Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB VII I"m The Boss!!!


__ADS_3

Arka menjelaskan kondisi kaki Kareen pada JJ untuk tidak mengkhawatirkan keadaan kakinya karena JJ meminta Arka menghubungi Dokter agar memeriksa Kaki Kareen,malaikat kecil Kareen memang baik hati bukan seperti ayahnya yang suka melihatnya menderita,Arka perlahan menurunkan Kareen,Arka mendudukkannya di ranjang.


“Kareen jangan bergerak awas kalau kau berani sedetik saja turun dari sana...aku akan menyergap mu dan mencium paksa kau!”ancam Arka,ia mengambil handuk tipis sedang,handuk itu meluncur mulus di atas kepala Kareen.


“Aku akan membantu mu mengerikan rambutmu,Kareen ini sangat indah jangan pernah biarkan pria lain menyentuh rambut indah mu hanya aku yang boleh menyentuhnya dan menyisirnya untukmu,Kareenina Wijaya kau milik ku.”


Sejumput rambut panjang Kareen mendarat mulus di atas telapak tangan Arka,ia mencium lembut rambut milik Kareen,desir-desir itu kembali memenuhi dada Kareen hingga hampir sesak di buatnya,sikap lembut Arka mendorongnya agar bisa melupakan kenangan bersama pria yang di cintai nya tapi hatinya belum siap menghapus namanya.


“Wife...Kamu menangis?”tanya Arka,Kareen menggelengkan kepala untuk merespon Arka.


“Kamu yakin sayang?”Arka mencubit dagunya hingga Kareen menatap wajahnya.


“Ya...,Husband aku mau pulang sebentar boleh?”Kareen menatap Arka takut-takut,Arka memutar bola matanya.


“Hemm tidak!tidak akan aku izinkan kau keluar Kareen..!”


“apa Arka berniat mengurung dirinya sepanjang hari di rumah?membosankan.”kedua mata Kareen mengarah tajam pada Arka.


“Arka kau keterlaluan..!”Kareen meledak marah,biarkan Arka tahu perasaannya yang sebenarnya,Kareen tidak peduli jika Arka mengamuk silahkan saja!Kareen menyombongkan diri.


“Sayang mana mungkin aku izinkan kau pulang hanya dengan memakai sehelai handuk!”Arka meliriknya dengan penuh amarah di matanya.


“Oh sial...!!”


Kareen jadi terlihat seperti orang bodoh di depan suaminya sendiri,Arka melemparkan handuk dan menyisir rambut Kareen dan tidak menanyai dirinya lebih lanjut,Arka hanya diam,sibuk menata rambut susah di atur miliknya.


“Kareen aku tidak melarang mu pulang ke rumah mu sendiri,aku hanya tidak mau pria lain melihat tubuh indah mu,kau adalah milik ku Kareen.”


Kedua tangan Kareen mengepal erat,dia benci perlakuan Arka yang seperti ini padanya,ini mengharuskan ia menghormati Arka.


“Arka aku tidak punya sehelai baju pun,apa aku harus mengenakan handuk ini sepanjang hari!” Kareen berkata dengan geram.

__ADS_1


“Kalau hanya aku yang melihat aku tidak keberatan!sayang itu terlihat bagus di mataku.”Arka mengerling jahil.


“Ark.....?”Bibir Arka meluncur lembut di bibir Kareen sebelum Kareen menuntaskan kalimatnya.


“Wife tenang saja...di sini akulah bosnya apapun yang kau inginkan akan tersedia di depan mata.”Arka mengecup lembut kelopak mata Kareen, tangannya menyambar ponsel dan menekan sederet nomor di layar.


“Departemen Store AADC ini dengan Direktur Utama Arkana Ramadhan tolong kirimkan Beberapa keperluan Wanita Ke Jl.AB di gedung perumahan(O),Kau bertanya keperluan apa saja yang saya butuhkan?bawa saja beberapa pakaian wanita,sepatu,atau semacamnya..kalian bawa saja yang tersedia di sana!”Arka membanting ponselnya ke lantai.Ia mengacak-acak rambut hitamnya yang cukup panjang.jika saja ada seorang gadis punya kesempatan untuk menggerakkan jari-jari di atasnya.


“Upss...!”apa sih yang Kareen pikirkan.


Arka menghampiri Kareen dengan muka frustasinya yang nampak seksi,ia mendekatkan wajahnya lalu memiringkan kepala,Kareen tahu apa yang akan di lakukan Arka berikutnya.bibirnya hampir dekat dengan bibir Kareen-Kareen menutup kedua matanya,suara JJ mengejutkan mereka berdua,Arka meloncat ke bawah dan berpura-pura berolahraga.


“Papi Arka ada orang dari Departemen Store AADC ingin bertemu papi Arka..mommy Kareen bagaimana kakimu?”tanya JJ dengan raut wajah khawatir.


Kareen tidak bisa menahan tawa ketika Arka bangkit berdiri dan berjalan angkuh seolah kejadian tadi tidak pernah terjadi sama sekali“Mommy....”JJ menyentuh kaki Kareen.


“apa ini sakit?”tanyanya tulus.


JJ merangkak keatas kasur kemudian duduk di pangkuan Kareen,ia mendekap erat tubuh mungil JJ ingin sekali rasanya Kareen tertawa di mana ketika Arka ingin berbuat sesuatu dengannya,JJ akan selalu muncul di saat tidak tepat bagi Arka tapi bagi Kareen kemunculan JJ adalah waktu yang tepat di tempat yang salah,itulah sebabnya kenapa dia merasa terganggu,dan sejujurnya ini sedikit membuatnya marah namun hanya bisa menguburnya dalam-dalam,Kareen menikahi Arka karena ancaman ayahnya.


dia tak mau menjadi seorang wanita yang tidak mampu dalam mengendalikan hidupnya sendiri sekuat tenaga Kareen akan berusaha berperan sebagai seorang istri yang sempurna walaupun dia tahu tidak ada yang terlahir sempurna di dunia ini,mata JJ terpejam,malaikat kecil itu tertidur lelap,Kareen menggendongnya ketika Kareen akan turun dari ranjang dia teringat ancaman Arka beberapa menit lalu,apa itu masih berlaku?sederet berbagai tipe pakaian terpampang tepat di depan wajahnya,Arka melotot melihat dirinya yang akan melangkah.


“Kareen apa kau sudah lupa ancaman ku tadi?”


Kareen menatap kesal padanya.“Arka JJ tertidur ..aku mau mengantarnya ke kamar dulu!”


Arka menghentikan langkahnya,cukup!tidak bisakah Arka tidak bertindak posesif terhadapnya?sikap berlebihan Arka membuatnya lelah.


“Berikan JJ padaku biar aku yang mengantarnya,pilihlah beberapa helai baju yang kau perlukan setelah tubuhmu tertutupi pakaian turunlah ke bawah untuk memilih sesuatu yang kau butuhkan.”


“Ingat sayang AKU BOSS nya disini.”Arka berlalu pergi dari pandangannya.

__ADS_1


“Dasar Suami Otoriter!”Rutuk nya.


“Ya Tuhan bukankah semua baju-baju ini dari merk ternama?Oh ya kalau tidak salah tadi Arka bilang di telepon Departemen Store AADC, itu adalah toko ternama seantero Indonesia bahkan mereka juga mempunyai cabang di luar asia.”


“Ia juga mengatakan Direktur Utama,Ya ampun Apa aku tanpa sadar sudah menikahi seorang Bilionare?tapi mengapa Arka memilih tinggal di rumah ini?Oke aku terlalu jauh berkhayal lebih baik cepat memilih salah satu baju untuk ku pakai.”


setelah berceloteh pajang,Kareen mengambil terusan gaun hitam tanpa lengan dengan tali yang di ikatkan ke belakang,gaun itu terlihat polos namun anggun saat di pakaikan di tubuh seseorang,Kareen melihat dirinya di cermin,kemampuan Arka selalu bisa membuatnya berdecak kagum.


Kedua mata Kareen terbelalak lebar dan langkah kakinya terhenti di lantai,ada tiga orang pria bertubuh tinggi memakai setelan jas hitam berdasi,bukan itu saja bermacam-macam barang berserakan dari mulai pakaian,sepatu, perhiasan dan alat kosmetik semua tersedia di sana,Kareen hampir lupa bernafas melihat semua pemandangan yang terpapar di depannya.


“Apa Arka ingin membuka toko di dalam rumah?”Seseorang dari belakang memeluk pinggangnya dan menaruh kepalanya di pundaknya.


“Amor(sayangku)apa kau menyukainya?”bisik Arka di telinga Kareen.


bibir Arka menggelitiknya,Kareen terdiam membisu mendengar Arka memanggilnya dengan sebutan Amor,kata itu adalah kata yang sering di ucapkan pria yang di cintai nya untuknya,dia mulai ingin menangis lagi.


“Amor jika kau tidak suka maka akan ku suruh mereka merapikan dan mengembalikannya ke toko.”


Kilasan-kilasan mengenai pria yang cintai berputar Jelas di memorinya,dia yang bersikap lembut,ia yang selalu bilang Amor atau sunshine,dia akan selalu melindunginya apapun yang terjadi meski nyawa taruhannya,bibir Kareen mengembangkan senyum kala mengingat semua kenangan indahnya bersama pria yang ia cintai,Kareen terlalu hanyut dalam peristiwa masa lalu itu sampai Kareen tak sadar Arka memanggilnya berkali-kali hingga Arka memaksa memutar wajahnya.


“Kareen aku tidak suka di abaikan ketika berbicara pada seseorang!”Arka menggeram marah,ia menunjukkan wajah dinginnya lagi.


Kareen harus bisa menenangkannya,ia menggelayut kan lengannya di leher Arka lalu memberi bibir Arka satu kecupan manis,Arka ingin lebih tapi Kareen menolak dan mengendurkan pelukannya.


“Husband istri mu ini hanya terharu tidak bermaksud mengabaikan mu.”Kareen tersenyum manis agar Arka tidak mencurigainya.


Arka sibuk memilah-milah ukuran sepatu untuk di kenakan di kaki Kareen sementara Kareen hanya terdiam melihat tingkah lakunya“Amor..ini Coc...”Arka memandang dingin pria di samping Kareen yang mencoba menawarinya high heels dengan warna Krem,tangannya menarik tubuh Kareen dan merangkul pinggangnya,ia menciumi rambut serta pipi Kareen.


Pria itu menundukkan wajah merahnya atas sikap Arka,ya Tuhan rasanya Kareen tidak tahan lagi! haruskah Arka juga menonjolkan rasa cemburunya terhadap pegawainya sendiri?Kareen akui pria itu lumayan tampan dan usianya jauh lebih muda di bandingkan Arka.


“Amor...Kau hanya boleh memakai barang-barang yang ku pilihkan!aku tidak suka pria lain memilihkannya untuk mu!”Nada bicaranya tegas,raut wajah Arka seketika mendung bagai di kelilingi awan hitam,sorot mata biru gelapnya semakin gelap saat menatap pemuda tadi,Kareen merasa kasihan pada pemuda itu,tatapan Arka seperti sedang mengintimidasi lawanya membuat si pemuda agak mundur ke belakang dan tidak berbicara lagi.

__ADS_1


Salah satu temannya berbisik pelan namun Kareen masih bisa mendengarnya“Aku tahu Nona Muda itu cantik tapi satu hal yang harus kamu ketahui dia Istri Boss kita!”Si pria jangkung berbadan kurus di sisinya memperingatkannya.Oh well Kareen rasanya ingin melihat reaksi Arka jika mendengar percakapan mereka berdua sayangnya Arka hanya berfokus memilih beberapa lusin pakaian untuknya lalu yang lebih menyebalkan lagi Arka melarangnya memilih pakaian-pakaian itu.


__ADS_2