Istri Keduaku Yang Nakal

Istri Keduaku Yang Nakal
Bab 66 - Kabar gembira untuk keluarga.


__ADS_3

Mereka berdua sudah berada di dalam mobil yang di kendarai oleh supir pribadi Al, Al terus mengusap-usap lengan Lilac dengan wajah bahagianya.


“Apa besok kita perlu membeli pakaian untuk anak kita, sayang?” Tanya Al yang membuat kepala Lilac pusing, karena sejak tadi Al terus membicarakan hal yang belum waktunya ia ucapkan.


“Masih terlalu dini untuk membeli pakian bayinya sayang, jenis kelamin nya saja kita belum bisa tahu.” Jawab Lilac, rasanya ingin cepat sampai lalu tidur karena dia kembali merasa mual saat mendengar ocehan Al yang begitu antusial menyambut kehadiran sang buah hati yang masih sebesar biji.


Al mengangguk, dia tidak menjawab dan hanya mengecup lengan Lilac bertubi-tubi.


Rasa bahagianya tidak bisa ia jelaskan satu-per satu, namun dari raut wajahnya terlihat sangat jelas jika Al sangat bahagia.


“Tidurlah di pundaku, nanti aku bangunkan saat sudah sampai di rumah.” Ucap Al dia menarik kepala Lilac pelan agar bersandar di pundaknya.

__ADS_1


Sementara di kediaman Estevan Mom Aily nampak terlihat gugup, dia baru mendengar kabar dari keponakanya Sherena jika mereka akan dapat kabar berita. Namun tidak jelas berita apa yang di maksud keponakanya itu, karena sambungan telponya tiba-tiba saja putus di pertengahan obrolan antara Mom Aily dan Sherena.


Karena itulah semua orang yang ada di rumah itu nampak hawatir, bahkan Julia yang baru datang pun ikut hawatir pada Mom Aily.


“Mom, lebih baik istirahat di kamar. Biar aku yang menghubungi Daniel atau Kak Theo jika Sherena dan Mami Eria tidak bisa di hubungi.” Ucap Julia yang nampak hawatir pada mertuanya itu.


“Tidak apa-apa Mom akan tunggu Al di sini, Dad juga sedang berusaha menghubunginya.” Ucap Mommy Aily dia di bantu duduk oleh Julia dan Penelope.


Rupanya beberapa pelayan sedang menyambut kedatangan Al dan juga Lilac, namun anehnya Al memapah Lilac dengan begitu pelan seolah wanita itu sedang sakit. Tentu saja Mom Aily langsung segera menghampiri mereka dan sangat ingin menanyakan berita apa yang Al bawa sampai membuat semua orang gaduh.


Pasalnya Sherena menceritakan dengan nada sedih dan juga ucapan yang menggantung, entah itu hanya akal-akalan bicah yang selalu membuat masalah atau memang benar antara Al atau Lilac sedang dalam masalah.

__ADS_1


“Lilac, kamu kenapa Nak? Apa kamu sakit?” Tanya Mom Aily ia segera membantu Al menuntun Lilac.


Jika Lilac sedang sakit lalu kenapa dengan wajah Al yang terlihat bahagia itu?


“Lilac baik-baik saja Mom, kami baru saja daru rumah sakit menemui Leon.” Jawab Al, Al sengaja mengeratkan pegananya di pinggal Lilac dan memegang lembut lengan Lilac saat berjalan agar wanita itu berpegangan kuat saat melangkahkan kaki nya.


“Mom, aku punya kabar untuk kalian.” Ucap Al saat sudah memasuki pintu utama rumah itu.


“Ada apa? Jangan buat Mommy hawatir, Al! Apa Lilac baik-baik saja?” Tanya Mom Aily penasaran.


“Lilac baik-baik saja Mom, kabar itu kabar bahagia. Karena aku sebentar lagi akan menjadi seorang ayah. Dan Mom akan menjadi Nenek dan mempunyai cucu karena Lilac sedang mengandung anak ku.” Ucap Al dengan bangganya memberi kabar gembira itu.

__ADS_1


__ADS_2