
Kim Nam Jun terdiam mendengar penuturan Park Jong Ah, ia tidak menyangka bila Park Jong Ah saat ini tengah dekat dengan Lee Min Im. Kim Nam Jun sudah sejak lama menyukai Park Jong Ah, ia pun berencana untuk menyatakan cintanya waktu itu namun, sayang Park Jong Ah sudah lebih dulu menolaknya mentah mentah.
Kim Nam Jun tertarik pada Park Jong Ah bukan, hanya karena kecantikan dan kecerdasan yang dimiliki oleh gadis itu, tetapi juga sifat ramah dan baik hati yang dimilikinya. Park Jong Ah adalah gadis remaja yang terkenal lemah lembut di lingkungan sekolahnya namun, entah mengapa bila bertemu dengan Kim Nam Jun sifat Park Jong Ah berubah 360 derajat.
Park Jong Ah menggamit lengan Lee Min Im dengan mesra di hadapan Kim Nam Jun. Gadis itu pun tersenyum manis pada pria di sampingnya itu, lalu menariknya pergi meninggalkan Kim Nam Jun dan wanita yang bersamanya.
"Ayo Oppa, kita menjauh dari sini. Melihat wajah mereka membuatku lebih takut dari pada berhadapan dengan para hantu yang ada disini."
Degh..!
Jantung Lee Min Im dan Kim Nam Jun berdentum kala Park Jong Ah memanggil Lee Min Im dengan sebutan "Oppa". Bila Lee Min Im merasa degupan di dadanya merupakan keterkejutan yang membahagiakan, lain ceritadengan Kim Nam Jun. Pria itu merasa kesal dan tidak suka mendengar panggilan "Oppa" dari Park Jong Ah pada Lee Min Im.
Namun, tidak ada yang bisa Kim Nam Jun perbuat untuk melarang Park Jong Ah bersama dengan Lee Min Im. Ia hanya bisa menatap kepergian kedua orang itu dari hadapannya.
Setelah merasa cukup jauh dari Kim Nam Jun, Park Jong Ah buru-buru melepaskan pegangan tangannya dari Lee Min Im. Ia berdehem untuk menghilangkan kecanggungan di antara mereka berdua.
"Ehem..! Maaf atas barusan." Ucap Park Jong Ah dengan raut wajah yang sudah merah padam.
"Tak apa," ucap Lee Min Im santai, kemudian kembali melangkah. Kalau bisa jujur dia sebenarnya sangat senang saat Park Jong Ah menggamit lengannya tadi.
Keduanya tiba di pintu keluar bersamaan dengan pengunjung lain. Buru-buru Park Jong Ah dan Lee Min Im berlari keluar untuk mendahului pengunjung lain, agar mendapatkan kesempatan pertama dan memenangkan lomba.
__ADS_1
Tak sis-sia perjuangan Park Jong Ah dan Lee Min Im berlarian, keduanya memenangkan perlombaan yang diadakan oleh tempat hiburan rumah hantu tersebut.
Park Jong Ah dan Lee Min Im sangking senangnya hingga tanpa sadar mereka saling berpelukan. Dengan nafas terengah dan senyum merekah di wajah keduanya kemudian tersadar. Buru-buru mereka melepaskan pelukan kemudian saling membelakangi masing-masing. Hingga teman-teman Lee Min Im yang lain muncul dan menghampiri keduanya.
"Hei aku rasa sudah cukup dulu, bagaimana kalau kita makan? Aku sudah sangat kelaparan." Ji Seok, teman Lee Min Im yang ikut pergi bersamanya.
"Em, ya itu ide bagus! Kebetulan akupun sudah sangat kelaparan." Ucap yang lain lagi. Akhirnya mereka semu pergi mencari makan di cafe yang tersedia di taman hiburan tersebut.
"Sepertinya meja di sini sudah penuh," Ucap Kim Nam Jun yang melihat sekeliling, sudah tidak ada meja kosong lagi.
"Kalau begitu, kita makan di sini saja. Toh kita pernah satu rombongan saat kegiatan sosial di desa waktu itu." Ajak Ji Seok, pada Kin Nam Jun yang terlihat sungkan pada mereka. Ia tidak mengetahui bila ada di antara mereka yang tidak menginginkan kehadiran Kim Nam Jun dan teman wanitanya.
Sialnya, lagi-lagi mereka harus bertemu dengan Kim Nam Jun dan teman wanitanya. Belum cukup di situ saja, meja di tempat itu pun sudah penuh jadi terpaksa mereka makan di meja yang sama.
Lee Min Im yang mengetahui ketidak nyamanan Park Jong Ah di tempat itu mencoba untuk mengalihkan pikiran Park Jong Ah. Lee Min Im yang duduk bersebelahan dengan gadis manis itu, lalu mengeluarkan benda pipih dari sakunya dan menunjukkan beberapa foto yang mereka ambil saat berada di wahana rumah hantu tadi.
Kim Nam Jun terus memperhatikan raut wajah Park Jong Ah yang terlihat bahagia. Senyum manis yang mampu menghipnotis siapa pun dan seakan ikut menularkan kebahagiaan yang tengah dirasakannya.
Tapi sayangnya, senyum itu tidak pernah tertuju padanya. Entah mengapa gadis yang semula begitu ramah dan baik padanya itu, kini berubah dingin dan terlihat sangat membencinya.
"Wah, apakah ini tempat hantu yang berwajah seram pertama tadi muncul?" Tanya Park Jong Ah antusias. Ia tak lagi memperdulikan kehadiran Kim Nam Jun dan teman wanita dihadapannya. Gadis itu terus fokus pada ponsel milik Lee Min Im di tangannya hingga pesanan mereka tiba.
__ADS_1
Lee Min Im yang melihat Kim Nam Jun terus memperhatikan Park Jong Ah pun makin mendekatkan diri pada gadis itu. Dia seakan sengaja ingin memperlihatkan kedekatannya dengan Park Jong Ah.
Bahkan ketika makanan telah diantar oleh pelayan, Lee Min Im menyuapi Park Jong Ah dengan kentang goreng pesanannya. Park Jong Ah agak ragu menerima suapan kentang goreng dari Lee Min Im namun, ia tetap membuka mulutnya kemudian memberikan senyum termanisnya.
Degh..! 'Astaga! Betapa imutnya.' Senyuman di wajah Park Jong Ah terlihat seperti boneka di mata Lee Min Im. Membuat jantungnya lagi-lagi berdegup kencang.
Usai menghabiskan makanan, mereka kembali menikmati wahana yang berada di taman hiburan itu. Seharian ini mereka semua benar-benar menghabiskan hari di tempat itu. Bersenang-senang di beberapa wahana yang tersedia di sana. Hingga sore hari tiba, mereka memutuskan untuk kembali kerumah masing-masing.
Lee Min Im mengantarkan Park Jong Ah kembali ke rumahnya menggunakan mobil. Park Jong Ah terlihat kelelahan, gadis itu tertidur dengan pulasnya sepanjang perjalanan pulang. Bahkan saat mobil telah berhenti di depan rumahnya Park Jong Ah masih belum terbangun.
Lee Min Im awalnya ingin membangunkan gadis itu namun, di urungkannya saat melihat betapa imutnya wajah Park Jong Ah yang tengah tidur. Ia memutuskan untuk lebih lama menikmati wajah Park Jong Ah sambil mengambil beberapa foto untuk disimpannya.
BERSAMBUNG...
*sorry lama ga up,ada beberapa masalah yang aku hadapi dan baru bisa ku selesaikan hari ini....๐ณ
masalahnya ga rumit sih,tapi sangat berpengaruh.
Ya...kalian tau lah,deritanya masyarakat kalangan menengah kebawah,apa lagi kalau bukan kuota internet yang ke habisan๐๐
makasih yang masih setia nunggu kelanjutan cerita ini๐๐
__ADS_1
I Love You All๐๐