Istri Keduaku Yang Nakal

Istri Keduaku Yang Nakal
Bab 79 - Kau atau Bayi itu!


__ADS_3

Julia membanting ponselnya saat sambungan telponya telah terputus, hingga semua orang yang ada di bar itu beralih menatapnya.


“Sialan! Wanita kurang ajar!” Pekik Julia. 


Karena wanita bernama Lilac itulah dirinya di maki habis-habisan oleh ayahnya, Julia juga kesal karena rupanya keluarga Al telah menemui kedua orang tuanya dan berbicara tentang perceraian tanpa sepengetahuanya. 


“Sudah ku bilang, lebih baik kamu tinggalkan pria itu sejak awal. Dan hiduplah bersamaku Julia.” Ucap Jack.


Julia menenggak habis minumanya. 


“Berhenti merayuku! Aku sudah menolak mu berkali-kali aku tidak akan pernah mau hidup bersamamu!” Pekiknya lagi dengan tatapan tajamnya. 


“Hah, lalu ciuman itu? Kamu membalas ciuman ku Julia! Itu artinya kau memang ada rasa padaku.” Ucap Jack mengingatkan hari dimana saat mereka berdua dinas di Amerika.


“Itu karena aku sedang kecewa pada suamiku karena dia meniduri wanita lain, tapi itu semua tidak berarti bagiku Jack. Aku mencintai suamiku aku harus kembali mendapatkanya.” Ucapnya pantang menyerah.


“Hah cinta? Bukankah sejak dulu kamu sering bermain pria di belakangnya, apa itu yang namanya cinta?” Tanya Jack berusaha mengingatkan masa lalu kelamnya.


“Berhenti Jack! Itu dulu, sekarang aku benar-benar mencintai suamiku. Jangan ikuti aku lagi!” Pekik nya lalu pergi meninggalkan pria yang sudah jauh-jauh menemuinya.

__ADS_1


Julia keluar dari bar itu dan segera menghubungi seseorang untuk mencari tahu keberadaan Lilac. 


Julia tersenyum miring saat mendapatkan lokasi itu. 


saat sampai di rumah sakit, walau dalam keadaan mabuk dia masih sadar dan bisa berjalan dengan benar. Dengan dada yang berdebar panas Julia memaksakan kakinya untuk berjalan menyusuri lorong kamar inap itu. 


Tepat di ujung ada seseorang berpakaian hitam berdiri di depan pintu, sudah pasti itu perbuatan Al. 


Julia menghembuskan nafasnya kasar. 


“Biar aku yang mengalihkan perhatianya.” Ucap Jack yang ternyata diam-diam mengikutinya. Julia menatap kepergian Jack yang mendekati Bodyguard itu. 


Di dalam ruangan itu terlihat Lilac yang baru saja keluar dari kamar mandi, dan menatap Julia yang sedang berjalan ke arahnya.


“Kak Julia?” Panggil Lilac dia sedikit kaget karena setahunya Al sudah melarang eanita itu untuk menemuinya dan bahkan menyiapkan bodyguard untuknya.


Lalu kenapa eanita ini bisa masuk.


“Apa itu perbuatanmu?” Tanya Julia.

__ADS_1


“Maksud kakak apa?” Tanya Lilac bingung dengan arah pembicaraan Julia.


“Kau sengaja menghasut suamiku untuk menceraikan ku kan?Katakan kalau itu perbutan mu Lilac!” Pekik Julia. “Hah! Aku terlalu meremehkan mu Lilac! Aku bahkan tidak marah padamu saat kau menikah dengan suamiku, tapi apa ini? Kau membuat hubunganku dan suamiku rusak!” Pekiknya kesal. 


Sorot wajah murka Julia begitu terlihat jelas di depan Lilac hingga membuat Lilac mundur satu langkah dari wanita itu. 


“Karena kau dan— Ah rupanya bayi ini penyebabnya.” Pekik Julia menatap perut Lilac dengan tatapan murka penuh amarah. 


Julia mendekati tubuh Lilac dengan perlahan. 


“Apa yang akan kau lakukan!” Sentak Lilac sambil perlahan melangkah mundur.


“Tentu saja, kau harus merasakan hal yang sama seperti ku saat ini!” Pekiknya. 


Saat ini Julia merasakan kecewa, sakit dan hilangnya arah hidup. Dia sama sekali tidak tau tujuan hidupnya saat mendengar Al akan menceraikanya demi wanita lain.


“Jangan mendekat!” Sentak Lilac dengan keras.


“Kau atau bayi itu yang harus mati!” Pekik Julia.

__ADS_1


“Aaarrgghhh!!!”


__ADS_2