ISTRI MASA DEPANKU

ISTRI MASA DEPANKU
MENGHADIRI PENTAS IM JEE SOK


__ADS_3

Hari ini Park Jong Ah dan Lee Min Im menghadiri sebuah penampilan seni dari sekolah Im Jee Sok, sesuai dengan janji mereka kemarin. Kehadiran tamu penting di sekolah itu, tentu menarik perhatian banyak orang yang juga menghadiri acara tersebut. Lee Min Im yang begitu tersohor akan kecerdasan dan kepandaiannya dalam memimpin perusahaan, membuat banyak orang begitu kagum pada sosok Lee Min Im.


"Selamat datang Presdir Lee, kedatangan Anda ke sekolah ini, benar-benar suatu kehormatan bagi kami." Ucap kepala sekolah yang menyambut kedatangan Lee Min Im dan pasangannya.


"Saya pun merasa senang bisa hadir di acara yang sekolah ini selenggarakan."


Kepala sekolah itupun membawa Lee Min Im dan Park Jong Ah menuju kursi penonton yang sudah di sediakan khusus oleh pihak sekolah. Sekolah itu bukan hanya menampilkan seni pentas, tapi juga pertunjukan musik dan tari. Para siswa dan siswi menampilkan pertunjukannya masing-masing. Hingga giliran Im Jee Sok dan teman-temannya kini tampil.


Gadis kecil itu berperan sebagai seorang putri salju. Karakternya yang lemah lembut, serta wajahnya yang manis, membuat peran yang ia lakonkan menjadi kian nyata. Usai pertunjukan berakhir, semua penonton memberikan tepuk tangan pada seluruh pemain opera mini tersebut.


Im Jee Sok turun dari panggung dan menghampiri Park Jong Ah serta Lee Min Im. Park Jong Ah merentangkan kedua tangannya untuk menyambut gadis kecil itu.


"Kakak! Bagaimana penampilanku? Apakah aku sudah bisa menjadi artis ternama kelak?"


"Apakah kau ingin menjadi artis?" Tanya Park Jong Ah dan diangguki oleh gadis kecil itu.


"Kau sangat cocok menjadi artis. Tenang saja, aku akan mencarikan atensi terbaik untukmu kelak, bila kau memang bersungguh-sungguh ingin menjadi artis."


"Benarkah? Tapi Kakak tidak mengizinkanku," Ucap Im Jee Sok dengan mata berbinar namun kembali tertunduk saat ingat Kakak satu-satunya tidak mengizinkan dirinya menjadi seorang aktris. Padahal, sejak ia masih duduk di bangku TK, Im Jee Sok sudah tertarik terjun ke dunia perfileman. Ia bahkan bercita-cita ingin menjadi seorang aktris besar, seperti almarhumah sang Ibu. Namun Lee Min Im melarang keras keinginan gadis kecil itu.


Park Jong Ah yang mendengar hal itu melirik ke arah Lee Min Im sekilas dan berbisik sesuatu di telinga Im Jee Sok. Setelah mendengar bisikan Park Jong Ah, wajah Im Jee Sok kembali ceria.


"Sekarang kau pergilah lebih dulu ke mobil, aku ingin bicara dengan Kakakmu."

__ADS_1


Im Jee Sok dengan patuh pergi ke mobil mereka, sedangkan Lee Min Im yang penasaran akan hal apa yang dibisikkan oleh Park Jong Ah hingga membuat Adiknya kembali bersemangatpun menanyakan itu.


"Jangan memberikan sebuah harapan palsu bila kau tidak bisa mewujudkannya. Membisikkan apa kau tadi?"


"Aku memang tidak bisa, tapi tidak dengan dirimu bukan? Aku hanya mengatakan padanya bila kau pasti mengizinkannya kelak."


"Mengapa kau bisa begitu yakin?"


"Tentu saja," Jawab Park Jong Ah singkat dan meninggalkan Lee Min Im menuju mobil, menyusul Im Jee Sok yang sudah lebih dulu di sana. Sedangkan Lee Min Im hanya menatap kepergian calon istrinya itu dengan tatapan gemas.


Saat Lee Min Im ingin menyusul kedua gadis terpenting dalam hidupnya, ponsel pada saku celana yang ia kenakan berdering. Lee Min Im melihat layar gawang tersebut dan terlihatlah nama seseorang di sana.


"Ya?"


"Bagus! Ingat, atur penjagaan sekitar seketat mungkin, aku tidak mau ada kesalahan sedikitpun di acara pesta pernikahanku nanti!"


"Baik Tuan!"


Panggilan pun berakhir, Lee Min Im ikut masuk ke dalam mobil dan membawa Park Jong Ah serta Adiknya menuju sebuah butik mewah.


"Kita mau apa di sini Kak?" Tanya Im Jee Sok yang tidak mengerti mengapa mereka justru berhenti di sebuah butik dan bukannya langsung pulang ke rumah. Sementara Park Jong Ah yang pernah datang ke tempat itu, tau alasan mengapa Lee Min Im membawanya kembali ke sini. Gadis itu hanya memandang Lee Min Im dengan tatapan berkaca-kaca.


"Apakah..?" Tanya Park Jong Ah menggantung namun tetap di anggukan oleh Lee Min Im yang sudah tau maksud pertanyaan sang kekasih. Park Jong Ah menutup mulutnya seketika, ia seakan masih belum percaya bila akhirnya mereka akan melangsungkan pernikahan. Sedangkan Im Jee Sok makin bingung dengan kelakuan dua orang di hadapannya ini.

__ADS_1


Lee Min Im turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Park Jong Ah. Pria itu membawa calon istri beserta sang Adik memasuki butik tersebut. Sesampainya di dalam sana, kedatangan mereka telah di sambut oleh para pegawai butik, serta makeover ternama yang akan merias para pengantin.


"Kau kenakanlah itu! Malam ini, kau akan menjadi pendamping mempelai wanita malam ini."


Mendengar hal itu, Im Jee Sok melompat-lompat kegirangan. Kini ia tau alasan sang Kakak membawa mereka je tempat ini. Rupanya hari yang ia nanti-nantikan telah tiba. Kakaknya akan menikah dengan wanita terbaik yang amat ia cintai.


...----------------...


Di dalam kamarnya, Han Kyong Si tengah membaca beberapa informasi tentang Park Jong Ah, yang sudah ia dapatkan dari orang suruhannya. Gadis itu memiliki sebuah ide untuk membuat Park Jong Ah meninggalkan pujaan hatinya Lee Min Im.


"Culik orang yang ada di foto ini, aku mau dia menjadi penebus kesalahan yang telah dilakukan oleh Kakaknya." Ucap Han Kyong Si pada seseorang melalui telepon dan kemudian mengakhirinya.


"Kau tunggu saja wanita j4l4ng! Mimpimu untuk memiliki Lee Min Im akan segera musnah! Dan akulah wanita terakhir yang akan bersanding dengannya! Hahahaha..." Tawa Han Kyong Si menggelegar keseluruhan kamar. Ia sudah dapat membayangkan kehidupannya bersama Lee Min Im kelak.


BERSAMBUNG....


...**CERITA INI HANYALAH KARANGAN DARI AUTHOR BELAKA!!!...


...DAN BILA TERDAPAT KESAMAAN NAMA, TEMPAT KARAKTER DAN SEBAGAINYA ITU HANYALAH KETIDAK SENGAJAAN....


Mohon dukungan kalian dengan memberikan like, komen dan juga voteπŸ˜„


Dukungan kalian sangat berguna bagi AUTHOR, makasih yang udah setia menanti kelanjutan cerita ini

__ADS_1


Iβ™‘U READER'S 😘😘😘**


__ADS_2