ISTRI MASA DEPANKU

ISTRI MASA DEPANKU
SERIGALA LIAR


__ADS_3

Setelah hampir seharian Park Jong Ah berkutat dengan buku dan penanya, akhirnya kini gadis itu dapat bersantai di kantin bersama sahabatnya Yo Ri.


"Ah, aku hampir gila dengan semua soal tadi, bukankah Dosen baru kita itu terlalu kejam?" Ucap Yo Ri menggerutu.


Tidak ada tanggapan sama sekali dari orang yang diajaknya berbicara, gadis dihadapannya itu seakan tengah berada di dimensi lain saat ini. Hingga tibalah dua orang pemuda menghampiri keduanya.


"Hai Park!"


Park Jong Ah tersadar dari lamunannya dan melihat seorang pria bertubuh jangkung dengan wajahnya yang tampan tengah tersenyum padanya.


"Oh, hai Ed." Sapa nya lagi, ia melihat seorang pria lain di kursi samping tempat duduk Edward. Wajah pria itu sangatlah tidak asing bagi Park Jong Ah 'Dokter Kang Dae' batin Park Jong Ah.


"Kenaikan ini sahabatku Kang Dae, dia juga berasal dari Korea." Ucap Edward memperkenalkan sahabatnya pada Park Jong Ah dan Yo Ri.


Bila Yo Ri memiliki tatapan memuja pada dua orang pria itu namun, berbeda dengan Park Jong Ah. Gadis itu tak menyangka bila ia akan dapat bertemu dengan orang yang begitu baik padanya di masa depan.


Kang Dae, mengulurkan tangan dan tersenyum ramah pada kedua gadis manis itu, lalu menyebutkan namanya dalam aksen Korea "Hai, aku Kang Dae."


Yo Ri dengan senyuman lebar menyambut uluran tangan Kang Dae.


"Aku Yo Ri, dan ini sahabat baikku Park Jong Ah." Ucap Yo Ri namun, saat orang yang disebutkan namanya masih tertegun seperti patung, Yo Ri menyenggol lengan Park Jong Ah untuk menyadarkannya.


Hal itu berhasil, Park Jong Ah lalu mengulurkan tangan sambil tersenyum canggung pada Kang Dae. Edward merasa bingung dengan ekspresi Park Jong Ah. Gadis itu seperti orang yang linglung saat melihat sahabatnya Kang Dae.


"Ada apa denganmu Park? Kau terlihat tidak baik hari ini, apakah kau sedang tidak enak badan?


"Tidak Ed, aku baik-baik saja. Mungkin karena tugas-tugas dari Dosen baru kami yang begitu menumpuk dan membuatku sedikit tidak fokus." Kilah Park Jong Ah, ia tidak mungkin mengatakan bila dia sudah mengenal Kang Dae sebelumnya. Tentu, hal itu akan memberikan tanda tanya besar bagi semua orang.


"Benarkah? Kalau begitu kalian bisa bertanya padaku lain kali. Aku akan membantu dengan senang hati."

__ADS_1


"Benarkah? Kalau begitu kami tidak akan sungkan."


"Hey, bisakah kalian tidak menggunakan bahasa daerah kalian? Itu sangat tidak adil untukku!" Ucap Edward yang tidak mengerti akan percakapan yang dilakukan oleh Kang Daerah dan Yo Ri. Hal itu mengundang gelak tawa semua orang yang berada di meja itu.


"Bagaimana kalau hari ini kita pergi ke tempatku? Aku akan mentraktir kalian sepuasnya!"


"Benarkah? Wah...kau ternyata orang yang royal."


"Baiklah, ayo kita berangkat sekarang!"


Ke empat orang itu bangkit dari tempat duduk masing-masing, lalu menuju tempat parkir di mana mobil milik Edward. Mereka pun menuju tempat yang di maksudkan oleh Edward tadi.


Tibalah mereka di sebuah bar mewah, Edward membawa Park Jong Ah, Yo Ri dan Kang Dae ke dalam ruang VVIV miliknya. Di sana ke empat Mahasiswa itu menikmati makanan serta minuman yang tersedia sambil bernyanyi dan bersenda gurau.


"Aku ingin ke toilet, di mana tempatnya?" Tanya Park Jong Ah pada Edward dengan agak berteriak sebab musik yang menggema sangatlah nyaring.


Park Jong Ah mengangguk kemudian keluar, ia melihat pintu yang di maksud oleh Edward. Saat telah selesai dengan urusannya di dalam toilet, Park Jong Ah pun keluar. Tapi karena pintu toilet wanita dan toilet pria berhadapan, gadis itu tak sengaja menabrak seseorang yang keluar bersamaan dengannya.


'Lee Min Im.' Batin Park Jong Ah, dia ingin meminta penjelasan pada peri itu tentang siapa wanita yang bersamanya di toko aksesoris kemarin siang. Namun, tiba-tiba saja seorang wanita tiba dan langsung menghampiri Lee Min Im.


Tanpa berucap sepatah katapun, pria itu berlalu sambil merangkul mesra wanita asing itu di hadapan Park Jong Ah secara langsung. Hal itu makin menguatkan pendapat Park Jong Ah, mengenai perselingkuhan yang di lakukan oleh Lee Min I'm di belakangnya.


Dengan senyum getir di bibirnya, Park Jong Ah mencoba untuk menahan air matanya dan kembali ke ruangan di mana teman-temannya berada. Saat tiba di sana, Park Jong Ah langsung menenggak habis bir yang tersedia di atas meja. Membuat Yo Ri tercengang menatap gadis itu.


Saat Park Jong Ah ingin kembali meraih botol bir ke dua, tangannya di tahan oleh Edward.


"Ada apa denganmu? Bir ini memiliki kadar alkohol yang sangat tinggi. Kau bisa sakit bila terlalu banyak meminumnya."


"Lepas! Aku ingin meminum ini!" Ucap Park Jong Ah dan merampas kembali bir itu dari tangan Edward.

__ADS_1


Ketiga teman yang melihat tingkah Park Jong Ah malam ini sangat kebingungan. Ada apa dengan gadis manis yang selalu ceria itu? Setelah dia kembali dari toilet tiba-tiba saja dia menjadi sangat aneh. Tatapannya seperti orangtuanya sedang kecewa berat.


Kira-kira seperti itulah pertanyaan-pertanyaan yang muncul di hati ke tiga orang itu. Mereka membiarkan Park Jong Ah menghabiskan satu botol bir lagi. Hingga ketika gadis itu ingin meraih botol ke tiga, kini Yo Ri yang menahan lengan aahabatnya itu.


"Cukup Park! Ada apa denganmu?! Kau sudah gila?"


"Ya! Aku sudah gila! Pria brengsek itu yang sudah membuatku gila!" Terikanya, lalu kemudian terisak. Yo Ri mengetahui siapa pria yang di maksud oleh Park Jong Ah pun langsung memeluk sahabatnya itu. Berharap ia dapat mentransfer kekuatan bagi Park Jong Ah.


"Siapa pria yang dia maksud?!" Tanya Edward agak emosi. Dia sangat tau betapa Park Jong Ah menghargai hubungan keduanya. Bahkan dia menolak perasaannya secara langsung di malam itu.


"Aku juga tidak mengenal siapa dia, aku hanya mengetahui namanya dari Park Jong Ah."


"Kita bawa dia pulang dulu agar bisa menenangkan diri." Ucap Kang Dae memberi saran.


Mlihat keadaan Park Jong Ah yang sangat kacau, mereka berniat untuk membawanya pulang. Tapi tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang menatap kepergian mereka dari kejauhan.


Lee Min Im mengeratkan kepalan tangannya saat melihat Park Jong Ah di bawa oleh dua orang peria dalam kondisi mabuk berat.


'Ternyata kau telah banyak berubah semenjak berada di sini. Ku pikir kau adalah gadis yang polos dan tidak mengikuti pergaulan yang salah. Tapi ternyata kau tetaplah wanita murahan!' Batin Lee Min Im.


Dia benar-benar merasa kecewa atas apa yang dilihatnya. Wanita yang di pikirnya amatlah manis dan terlihat polos, rupanya tak ubahnya seekor Rubah liar.


(Prof author: Ya itu kan karna kamunya aja yang salah paham😧)


BERSAMBUNG...


Mohon dukungan kalian dengan memberikan komentar atau like dan favoritnya!


Semua itu sangat penting untukku...😊

__ADS_1


__ADS_2