Istri Keduaku Yang Nakal

Istri Keduaku Yang Nakal
Bab 80 - Anak kita.


__ADS_3

“Aaarrggghh!! Pekik Julia. 


Saat Julia hendak mendorong Lilac, lenganya justru malah lebih dulu di pelintir hingga membuatnya memekik karena sakit. 


“Lilac! Kau kurang ajar, berani-beraninya kau melawanku!” Sentak Julia ia terus berusaha memberontak. 


“Kamu pikir aku akan diam saja saat anak ku dalam bahaya?!” Sentak Lilac dia sudah tidak tahan lagi selama ini selalu menghargai wanita ini namun selalu saja membuat Lilac kesal dengan semua ucapan yang dia lontarkan kepadanya.


“Jadi ini sifat aslimu, hah! Al pasti tidak tau jika kamu wanita jahat yang gampang melukai orang!” Sentak Julia tidak mau kalah. “Lepaskan Lilac!” Sentaknya.


“Aku peringatkan sekali lagi! Jangan pernah mengganggu anak dan suamiku lagi, aku sudah tidak bisa berdiam diri jika melihatmu seperti ini Julia!” 


“Hah? Suamimu? Dia suami ku! Kau sangat tidak tau dir— Aaarrgh!” Teriaknya saat tubuhnya tersungkur di atas lantai.


Lilac mendorong Julia dan melepaskan cengkramanya karena merasa muak dengan wanita itu. 


Brak.


Pintu pun terbuka saat mendengar suara teriakan seseorang dari kamar Lilac. 


Al melihat Julia yang terjatuh di atas lantai, dan beralih melihat Lilac yang berdiri menatapnya. Dengan segera Al berlari ke arah lilac dan memeluknya.

__ADS_1


“Kamu baik-baik saja, sayang?” Tanya Al, dia sangat menyesal meninggalakn Lilac sendirian.


“Aku baik-baik saja, sayang.” Jawab Lilac. 


Al melepaskan pelukanya, ini semua karena Julia pasti Julia.


“Julia! Apa yang kamu lakukan pada istriku?” Sentak Al dengan tatapan murkanya.


“Al! Aku isterimu, apa kamu tidak lihat di sini aku yang terluka? Kenapa kamu masih menyalahkanku?” Tanya Julia. 


Julia tidak habis pikir, bagaimana bisa Al tidak bisa melihat jika disini dirinya lah yang menjadi korban. Tapi Al malah terus menyalahkanya itu sangat membuat hatinya terluka. 


“Cukup Julia, ingat besok kamu sudah bukan isteriku. Aku harap setelah ini kamu tidak menemui kami lagi!” Ucap Al dengan sangat tegas. 


Julia menangis sambil bersimpuh, Lilac merasa tidak tega. Wanita itu memalingkan wajahnya sambil menahan rasa kasian dan mengelus perut yang sudah mulai tidak rata lagi. 


“Hal terbodoh yang pernah aku lakukan adalah mencintaimu Julia, aku benar-benar menyesal mengenalmu dan pernah masuk kedalam kehidupan mu. Jadi aku mohon jangan ganggu anak dan isteriku!” Ucap Al tanpa merasa iba sedikitpun pada Julia yang sedang menangis. 


Jasck yang tau ada ke kacauan di dalam sana segera masuk, ia langsung mendekati Julia saat melihat wanita itu duduk di atas lantai sambil menangis. 


“Jangan menangis Julia.” Ucap Jack dia segera menggendong tubuh wanita yang sudah lama di cintainya itu dan membawanya keluar dari kamar inap itu.

__ADS_1


“Dimana Bodyguard bodoh itu! Kenapa dia meninggalkan istriku sendirian?!” Pekik Al dia terlihat benar-benar marah. 


“Al sayang jangan marah nak,” ucap Mom Aily.


“Biar Dad yang urus Bidyguard itu.” Ucapnya segera keluar. 


Al terlihat masih sangat murka, perlahan Lilac memeluknya dari belakang dan menyenderkan pipinya di punggung lebar sang suami. 


“Jangan marah sayang, aku tidak terluka justru Julia lah yang terluka karena aku mendorongnya.” Ucap Lilac, Al pun membalikan tubuhnya dan membalas pelukanya. 


“Dia pasti berniat menyelakaimu lagi kan? Apa kamu benar baik-baik saja sayang?” Tanya Al. 


“Tentu saja, aku bahkan menjaga anak ku dengan baik.” Ucap Lilac sambil menatap suaminya dan tersenyum. 


Al mengerutkan keningnya. “Itu bukan anak mu saja, tapi anak kita.” Ucap Al.


Penelope dan Mom Aily pun terkekeh. 


“Cucuku juga.” Ucap Mom Aily lalu ikut memeluk kedua orang yang sedang berpelukan itu. 


“Keponakanku juga.” Penelope langsung berlari dan bergabung di dalam pelukan itu. 

__ADS_1


Lilac dan Al tertawa, dia mengecup puncuk kepala sang isteri. Bersyukur karena Isteri dan anaknya baik-baik saja.


__ADS_2