Istri Keduaku Yang Nakal

Istri Keduaku Yang Nakal
Bab 67 - Berpaling.


__ADS_3

Mom Aily tentu saja sangat terkejut karena itu yang selama ini ia nantikan bersama suaminya untuk segera mempunyai cucu, Julia dan Penelope juga sama terkejutnya dan tidak kalah bahagianya.


Julia berdebar akhirnya ia akan mempunyai seorang anak yang selama ini di inginkan suaminya, dia membayangkan betapa bahagianya kehidupan mereka kedepanya.


Lilac sejak tadi sudah sadar dengan kahadiran Julia walau ia mendapat ucapan selamat dari Mom Aily dan Penelope, mata Lilac tidak pernah putus menatap Julia.


Jujur saja Lilac sedikit merasa tidak enak pada Julia, bagaimana pun dia adalah istri pertama.


“Al, selamat akhirnya keinginanmu untuk menjadi seorang Ayah akan segera terwujud.” Ucap Julia dia mendekat dan mengelus bahu suaminya itu.


Al yang baru menyadari kehadiran istrinya itu seketira raut wajah bahagianya menghilang begitu saja.


“Terimakasih Julia, aku sangat senang saat mendengar kabar ini.” Ucap Al sambil tersenyum ke arah Julia, Julia pun balas tersenyum.


Al langsung merangkul tubuh Lilac dan mengelus bayi yang ada di perut itu, seketika senyuman Julia berubah menjadi kaku melihat interaksi antara Suaminya dan juga Lilac.

__ADS_1


“Lilac kamu harus segera istirahat, biar aku yang mengurus Al.” Ucap Julia dia segera membantu Al membuka jas nya, mau tidak mau Al pun melepas rangkulanya di tubuh Lilac.


“Iya kak, terimakasih sudah menghawatirkan ku. Aku akan ke atas untuk istirahat.” Ucap Lilac dia sekilas menatap Al yang sedang membuka jasnya.


“Ayo biar aku antar Lilac.” Ajak Penelope segera merangkul Lilac.


“Tidak usah, menjaga istriku yang sedang hamil adalah tugasku.” Ucap Al sambil mengangkat tas Lilac yang sejak tadi menggelantung di lehernya dan menggantungkan tas itu di leher Penelope. “Kau bawa saja ini.”


Penelope mendengus kesal sambil menatap kakaknya yang sedang menggendong Lilac.


Mom Aily dan Julia hanya menatap kepergian Lilac dan Al yang di ikuti Penelope di belakangnya.


“Nanti Mom siapkan buah-buahan untuk Lilac yah.” Teriak Mom Aily dengan senyum bahagianya.


“Terimakasih Mom.” Teriak Al tanpa menoleh.

__ADS_1


Mom Aily melirik ke arah Julia yang hanya melihat kepergian suaminya, Mom Aily memeluk Julia.


“Julia Mom harap kamu tidak masalah jika Al sedikit memperhatikan Lilac, bagaimana pun Lilac sedang mengandung anaknya dan cucuku. Kamu tidak masalah kan sayang?” Tanya Mom Aily.


“Te-tentu saja Mom, anak Lilac juga anak ku. Aku dan Al pasti akan lebih menperhatikan Lilac terutama kandunganya.” Ucap Julia dengan lapang dada.


Walau bagaimana pun Julia belum terbiasa dengan sikap Al yang begitu peduli pada Lilac. Dadanya terasa amat sakit, dimana posisinya dulu adalah prioritas utama Al.


Dan sekarang Julia harus melihat sikap Al yang begitu tulus dan perhatian pada wanita lain, Julia mengepalkan tanganya kesal menahan rasa sakit yang sedang ia rasakan.


“Syukurlah Mom jadi tenang mendengar nya, Mom sangat senang akhirnya Al punya anak juga.” Ucap Mom Aily dia melepaskan pelukanya dan menatap Julia.


“Ayo kita siapkan buah-buahan untuk Lilac.” Ajak Mom Aily pada Julia.


Bagaimana pun Mom Aily tau jika Julia belum bisa menerima kenyataan ini, dia sedikit takut jika Julia akan kecil hati melihat Lilac dan Al yang semakin dekat.

__ADS_1


Mom Aily juga sejujurnya sempat terkejut karena semenjak Al dan Lilac tinggal bersama keduanya semakin akrab dan terlihat jelas jika Al sudah berpaling, walaupun ia sangat senang karena Al sudah menerima keberadaan Lilac dia juga sedikit hawatir kepada Julia.


__ADS_2