Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB.41 Mencarinya


__ADS_3

Sejak sedang rapat bersama para dewan direksi perasaan cemas terus saja menghantuinya,Arka selalu mengawasi Kareen di manapun dia berada tapi sepertinya hari ini Arka merasakan sesuatu yang janggal.ia tahu anak buahnya bisa di andalkan tapi tetap saja kemampuan musuhnya jauh lebih unggul darinya jika ia lengah sedikit saja ia sudah pasti hal tak di inginkan pasti terjadi belum lagi orang-orang dari bagian masa lalunya mulai campur tangan di dalamnya,para dewan melihat Arka yang tidak berfokus pada rapat,beberapa mulai berbisik-bisik,rupanya Arka harus mengundur rapat bersama dewan direksi di waktu lain.


“Tuan-tuan sekalian maaf saya rasa untuk rapat kali sampai di sini saja kita akan membahas masalah investasi saham ini di lain waktu jika ada yang keberatan silahkan bicara.”


Salah satu dewan berdiri dan bertanya dengan nada setengah marah“Tuan Ramadhan maaf jika saya lancang tapi ada hal mendesak apa di bandingkan rapat hari ini?”


“Tuan Rendra maaf kalau saya membuat keputusan ini mendadak tapi hal mendesak ini menyangkut nyawa seseorang dan juga nyawaku sendiri,rapat ini tidak apa-apanya di bandingkan masalah investasi saham ini.”


“Tuan Rendra jika anda keberatan mengikuti rapat dewan direksi di sesi berikutnya anda boleh tidak mengikuti sesi rapatnya,RE (Ramadhan Enterprise)group tidak akan rugi satu sen pun!”


Tembakan telak mengenai Rendra Widya,dia tak dapat membalas kata-kata Arka dan Cuma terdiam dia tidak mungkin memutuskan kontrak dengan RE group,dia sendiri yang akan rugi,dia masih memerlukan campur tangan orang-orang yang bekerja bersama Arka saat ini dia hanya bisa mengalah.


“silahkan bicara jika masih ada yang keberatan!”


Para dewan direksi berdiri dan tidak ada lagi yang mengeluhkan masalah penting apa sampai pimpinan dewan tertinggi harus meninggalkan rapat penting di tengah-tengah rapat tapi mereka tak perlu mempersalahkan hal itu yang terpenting mereka masih bisa bekerja sama dengan RE group,Arka tersenyum puas melihat wajah-wajah cemas para dewan direksi,dia yakin para dewan itu enggan memutuskan kerja sama dengan RE group.


“Baiklah untuk rapat hari ini kita akan akhiri di sini dan membahas masalah ini di lain waktu,terimakasih untuk semua dewan direksi yang telah hadir.”


Para dewan direksi itu pamit undur diri seusai Arka mengakhiri sesi rapatnya.


Arka ingin buru-buru berjalan ke ruangan Kareen tapi di tengah jalan ia bertemu Teddy asisten kepercayaannya di perusahaan,dia melihat wajah Teddy yang bahagia sepertinya Kareen aman dan baik-baik saja tapi tetap saja perasaannya masih diliputi perasaan cemas selagi mereka berjalan menuju lift Arka, ia mendengarkan Teddy berbicara sepanjang waktu. .


“Tuan Arka saya telah mengatur orang-orang kita untuk berjaga-jaga terhadap musuh.”Kata Teddy sambil berjalan,


Arka mengabaikan perkataan Teddy dan hanya berfokus pada pikirannya saat ini tapi Teddy terus mengoceh.


“sekarang,anda tidak perlu khawatir lagi mengenai kemungkinan Athala muncul secara tiba-tiba karena ia tidak akan mungkin bisa melewati orang-orang kita.”Teddy tersenyum bangga.

__ADS_1


“Tidak Teddi!!aku meragukan akan hal itu !Athala sangat cerdik dan juga licik,ia takkan menggunakan cara yang memancing kecurigaan orang lain!”


Arka yakin Athala akan menggunakan cara licik lain untuk mengelabuinya,Athala mampu menggunakan cara apapun agar rencananya berjalan lancar sama saat seperti ia hampir mati dulu dan memakai identitas orang lain untuk menutupi kematian palsunya apalagi Tania mantan kekasihnya pernah terlibat dalam bagian rencana Athala tapi Arka sudah memperingatinya dan sekarang Tania sedang berada dalam penjara jadi tidak mungkin lagi bagi Athala memanfaatkan Tania lagi!Arka sengaja tidak memberitahu Kareen tentang hal hal ini maka dari itu dia memperketat penjagaan di sekitar Kareen,Arka juga tahu Athala meneror Kareen lewat pesan singkat.


“Tuan Arka..”Teddy menatapnya ragu-ragu.


“Apakah anda masih meragukan kemampuan anak buah mu dan lagi apa Tuan yakin Athala masih hidup?”


tiba-tiba Arka menghentikan langkah kakinya,menatap dalam-dalam Teddy dan berbicara dengan suara agak tertahan.


“Seharusnya dia mati di hutan!”


Arka berkata ragu-ragu tetapi matanya menegaskan akan suatu hal“Kemungkinan peluang hidup bagi orang seperti Athala lebih besar dibandingkan kematiannya!”


Dan itu benar adanya Athala memang masih hidup dan masih berkeliaran jika saja ia tak memergoki Tania berbicara pada seseorang di telepon,ia pasti takkan percaya Athala masih hidup sampai sekarang.


Arka balas menatap Teddy “Saat aku menghadapi Athala di hutan waktu itu aku tahu kalau orang sepertinya mampu melakukan hal nekat sekalipun!”


Arka terdiam kemudian berkata acuh tak acuh tanpa emosi


“Seseorang ketika mereka menempatkan diri mereka sepenuhnya dalam kegelapan,maka mereka mampu melihat siapa pun dalam segala cahaya!saat kau hanya menempatkan kegelapan bersamamu,kau dapat melihat semua tempat terang tetapi orang yang berdiri di tempat terang,tidak dapat melihat tempat gelap adalah kebenaran!”


Teddy menghela nafas dan mendesah“Athala Goerge ketika mendengar namanya saja membuatku bergidik Tuan...!”


Mendadak hatinya mencelos,jantungnya berdebar tak karuan.ia terpana saat melihat Sam dan juga Melody menggandeng JJ,raut wajah mereka berdua tak bisa di jelaskan seperti orang dengan wajah kebingungan,takut serta kalut akan suatu hal.jantungnya seolah berhenti berdetak menit itu juga hanya ada satu hal yang membuat mereka berdua panik dan itu adalah tentang Kareen.


Arka segera berlari dan menghampiri mereka,menanyakan langsung ke intinya“Sam katakan Moree ku baik-baik saja!”

__ADS_1


Ia menggertakkan gigi saat menanyakan pertanyaan itu kepada Sam.raut wajah Sam yang kusut menjelaskan segalanya padanya“Sam...sekali lagi aku lengah!”


Teddy melirik Arka dengan ekspresi panik“Tuan bagaimana bisa!”


Tidak ada lagi raut wajah bangga layaknya sesaat lalu.


“Tuan maaf atas kelalaian Saya!harusnya saya mendengarkan instruksi dari anda agar lebih waspada terhadap musuh!”


Arka mengabaikan permintaan maaf Teddy dan fokus mencari Kareen di dalam siapa tahu dia hanya ke toilet sebentar mungkin Sam salah mengira!kemungkinan itu pasti ada,tangannya mendorong pintu kantor perlahan dan masuk kedalam seiring dengan degupan irama jantungnya yang tak menentu,bahkan ia tak ingin memikirkan kemungkinan buruk apa yang terjadi saat ini.


Tidak ada sosok kareen di sofa,selimutnya terbuka dan berantakan!Kareen adalah orang yang rapih setiap kali dia bangun,Kareen akan membereskan selimutnya,Arka juga tidak melihat Kareen di kamar mandi,ponselnya bordering,ia menatap nama yang tertera di layar ponsel,itu adalah Bond yang bertanggung jawab mengawasi setiap gerak-gerik Kareen,ia buru-buru mengakatnya.


“Tuan Arka saya melihat Nona muda memanggil taksi dan pergi!”


“Kau tahu kemana Nona muda pergi?”Tanyanya.


Ia menghela napas lega kemudian berjalan ke lift dan memberi tanda pada Sam dan juga Melody agar membawa JJ pulang,Teddy mengikutinya dari belakang dengan tergesa-gesa.Lift langsung menuju ke tempat parkir bawah tanah ketika Teddy menyetir,ia mendengarkan suara Bond yang memberitahu kemana arah taksi itu pergi.


“Tuan taksi itu menuju arah kafe (Z)!”


“Apa kau bisa mencegahnya Bond!”


“Maafkan saya Tuan,sekelompok orang berpakaian hitam mencegatku dijalan!”


“Tedd,kafe (Z),cepatlah!”


Sebenarnya Kareen adalah orang yang sangat waspada dan pintar hanya ada satu hal yang membuatnya kehilangan akal dan tak berpikir panjang yaitu anak-anak!Junior masih belum di lahirkan!apa Athla mengancam Kareen lewat JJ?itu sudah pasti.

__ADS_1


__ADS_2