
“Moree..ponsel baru untuk mu di dalamnya sudah tersimpan nomor ayah mu dan suami mu,bintang masa lalu mu,aku tidak tahu nomornya,jangan coba menyimpannya juga kalau kau punya nomornya.”
Cium mesra Your Husband.
wajah Kareen berseri-seri membaca pesan yang Arka tulis untuknya,mungkin takdir tak selamanya kejam takdir hanya ingin menuntunnya menemukan kebahagian dengan cara yang Tuhan kehendaki.Kareen melirik ke kanan dan ke kiri,di meja makan hanya ada JJ,kereta bayi dan bibi Shanty.
“JJ sayang Pagi.”JJ mengeluarkan senyum menawannya,Kareen menyapa
bibi Shanty yang duduk di samping JJ.
“Bibi Shanty selamat pagi.”sapa Kareen dengan senyum lebar,bibi Shanty mengangguk dan membalasnya.
“Selamat lagi juga nona Kareen,nona Kareen apa Nona dalam suasana hati yang baik hari ini?”tanya Bibi Shanty sambil tersenyum,Kareen menjawabnya dengan sedikit anggukkan.
“JJ sayang di mana papi Arka?”tanya Karen pada JJ.
JJ menyilang kan kedua lengannya di depan dada,sebelah alisnya terangkat kemudian menatap lurus ke arah Kareen.
“Mommy Kareen,apa kau merindukan papi Arka hemm?”tanyanya memandang penasaran pada Kareen,roti bakar yang sedang Kareen makan tiba-tiba saja menyangkut di tenggorokan,ia ter batuk,JJ meloncat dan buru-buru memberinya gelas berisi susu.
“Mommy Kareen maafkan JJ,JJ tidak bermaksud menyakiti mommy Kareen.”
Kareen melihat tubuh Bibi Shanty menegang dan pandangannya diliputi rasa ketakutan“Ya Tuhan aku ini bukan ibu tiri yang kejam!”Kareen menggerutu dalam hati.
“JJ sayang mommy Kareen baik-baik jangan menangis sayang.”
Kareen mencium lembut sudut kelopak mata JJ, mengurusi JJ dan JJ kecil adalah tanggung jawabnya ini sudah seperti rutinitas baginya dan ketika malam tiba seperti biasa Kareen akan menunggu kedatangan Arka di sofa ruang tamu,terkadang dia ketiduran saat menunggu Arka lalu esok paginya Kareen sudah menemukan dirinya terbaring di atas ranjang.
Oke malam ini dia tidak akan kalah oleh rasa kantuk,seorang diri menunggui suami tercintanya pulang,bel di pintu berbunyi tanpa henti,Kareen merapikan dirinya,dia harus tampak secantik mungkin saat menyambut kedatangan suaminya.
“Husband..?”Kata-katanya tersangkut di kerongkongan saat melihat sosok wanita jangkung,ia memiliki mata hitam besar,bibir merah penuh serta lingkaran hitam besar di bawah kelopak matanya.
dagunya terangkat angkuh,dan kedua mata bulat besarnya seakan melompat keluar sewaktu menatap Kareen dengan sorot tajam,wanita itu juga mengenakan gaun hitam selutut terbuka memamerkan sedikit bagian tubuh atas sungguh penampilan yang mampu menggoda seorang pria.
“Wanita siapa kau?lalu kenapa kamu bisa berada disini?”Dia wajahnya keatas sedikit agar leher jenjangnya terlihat,Kareen bergidik jika lampu halaman rumah gelap pasti Kareen akan menganggapnya penjelmaan dari boneka Annabelle.
“Wanita maaf..kamu bertanya siapa aku dan mengapa aku bisa berada di sini?aku adalah Ratu Penguasa Istana ini beserta seluruh isinya mengerti!”kedua tangan Kareen bersedekap di dada lalu me angkat wajahnya seanggun mungkin,wanita jangkung itu tersenyum sinis.
“Aku tidak suka kau meniru gaya bicara ku,panggil Aku Annabelle Larona atau Nyonya Arka!”
Hati Kareen tersulut emosi,berani sekali wanita di depannya ini mengaku sebagai Nyonya Arka.
“Aku tidak sudi meniru gaya bicaramu,jadi kau Annabelle Perkenalkan kan Annabelle,aku Nona Arka yang asli bukan tiruan seperti dirimu!"
Kareen berusaha bersikap baik dan mengulurkan tangannya tapi Annabelle menepis kasar lengannya,niat baik Kareen tak di hargai sama sekali.
“wanita menyebalkan!”
Dia kemudian duduk di sofa dengan angkuh lalu menyuruh Kareen mengambilkannya minuman bak seorang nyonya rumah.
“Aku haus bisakah kau mengambilkan segelas air untukku.”
Kareen menatap kesal setengah mati padanya.
“Mengapa kamu tak memanggil pelayanmu saja!”sahut Kareen dengan amarah yang menggebu,
__ADS_1
Annabelle tertawa terbahak-bahak sampai terbatuk-batuk.
“Hey bukankah kau seorang pelayan disini?”mata besar hitamnya berputar-putar menyeramkan.
tangan Kareen sudah gatal ingin menampar wajahnya namun ia tahan,ambilkan saja Nyonya yang akan jadi Makhluk ketiga diantara mereka berdua maksudnya dia dan Arka tapi ia tidak mau ada makhluk ketiga di kehidupannya nanti karena itu akan sangat menyeramkan.dia ada ide bagus memberi wanita bernama Annabelle ini Pelajaran berikan saja dia Air bekas celupan tangan JJ.
“Hei Kau mengapa masih berdiri melamun di sana! Cepat pergi ke dapur dan ambilkan minuman untukku, Kerongkonganku sudah mulai kering! dasar lamban!”Bentaknya.
Kareen menaruh kasar segelas Air tepat di depan wajahnya,membanting kasar nampan kesamping meja,Annabelle meneguk habis Air yang ia suguhkan Dia melotot ke arahku.
“Air apa ini?”tanyanya marah.Ia bangkit berdiri lalu berkacak pinggang.
“Pelayan Kau ingin meracuniku ya?”Aku menatap tajam padanya
“itu Air Spesial buatan Nona Kareenina Wijaya Istri sah Arkana Ramadhan,Kau memanggilku pelayan sedari tadi maka ini bukanlah Rumah melainkan bangunan Kafe lalu kau adalah pengunjungnya Nah ini Kafe milikku,Aku telah menjamu mu Nona Annabelle sekarang silakan pergi karena Kafe ini akan segera tutup!"Seluruh saraf-saraf Annabelle nampak menegang mendengar kata Istri keluar dari mulut Kareen.
“Kau berkhayal?lucu sekali?kau tahu Arka tidak pernah bertahan lama dengan Seorang wanita atau mungkin Kau wanita aneh yang mau saja menjadi Ibu bagi kedua anak kecil itu!”
Annabelle tahu betul sifat ayah kedua bocah kecil itu sampai kapanpun takkan ia lupakan kenangan indah itu tapi ketika dia melihat wajah dua bocah itu rasanya dunia bagaikan neraka di hidupnya segala harapannya telah pupus dan musnah di tambah lagi kehadiran wanita bernama Kareen ia semakin tidak bisa mencapai tujuannya,sungguh menyebalkan!apa segala usahanya selama ini harus sia-sia?tidak akan di biarkan!nada bicara Annabelle lebih menajam dari sebelumnya.Kareen mengerutkan kening memandang tak mengerti padanya,ia membentuk seringai aneh.
“Apa kau tahu kedua anak kecil itu mempunyai Gen dari seorang yang mengidap gangguan mental?”
Kareen tidak tahan lagi, tangannya mendarat keras di wajah putih pucat nya“Jaga mulutmu ******!Pergi Jangan pernah berani menginjakkan kakimu disini lagi!”
“Anna..?”suara dingin Arka menggema di seluruh ruangan.Arka menatap dingin pada Annabelle.
Wanita ****** itu berlari menghampiri Arka ,memegang lengan Arka dan menyunggingkan senyum licik disudut bibirnya,dia menangis meraung-raung.Sialan!trik murahan tidak akan ampuh melawan seorang Kareenina Wijaya.lengannya mulai menggelayuti leher Arka dan Arka hanya diam Saja.
“Suami awas saja kalau berani bermain Api tepat di hidungku!”Kareen memberinya peringatan melalui tatapan tajamnya.
“Anna apa ini sakit?”nada bicara Arka sangat manis.
“Yes!bukankah aku berhasil merayu Arka sekali lagi?”Annabelle berteriak senang dalam hatinya,dengan begini ia bisa mengoreksi informasi lebih dari Arka.
“Ya..beri pelayan itu pelajaran!”
Annabelle mengarahkan jarinya menunjukku.Arka mendekat menghampiri Kareen,kedua tangannya meraih pinggangku,bibirnya menyuguhkan senyum mempesona.
“Moree, satu smash yang bagus,apa kau merindukanku?”
dia memiringkan kepalanya lalu mencium lembut bibir Kareen,mereka berdua tidak memperdulikan keberadaan Annabelle yang sedang berdiri kesal menyaksikan kemesraan mereka,Arka berhenti menciumnya dan melihat kearah Annabelle.
“Anna kau memang pantas mendapatkannya,wanita cantik di sampingku ini adalah Istri tercintaku jadi jangan pernah menyebutnya pelayan karena itu sebuah bentuk penghinaan Terhadapku,apa kau mengerti?Anna kau boleh pergi sekarang di lain waktu aku tidak ingin melihatmu menginjakkan kaki di rumah ini lagi!”
Annabelle masih diam mematung,kedua tangannya mengepal menahan emosi.
“menungguku memanggil security untuk menyeret mu keluar atau kau lebih suka angkat kaki sendiri?”
Tawa Kareen hampir meledak keluar mendengar Arka mengusirnya secara terang-terangan,Annabelle menghentak-hentakkan kedua kakinya dengan perasaan kesal yang luar biasa saat berbalik menuju pintu,Annabelle sangat kesal tapi dia tahu kalau ini bukan waktu yang tepat untuk mendekati Arka lagi.
“tunggu waktunya nanti akan ku buat kau bertekuk lutut!dan memberitahuku mengenai dia!”
“Husband siapa Annabelle?tanya Kareen sambil meangkat sebelah alisnya begitu mereka tiba didalam kamar.
“Boneka dari Film Horor berjudul Annabelle,”Arka membalas pertanyaannya memalui humornya.
__ADS_1
“Husband aku serius jangan bercanda!”Ia menurunkan Kareen dari gendongannya,Arka nyengir tawanya bagai serupa bisikan.
“Baiklah..Anna mantan istriku,kau puas sayang?”
Arka menjawabnya dengan wajah malas,dia menyebutnya“Anna”mencurigakan Apa Arka masih memiliki perasaan pada si Annabelle itu?
Arka merangkulnya“Moree Anna bukan wanita yang kucintai,satu-satunya wanita dalam hatiku hanya Kau!Anna adalah orang yang tidak ingin kulihat lagi!”
Jika Annabelle bukan wanita yang suamiku cintai di masa lalu?Annabelle bukanlah Ibu kedua malaikat kecilku? tentu saja tidak Wanita itu telah menghina kedua malaikat kecilku mana mungkin Wanita semacamnya bisa menjadi Ibu kandung mereka berdua?
“emm lalu apa arti Annabelle bagimu?”Kareen bertanya penasaran.
“Apa kau cemburu?”Arka mulai menggodanya.
“Husband..!”
“Baiklah sayang akan ku jelaskan,dia sama dengan wanita lainnya yang tidak bisa menerima kedua putraku setelah tahu kenyataan mengenai mereka berdua,Anna hanya bertahan satu hari ketika menikah denganku,aku melayangkan surat gugatan cerai pada Anna keesokan harinya!”
“Ya Tuhan ternyata wanita Sombong itu Istri satu hari Arka.Oke Informasi ini Aku perlu mengoreknya lebih lanjut?”
“Husband apa alasanmu menceraikannya?”
Arka menghela nafas.
“Anna telah menyakiti hatiku,ia menghina kedua putraku!”
Arka menyusuri leher Kareen dengan bibirnya“Penghinaan seperti apa?”
Kareen membalikkan badan,menonton kesedihan di mata birunya sementara ia tidak bisa berbuat apa-apa selain mendengar keluh kesahnya.
“Mooree mari kita tidur ini sudah larut malam.”
Arka membawanya untuk beristirahat,Arka memang piawai dalam hal menghindar
“Oh well Aku bisa mencari tahu nanti!”
ketukan di pintu membangunkan mereka berdua,Arka menggeram marah tapi saat sosok mungil muncul wajah dinginnya berubah hangat
“Mommy Kareen JJ kecil dan aku ingin tidur bersama Mommy Kareen dan Papi Arka.” JJ mendorong kereta bayi Itu hingga mencapai Kareen
“Baiklah malam ini kita akan tidur bersama.”
JJ meloncatgembira,tubuh mungilnya merangkak keatas ranjang,JJ tidur disisiArka dan JJ kecil disisi Kareen.ia membaringkannya perlahan Jari-jemari kecilnya mangajak bermain jari-jarinya,Arka mendekap tubuh JJ sambil meliriknya.
“Husband berapa usia JJ kecil bulan ini?”Arka menangkap jari- jemari Kareen dan si kecil , mereka berdua saling memandang.
“bulan ini memasuki bulan ke-7.”
Kareen tersenyum padanya.
“Dimana ibu kandung mereka berdua berada sekarang?”Akhirnya rasa ingin tahu Kareen tak bisa dibendung lagi.
“Mooree aku tahu kau sangat penasaran mengenai masa laluku dan dua jagoan kecilku,aku akan menceritakan semuanya padamu nanti saat waktunya tepat!”
Kareen memang harus lebih bersabar dan menahan rasa ingin tahunya.
__ADS_1