Aku tidak mau membiarkan mu hanya berduaan dengan sepupuku sendiri.” Ucap Al dia menarik Lilac masuk kedalam pelukanya.

__ADS_1


“Sudah ku bilang Al, kita tidak melakukan hal aneh. Jadi kamu tidak perlu mengikutiku lagi, lagian dia kan sepupumu harusnya kamu merasa aman.” Ucap Lilac.


“Justru karena dia sepupuku, aku kesal! Kenapa kamu tidak lebih memilih mengajak Daniel dari pada aku suamimu sendiri, jika ingin bakso yang lebih jauh dari kota tadi aku juga pasti akan mengantar mu untuk membeli nya sayang. Aku ini suami mu, mintalah padaku jangan padanya!” Gerutu Al pada Lilac.


“Tapi kamu sibuk.” Elak Lilac dia hendak memunggungi Al, namun Al menarik nya untuk kembali menatap dirinya.


Al menautkan jari jemari nya pada jemari Lilac. “Kapan pun kamu membutuhkan ku, aku akan selalu ada untuk mu Sayang.” Ucap Al dengan wajah yang sangat dekat dengan wajah cantik Lilac.


Cup.


Al mengecup bibir Lilac.


Cup.

__ADS_1


“Haaa Al!” Pekik lilac sambil menahan nafasnya karena pria itu membuat tubuhnya tiba-tiba merasa tersengat karena sedikit kecupan sensual di leher bagian bawah telinga wanita itu, bagian paling sensitifnya.


“Selama beberapa hari ini kamu sudah membuatku susah tidur sayang, jadi kamu harus bertanggung jawab untuk membuat ku tidur nyenyak.” Ucap Al sambil menarik paksa ****** ***** yang di kenakan Lilac .


“Al!!! Apa kmyang kamu lakukan!! Kembalikan!” Pekik Lilac sambil menarik ****** ***** miliknya. “Apa hubunganya kamu susah tidur dengan membuk— Aaahhh…” Lilac tiba-tiba melenguh saat Al mulai mengecup dan menghisap kuat bagian lehernya.


Al yang sudah berada di atas tubuh Lilac tidak berhenti menggerayangi setiap inci tubuh wanitanya dengan pengan dan bibirnya sendiri, Al juga mulai membuka kedua pangkal paha wanita itu.


“Al tolong jangan lakukan itu!” Pekik Lilac dengan mata melototnya.


Al mengeluarkan miliknya sambil sedikit menggesekan miliknya di bagian milik Lilac.


“Kamu yakin tidak mau melanjutkan nya? Padahal aku tinggal memasukan nya karena kamu sudah terlalu basah baby.” Bisik Al sambil sesekali menjilat telinga wanitanya itu.

__ADS_1


__ADS_2