
Park Jong Ah menceritakan semua tentang masa lalu hubungan antara dirinya dan Kim Nam Jun. Dan perselingkuhan yang dilakukan oleh Kim Nam Jun, hingga membuatnya kembali ke masa kini untuk memperbaiki masa depannya.
"Jadi dia juga datang ke masa ini untuk mengulang kehidupannya denganmu?"
"Mungkin,"
"Lalu bagaimana denganmu? Apakah kau ingin kembali bersamanya?"
"Pertanyaan konyol macam apa itu? Apakah aku terlihat sebodoh itu? Bagaimana mungkin aku kembali dengan orang yang jelas-jelas tidak pernah menghargai kesetiaan dan pengorbananku."
"Apakah kau yakin?"
Kini Park Jong Ah menatap Lee Min Im dengan tatapan dingin. Ia mulai jengkel dengan pertanyaan dari lelaki itu dan membuat Lee Min Im langsung menghentikan pertanyaannya. Ia tidak ingin Park Jong Ah kembali marah padanya.
"Aku hanya takut kehilanganmu," gumam Lee Min Im pelan dengan ekspresi wajah layaknya anak berusia delapan tahun.
Cup..!
Park Jong Ah mengecup bibir Lee Min Im lembut, ia kemudian mencubit pipi pria itu dengan gemas.
"Tenanglah CEO Lee, aku tetap milikmu." Ucapnya yang membuat Lee Min Im tersenyum lebar.
Lee Min Im langsung m3lum4t b1bir Park Jong Ah cukup lama. Ia menghentikan adu mulut mereka setelah sama-sama hampir kehabisan nafas.
"Baiklah aku percaya padamu." Lee Min Im melajukan mobilnya dan meninggalkan halaman rumah sakit.
"Kita akan kemana?" Tanya Park Jong Ah saat melihat mobil yang mereka tumpangi melewati tempat tinggalnya.
"Kita akan memilih gaun pengantin." Jawab Lee Min Im dengan entengnya.
"A..apa?"
"Ya, minggu depan kita akan melaksanakan pesta pernikahan. Jadi, malam ini aku akan mengjakmu untuk memilih gaun pengantin yang cocok."
"Ta..tapi,"
__ADS_1
"Apakah kau tidak setuju?"
"Bukan, aku tentu saja menantikan hal ini. Hanya saja, bukankah ini terlalu cepat? Bagaimana dengan kedua orang tuaku?"
"Aku sudah berbicara dengan mereka, dan merekapun susah memberikan restu untuk hubungan kita."
Park Jong Ah tidak dapat berkata apapun lagi, ia benar-benar takjub akan perlakuan Lee Min Im padanya. Mobil mereka pun berhenti di sebuah butik mewah nomor satu di kota itu. Lee Min Im menggandeng tangan Park Jong Ah dan memasuki tempat itu.
Para pegawai dan Manajer butik menyambut kedatangan Lee Min Im dan pasangannya.
"Selamat datang Presdir Lee,"
"Bantu istriku untuk menemukan gaun yang cocok."
"Baik. Mari Nyonya, kami akan membantumu." Para Manajer dan pelayan butik membawa Park Jong Ah berkeliling dan mencoba satu per satu gaun pengantin terbaik di sana.
"Ini adalah gaun pengantin terbaru yang dirancang oleh desainer prancis. Gaun ini terbuat dari bahan yang berserat emas dan berhiaskan permata. Juga mutiara-mutiara asli paling mahal."
Park Jong Ah menatap kagum pada gaun yang ia kenakan saat ini. Bahannya terasa amat nyaman dan model yang sangat cantik.
"Apakah Anda baik-baik saja Nyonya?" Tanya Manajer butik yang merasa hayati akan keadaan Park Jong Ah saat ini. Wajah gadis itu nampak agak pucat dan beberapa kali menggelengkan kepala.
"Ya, aku baik-baik saja."
Park Jong Ah pun keluar dari dalam ruang ganti bersamaan dengan Lee Min Im yang mengenakan tuksedo. Rupanya pria itu juga mencoba beberapa jas yang cocok di tempat itu.
"Kau terlihat begitu cantik." Puji Lee Min Im pada Park Jong Ah saat melihat wanita pujaannya yang mengenakan gaun pengantin mereka. Park Jong Ah tersenyum pada Lee Min Im dan ingin kembali memuji pria itu. Namun, tangan Park Jong Ah di tarik oleh seorangwanita. Bahkan wanita itu juga melayangkan sebuah tamparan keras di pipi mulus Park Jong Ah.
Plak..!!
"Dasar wanita j4lang! Berani-beraninya kau merebut tunanganku?!"
Dan seketika itu juga tubuh Park Jong Ah limbubg, gadis manis itu langsung tak sadarkan diri. Lee Min Im yang melihat hal itu langsung menangkap tubuh Park Jong Ah sebelum menyentuh lantai.
"Kau! Bila sampai terjadi sesuatu pada calon istriku, aku tidak akan melepaskanmu!"
__ADS_1
Lee Min Im bergegas membawa Park Jong Ah menuju rumah sakit. Sepanjang jalan wajahnya terlihat amat tegang.
Setibanya di rumah sakit para Dokter langsung menyambut kedatangan mereka dan membawa Park Jong Ah menuju ruang rawat untuk melakukan pemeriksaan.
Sedangkan Lee Min Im menanti di luar dengan gelisah. Ia takut terjadi sesuatu hal yang buruk pada kekasihnya itu. Tak lama seorang Dokter keluar dengan wajah tersenyum lebar.
"Selamat Presdir Lee, Dokter Park kini sedang mengandung anak kalian. dan kemungkinan usia kandungannya telah menginjak tiga minggu."
"Ja..jadi dia...?"
Dokter wanita sekaligus rekan kerja Park Jong Ah itu pun mengangguk untuk meyakinkan Lee Min Im atas apa yang di dengarnya. Lee Min Im melompat kegirangan, ia bahkan langsung masuk ke ruangan Park Jong Ah dan memeluk tubuh wanita itu yang masih belum sadarkan diri.
"Di dalam sana sudah ada jiwa baru, hanya saja ada masalah dengan kandungan Dokter Park." Pernyataan Dokter wanita itu memudahkan senyuman di wajah Lee Min Im.
"A..apa? Masalah apa?"
"Janin Dokter Park sangat lemah mungkin disebabkan oleh stres atau juga kelelahan. Saya menyarankan Dokter Park untuk bedstead untuk sementara waktu." Ujar Dokter wanita itu memberi saran.
"Baiklah, terimakasih atas bantuannya."
Sepeninggalan Dokter tadi, Lee Min Im menjaga dan menunggu kesadaran Park Jong Ah. Ia duduk di sisi gadis itu sambil terus menggenggam jemarinya.
"Terimakasih...terimakasih sayang, aku berjanji akan selalu menjaga kalian." Bisik Lee Min Im di telinga Park Jong Ah.
BERSAMBUNG....
...**CERITA INI HANYALAH KARANGAN DARI AUTHOR BELAKA!!!...
...DAN BILA TERDAPAT KESAMAAN NAMA, TEMPAT KARAKTER DAN SEBAGAINYA ITU HANYALAH KETIDAK SENGAJAAN....
Mohon dukungan kalian dengan memberikan like, komen dan juga voteπ
Dukungan kalian sangat berguna bagi AUTHOR, makasih yang udah setia menanti kelanjutan cerita ini
Iβ‘U READER'S πππ**
__ADS_1