ISTRI MASA DEPANKU

ISTRI MASA DEPANKU
MENJADI MALAIKAT MAUT


__ADS_3

'Di mana aku? Siapa yang telah berani membawaku ke tempat ini?'


Wanita itu mencoba mengingat-ingat kejadian yang menimpanya, sebelum dia berakhir di tempat gelap ini.


FLASH BACK ONN...


"Nyonya, saya dengar tuan Lee hari ini akan membawa istrinya menuju rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan." Ucap bertubuh tegap. Ia adalah orang kepercayaan Han Kyong Si.


"Ikuti terus ke manapun Mereka pergi, bila ada kesempatan bunuh wanita j4la4g itu!"


"Baik nyonya!"


Dengan senyum jahatnya,Han Kyong Si menantikan kabar baik dari orang-orang suruhannya untuk menghabisi nyawa Park Jong Ah. Ia tidak rela, setelah bertahun-tahun menunggu kepastian dari Lee Min Im tentang hubungan mereka, Park Jong Ah tiba-tiba muncul dan melenyapkan segalanya. Hal itu membuat tidak terima dan berusaha sekeras tenaga untuk memisahkan keduanya. Diam-diam Han Kyong Si telah merencanakan semua hal, agar Lee Min Im dan Park Jong Ah dapat berpisah dan ia dapat kembali bersama Lee Min Im.


Cinta yang telah tumbuh selama hampir dua puluh lima tahun lamanya, telah berakar dalam dan kuat di dalam hati. Han Kyong Si tidak dapat merelakan Lee Min Im bersama dengan wanita lain siapapun itu.


"Nyonya, mereka telah tiba di sebuah tempat yang sangat sepi."


"Cari beberapa orang untuk memisahkan mereka, dan bila ada kesempatan segera lenyapkan wanita itu!" Titah Han Kyong Si pada orang kepercayaannya. Ia tersenyum kala membayangkan dirinya akan segera bersama dengan Lee Min Im kembali.


"Kali ini kita lihat, apakah kau masih bisa selamat dari orang-orang ku." Ucap Han Kyong Si dengan tawa jahatnya. Ia melangkah menuju kursi yang berada di dekat jendela kemudian memesan sebuah tiket untuk menuju pulau pribadinya. Ia harus berpura-pura tidak mengetahui tentang kejadian yang menimpa Park Jong Ah dan akan kembali saat Lee Min Im telah benar-benar kacau.

__ADS_1


"Maafkan aku karena bersikap kejam, ini semua demi kebaikan kita. Lalu setelah kau hancur, aku akan datang dan menghiburmu. Saat itu pula aku yakin, kau akan bertekuk lutut kepadaku."


"Nyonya kami telah berhasil. Wanita itu kehilangan banyak darah, dan di sini tidak ada seorangpun. Oh sial! Ban Swon datang." Tutur orang kepercayaan Han Kyong Si dengan suara bergetar. Kemungkinan pria itu tengah berlari meninggalkan tempat kejadian.


"Cepat pergi dari sana! Ingat, jangan tinggalkan bukti sedikitpun." Setelah percakapan berakhir, Han Kyong Si menuju bandara dengan mobil pribadinya. Sepanjang perjalanan, senyum puas tak lepas dari wajah cantiknya. Han Kyong Si benar-benar bahagia akan kabar yang diberikan oleh orang suruhannya. Ia sangat yakin, Park Jong Ah kali ini pasti akan mati.


Setelah tiba di pulau pribadinya, Han Kyong Si menikmati waktu bersantai di tepi pantai. Wanita itu merayakan kegembiraan atas suksesnya rencana yang telah ia buat. Han Kyong Si berpikir Lee Min Im akan segera meninggalkan Park Jong Ah, karena tidak dapat menjaga calon bayi mereka. Dan di saat itu, ia akan muncul sebagai penghibur duka Lee Min Im.


Namun, tanpa ia sadari, sekelompok pria telah berjalan mendekatinya dengan membawa kain hitam. Salah satu dari mereka itu menyekap dan membawanya menuju mobil van. Karena Han Kyong Si selalu mencoba memberontak, terpaksa para pria-pria itu membuatnya pingsan dengan cara memukul bagian belakang kepala wanita itu. Hingga kini, Han Kyong Si telah berada di sebuah gedung yang terbengkalai. Tempat yang begitu gelap menyeramkan dan dengan keadaan terikat.


FLASH BACK OFF...


Tubuh Han Kyong Si menggigil ketakutan, hingga keringat pun bercucuran dari dahi dan seluruh tubuhnya. Langkah itu semakin dekat, hingga sebuah lampu menyala tepat di atas kepalanya. Awal mula Han Kyong Si tidak dapat melihat siapakah orang yang berdiri di hadapannya ini karena terlalu silau. Namun, semakin lama pandangnya semakin jelas dan ia tahu siapakah pria yang ada di hadapannya. Han Kyong Si begitu bahagia melihat Lee Min Im lah yang berdiri di hadapannya saat ini. Ia mengira, Lee Min Im akan menyelamtaknanya. Lee Min Im mengambil kain yang berada di mulut Han Kyong Si dan menatap tajam ke arah wanita itu.


"Untunglah kau datang. Lee, cepat tolong aku. Aku tidak tahu siapa yang membawaku kemari." Pinta Han Kyong Si dengan nada memelas. Wanita itu masih belum tau, bila Lee Min Im tengah mencoba bersabar terhadapnya.


"Jangan pernah berharap, aku akan menolongmu. Kau telah berurusan dengan orang yang salah! Kau berani menyentuh orang-orang yang penting dalam hidupku. Maka aku akan menjadi malaikat maut yang akan mencabut nyawamu."


"Apa yang kau maksud? A..aku tidak mengerti apa yang kamu katakan. Kumohon lepaskan aku Lee."


Lee Min Im yang sudah amat muak mendengar ucapan Han Kyong Si melayangkantangannya ke arah wajah wanita itu.

__ADS_1


Plak...!


Sebuah tamparan bersarang di wajah wanita itu hingga sudut bibirnya mengeluarkan cairan kental yang berwarna merah.


"Kau masih tidak mengakui perbuatanmu! Baiklah, aku memiliki caraku sendiri untuk membuatmu mengaku." Lee Min Im membawa sebuah gunting besar yang biasa digunakan tukang kebun untuk memotong cabang ranting pohon. Ia meraih salah satu jari telunjuk Han Kyong Si dan memotongnya.


"Aaaaa...!!!" Teriak terkait wanita itu dengan air mata yang bercucuran.


"Mengapa kau melakukan ini? Mengapa Kau kejam padaku Lee? Apa salahku?"


"Rupanya bahkan bila kau sudah kehilangan salah satu jari tanganmu pun, masih tidak ingin mengaku? Baiklah, aku akan dengan senang hati memotong satu jari tanganmu lagi. Kau bisa pilih, jari tangan mana Yang ingin kau kurangi?" Tatapan Lee Min Im kali ini benar-benar amat menyeramkan. Membuat Han Kyong Si sadar, bila Lee Min Im tidak main-main akan ucapannya. Kini ia tau, bila Lee Min Im pasti telah mengetahui dirinya berada di balik peristiwa yang menimpa Park Jong Ah. Namun Han Kyong Si masih tidak ingin mengakui itu semua.


BERSAMBUNG....


...**CERITA INI HANYALAH KARANGAN BELAKA!...


...BILA TERDAPAT KESAMAAN NAMA, KARAKTER DAN LAINNYA ITU HANYALAH KEBETULAN SEMATA**....


Mohon dukungan kalian dengan memberikan like, komen dan juga vote


Jangan lupa untuk menjadikan cerita ini sebagai favorit kalian ya...

__ADS_1


__ADS_2