
Lee Min Im kembali ke perusahaan dengan pikiran yang sangat kacau. Sepanjang hari laki-laki itu hanya memandangi layar laptopnya dengan tatapan kosong.
Tok..tok...
Bahkan suara , tukang di pintubtak mampu menyadarkannya dari lamunan. Dua orang pria bertubuh tegap dan berwajah tampan masuk lalu duduk di kursi depan lelaki itu.
"Hei dia bahkan tidak menyadari kehadiran kita, mungkinkah otaknya telah bermasalah?" Tanya salah satu pria itu padatemannya. Sedangkan temannya itu hanya menggedikkan bahunya.
Brak....!
Lee Min Im terkejut bukan main setelah Song Khiu menggebrak meja untuk menarik kembali Lee Min Im dari dunia lamunannya.
"Ada apa denganmu? Andai saja kami berdua adalah pembunuh, aku yakin hari esok sudah akan ada pemakaman untukmu."
"Hahaha... kau Seo Khiu benar! Hampir lima tahun kau sudah tidak melamun seperti tadi lagi, apakah ini bersangkutan dengan wanita itu?" Tanya Song Hye Gun.
Kedua lelaki itu adalah sahabat Lee Min Im semenjak SMA dan kini sudah sama-sama memiliki Perusahaan masing-masing.
Lee Min Im tidak menjawab, pria itu hanya mengangguk lemah. Namun, anggukan dari lelaki itu justru membuat kedua sahabatnya melebarkan bola mata.
"Apakah dia telah kembali? Kalian bertemu kembali?"
Dan lagi-lagi Lee Min Im hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Lalu, apa yang kau lakukan? Apakah kau telah menanyakan mengapa dia dulu berselingkuh?"
"Ya, tapi dia menyangkalnya. Dia mengatakan bila dia telah menolak permintaan lelaki itu, bahkan Park Jong Ah pun tidak segan-segan untuk bersumpah. Tapi aku sangat yakin aku mendengar dengan jelas bila dia telah menerimanya."
Song Hye Gun dan Seo Khiu terdiam sejenak ikut mencerna masalah yang terjadi.
"Apakah selama kau mengenalnya dulu dia adalah sosok gadis yang terlihat dapat menyembunyikan atau merahasiakan sesuatu?" Tanya Song Hye Gun.
Seo Khiu langsung memotong lebih dulu pertanyaan dari salah satu sahabatnya itu tanpa memberikan Lee Min Im kesempatan untuk menjawab.
"Kau tidak bisa berpatokan pada sifatnya di mana lalu. Siapa tau selama dia tinggal di London sifatnya telah berubah dibatasi pengaruh lingkungan."
"Ya, kau benar! Tapi bila Lee memang mencintainya, dia akan menyadari gadis itu tengah berbohong atau mengucapkan hal yang sesungguhnya."
__ADS_1
Lee Min Im terdiam sejenak, ia merasa ada yang di ucapkan oleh Song Hye Gun adalah benar.
Bila diingat kembali, saat dia dan Park Jong Ah berbicara masalah pernyataan cinta yang di ungkapkan oleh pria di pesta itu, Park Jong Ah nampak sangat tenang.
Bukankah bila seseorang telah melakukan kesalahan dia akan nampak gugup?
Tapi Park Jong Ah justru terlihat yakin akan jawaban yang diucapkannya. Bahkan sebelum gadis itu pergi, mata Park Jong Ah menyiramkan kekecewaan yang mendalam.
'Apalah aku yang telah salah terhadapnya selama ini? Tapi bagaimana dengan yang ku dengar malam itu?' pikir Lee Min Im.
Melihat ekspresi ketegangan dari wajah Lee Min Im, Song Hye Gun dan Seo Khiu yakin bila sahabat mereka telah menyadari sesuatu.
"Aku rasa kau harus membicarakan masalah ini sekali lagi padanya. Dan pastikan kali ini kau tidak melakukan kesalahan yang sama hingga membuat gadis itu akhirnya menjauhimu."
...----------------...
Tok...tok...
Terdengar suara ketukan di pintu ruangan milik Park Jong Ah. Kemudian munculkan wajah seorang gadis muda yang tersenyum hangat padanya.
"Yo Ri? Masuklah!"
"Are you ok?" Tanya Yo Ri, sambil menggenggam lengan Park Jong Ah dan wajah hawatir.
"Ya," Jawab Park Jong Ah sedikit menggantung.
Dan sebagai sahabat yang sudah menemani Park Jong Ah selama hampir lima tahun, Yo Ri tau bila gadis itu sedang tidak baik-baik saja.
"Apa yang dia lakukan padamu semalam?"
"Maksudmu?"
"Kau tidak perlu menutupinya lagi, kami bertiga telah melihat kejadian di mana Lee Min Im membawamu pergi dari bar."
Park Jong Ah tak dapat lagi membendung air matanya, mungkin inilah saatnya dia membagi sedikit beban di hatinya. Park Jong Ah menangis di dalam pelukan sahabatnya itu.
"Aku tidak tau harus bagaimana lagi untuk menjelaskan padanya mengenai apa yang terjadi di pesta kaum bangsawan malam itu."
__ADS_1
"Pesta kaum bangsawan?" Yo Ri mulai memutar memory ingatannya yang tertuju pada pesta yang di adakan oleh keluarga Edward sewaktu mereka baru berada di London dulu.
"Maksudmu dia hadir di pesta malam itu? Lali kenapa dia tidak mrnghampirimu?"
"Dia lebih dulu mendengar pernyataan cinta dari Edward."
"Bukankah kau menolaknya malam itu?"
Park Jong Ah mengangguk, ia menyeka air matanya dan menatap wajah sahabatnya itu.
"Kurasa dia hanya mendengar ketika Edward menyatakan cinta padaku lalu pergi tanpa mendengarkan penolakan dariku."
Yo Ri menghembuskan nafasnya berat, ia lalu tersenyum dan menggenggam jemari Park Jong Ah.
"Tenanglah! Bila ia memang jodohmu, maka akan ada jalan untuk kalian bersama. Sekarang bukan waktunya untuk bersedih. Aku kembali jauh-jauh dari luar negri bukan untuk melihat wajah kusutmu. Ayo sekarang kita menghabiskan waktu di luar untuk bersenang-senang."
Park Jong Ah tersenyum lalu mengangguk. Mungkin dengan menerima ajakan dari sahabaynya Yo Ri akan mampu menghilangkan penat di dalam dadanya.
Kedua gadis itupun pergi meninggalkan rumah sakit, untungnya jam tugas Park Jong Ah telah berakhir jadi dia bisa dengan leluasa pergi bersama Yo Ri.
Dengan mengendarai mobil milik Yo Ri, mereka menuju sebuah pantai yang menyusahkan pemandangan indah di sore hari.
Dengan langkah santai, Park Jong Ah dan Yo Ri menyusuri jalanan berpasir di pantai itu. Hingga keduanya telah tiba di sebuah bungalow besar yang telah di sewa oleh Edward untuk mereka.
"Malam ini kita akan mengadakan barbeque, jadi tolong Aku untuk mempersiapkan semuanya!" Ucap Edward yang menyambut kedatangan dua gadis cantik itu.
Yo Ri dan Park Jong Ah mengangguk setuju sengal senyum manis di wajah mereka. Saat tiba di dalam bungalow Kang Dae nampak tengah sibuk dengan daging dan beberapa sosis di tangannya.
Yo Ri dan Park Jong Ah pun kemudian membantu pria tampan itu untuk menyiapkan bumbu serta bahan lain yang akan di butuhkan.
BERSAMBUNG.....
......CERITA INI HANYALAH KARANGAN SEMATA!......
...BILA TERDAPAT KESAMAAN NAMA, KARAKTER DAN KEJADIAN ITU HANYALAH KEBETULAN SEMATA....
MOHON DUKUNGAN KALIAN DENGAN MEMBERIKAN LIKE, KOMEN DAN VOTE. KALAU BISA JADIKAN FAVORITNYA YA...
__ADS_1