Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB XX Firasat buruk


__ADS_3

Catatan Author:_teruntuk ayahku di surga aku dan ibu selalu mendoakan mu setiap waktu agar ayah selalu di tempatkan di sisi Nya yang paling mulia,Amin. Aku ingat seberkas cahaya yang menghampiriku serta bayangan ayah di tengah kegelapan kamarku sebelum ayah di jemput pergi oleh sang Kuasa ke esokan paginya.


Minggu ke empat tepat di hari senin pagi perasaan Kareen gelisah tak menentu,semalam tampak seberkas cahaya putih menyilaukan mendekati tidurnya sinarnya nampak jelas menyerupai seseorang.Kareen yakin itu bukan mimpi,wajahnya tiba-tiba memucat memandang pilu ketika generator sebuah alat berbentuk komputer kecil yang bisa mendeteksi apakah jantung pasien normal atau tidak,memperlihatkan irama detak jantung ayahnya kembali tidak normal.


Dokter Edward panik saat melihat layar monitor.Kareen mencoba berdiri teguh meskipun wajahnya sudah pucat pasi,Dokter Edward meminta mereka untuk mundur beberapa inci dari sana kemudian Dokter Edward meminta alat pemacu jantung pada salah satu perawat.mereka terus memompa detak jantung ayahnya dan memberi kejutan demi kejutan agar detak jantung ayahnya kembali normal, kedua tangannya mengepal kuat-kuat,jiwanya risau bahkan hanya untuk menatap wajah ayahnya namun tangan Arka menguraikan kepalan tangannya dengan lembut,ia mau Kareen tenang tapi jiwanya tidak,Dokter itu masih berusaha mengembalikan denyut jantung ayahnya hingga akhirnya lengan ayahnya terkulai lemas,matanya terpejam.layar monitor memberitahu bahwa denyut jantung ayahnya telah berhenti berdetak.detik-detik menegangakan dalam hidupnya ternyata adalah rasa benci kehilangan seseorang,dia mau ayahnya hidup lebih lama lagi!dan kenyataan hidup memang sepahit sebutir obat.doamu akan hal keajaiban senantiasa memupuskan harapanmu!Kedua sayapnya telah hilang!mereka telah tega meninggalkannya dalam kesendirian!keajaiban dimana ia berada sekarang?Takdir telah tega mematahkan kedua sayapnya!mereka telah tiada dan hanya menyisakan duka serta lara dalam hidupnya!Kareen menghampiri ayahnya sambil tersenyum.


“Arka dengarlah!Arka dengarlah!ayahku masih hidup,ia membuka matanya,dengarkan jantungnya berdetak kembali.”


“Moree...!”


“Kareen..!”ayahnya berbisik lembut.


“lihat Arka,ayah tersenyum dan memanggil namaku.”


Dalam alam bawah sadarnya Kareen masih mengira ayahnya belum pergi meninggalkannya,ayahnya hanya tertidur dan terbangun kembali,Kareen merasakan pelukan hangat ayahnya.ia takkan terjebak oleh siapapun,ayahnya tidak mungkin tega meninggalkannya dan membuatnya kesepian.


“Ayah,kau akhirnya tersadar,apa kau tahu kami berpikir kau telah meninggal.”


Kareen berbicara pada tubuh Kusuma Wijaya yang sudah tak bernyawa namun penglihatannya menipunya,ia belum bisa menerima kenyataannya dan Arka hanya mampu menyaksikan Kareen berbicara dengan ayahnya yang telah tiada,Arka sungguh tidak tega melihat Kareen,istrinya seperti orang yang sudah kehilangan tujuan hidup.


“Putriku ayah tidak akan mati,ayah telah berjanji untuk berada di sisimu!”


“Kareen tahu ayah,lihat Kareen tidak bersedih,Kareen tidak akan jatuh ke perangkap mereka.”


“Moree,sayang sadarlah!ayahmu sudah tiada!”


mengapa Arka berkata hal kejam padanya?jelas-jelas ayahnya sedang memeluknya saat ini!


“Husband,ayahku masih hidup kenapa kau tega padaku!”


“Moree,aku tahu ini sangat berat bagimu tapi kumohon sadarlah!”


“Husband,aku sudah tersadar sedari tadi!”

__ADS_1


“aku tahu tuhan adil dia akan mengambil sesuatu darimu,lalu memberi sesuatu!”Kareen berujar lirih.


“Kareen,dimasa lalu saat kau masih kecil,kau selalu ingin ayah memelukmu seperti ini.”Kareen mendengar ayahnya berbisik pelan padanya.


“Kareen ingat waktu itu,ayah membacakan dongeng sebelum tidur dan Kareen merengek pada ayah minta dipeluk.”


Tuhan aku masih bisa merasakan desah nafas ayah berhembus.


Dia ingin menyangkal segala kenyataan pahit yang ada!tak seorangpun yang mengambil ayahnya dari sisinya!


“Moree,aku akan membawamu pulang!”


Arka menarik paksa tubuhnya agar berdiri tegak.


“Husband,aku ingin bersama ayah lebih lama!ayah baru saja sembuh.”


“Moree,mengapa kau tak bisa menerima kenyataannya!”


“Apa yang kau bicarakan husband?kenyataan macam apa?”


“Kenyataan bahwa ayahmu telah tiada,dia sudah meninggal Kareen!”tukas Arka.


“Tidak!kau salah!ayahku baik-baik saja!dia masih disini bahkan ayah menceritakan masa lalu kami,Arka kau berbohong!kalian semua bersekongkol menjebak ku dan membodohi ku!ayah tidak akan pernah meninggalkanku!”


“Moree..lihatlah kenyataannya!Tuhan telah menjemputnya!kuatkan hatimu!”


“Seharusnya sejak awal aku tidak pernah mempercayai keajaiban maupun takdir!mereka semua berbohong!alat itu juga berbohong!ayahku masih hidup!”


“Husband,ayahku tidak pergi untuk selamanya kan?”


Arka hanya menatap Kareen dengan wajah sendunya.


“Husband,katakan sesuatu padaku!”

__ADS_1


“Moree...!”


“Tidakk,ayah tidak boleh pergi!”


“Husband,husband...katakan ayah masih hidup!”


“Moree..ayah telah tiada.”


“Benarkah itu?mengapa aku ragu pada perkataan mu?Husband lihat ayah berdiri tegak,ia mengenakan pakaian hitam kesukaannya!tidak ada yang mengerti perasaan bahagiaku kalau ayah masih bernafas!”


Mungkin tidak selalu ada pelangi setelah hujan reda,dan sinar rembulan hanya akan menyinari kegelapan malam di waktu-waktu tertentu lalu langit pun tak selamanya bertabur para bintang,Arka menyadari semua itu ketika wanita yang ia cintai jatuh tak berdaya di hadapannya.dia membawa pulang Kareen yang masih membuka kedua matanya namun nampak seperti orang tak sadarkan diri ke rumah ayah mertuanya.


Melody menyambut sahabatnya dengan perasaan sedih,sewaktu Kareen kehilangan ibunya Kareen tidak terlalu syok hanya menjerit-jerit histeris mungkin karena saat itu Kareen masih kecil tapi waktu itu juga Kareen mengalami hal seperti sekarang ini hanya saja Melody merasa keadaan Kareen saat ini lebih parah,Kareen membuka matanya namun bibirnya terbungkam rapat,tatapannya kosong bahkan ia tak menyadari kehadiran orang-orang di sekelilingnya.


“Arka Kareen..dia..”


Melody bingung harus bersikap seperti apa,dia menatap wajah sedih Arka,Melody tidak mau sahabatnya kesayangannya pergi meninggalkannya,dia bukan mendoakan Kareen tiada tapi sikap Kareen yang bagaikan mayat hidup dapat menyebabkan Kareen kehilangan nyawanya!


Arka membaringkannya di kasur “Moree besok pemakaman ayahmu..istirahatlah.”


“Arka kenapa Kareen tidak mau memejamkan matanya?kalau begini terus..dia..”


“Mels diam lah!jika kau memang sahabatnya...biarkan Kareen beristirahat.”


“oke..”Melody hanya menjawab singkat dan berlalu pergi.


“Kareen apa kau tahu aku juga sama takutnya seperti Melody.”


Arka menggenggam satu tangan Kareen dan menciumnya,air matanya bergulir jatuh dari waktu ke waktu,ia baru melepaskan genggamannya ketika Dokter yang di panggilnya sudah datang,Dokter khusus yang akan membuat Kareen tertidur nyenyak,sehabis menyuntikan sesuatu pada lengan Kareen para Dokter itu pamit undur diri.


“Kareen tetaplah hidup untukku.”


apa dia tega berpisah dari Kareen dalam keadaan seperti ini?tidak!dia bukan laki-laki kejam yang akan pergi meninggalkan istrinya yang sedang di landa kesedihan.dirinya mungkin bukan seorang pria baik tapi ia tahu bagaimana cara menjaga seseorang yang berharga untuknya,mulai sekarang dan selamanya akan terus ia jaga permata berharganya.

__ADS_1


__ADS_2