Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
Bab 61 kabar bahagia


__ADS_3

dari kejauhan Athala memperhatikan dua insan yang sedang berbahagia,satu adalah wanita yang sampai kapanpun akan ia cintai sementara yang lainnya ialah sang rival abadi hingga bumi berubah menjadi langit dia takkan pernah akan bisa menggantikan posisi pria itu di hati Kareen,melihat semua itu hatinya sakit bahkan sekujur tubuhnya bagaikan di hantam oleh sesuatu.


Athala tahu bahwa segala yang dia inginkan tidak akan pernah ia dapatkan dalam hidupnya,Tuhan memberinya hati yang tenang mungkin karena itu dia mulai mampu mengendalikan diri.Athala selalu terlihat tenang bahkan orang akan menganggap kalau dia memiliki sikap acuh tak acuh.


setiap wanita akan menaruh perasaan padanya tapi tidak dengan wanita yang ia inginkan dari dulu selalu seperti itu,di masa lalu saat usianya masih kecil ia tidak pernah mendapatkan cinta ibunya mengingat masa itu tangannya mulai bergerak meraba-raba di mana rasa sakit itu berada ada dimana letaknya kepedihan itu lalu tangannya berhenti di suatu tempat dimana orang-orang tidak akan pernah melihat tempat itu secara transparan dan mereka tidak akan tahu jika dia tidak memberitahu rasa sakitnya pada orang lain.


“ternyata disini letaknya.”ia bergumam pelan dan tersenyum kecut.


dia tidak dapat memiliki cahaya mataharinya di hidupnya tapi ia juga tidak mau sinarnya lenyap dan menjadi suram,melepas dia yang di cintai nya lalu hanya dia yang merasakan sakitnya mungkin ini salah satu keputusan terbaiknya bukankah ini sama seperti waktu itu?selamanya dia orang yang takkan pernah di cintai oleh siapapun.


“Mom lihat besok hari ulang tahun ku,apa kau akan memberiku hadiah?”seorang anak kecil tersenyum riang kepada ibunya.


“Athala pergilah!jangan mengganggu Mom!”sang ibu tidak menanggapinya,ibunya


pergi meninggalkannya dengan marah.


“Mom....”dia berteriak sambil terisak.


seseorang menghampirinya dan berbicara padanya“Tuan muda..jangan menangis,pasti Nyonya besar akan memberi mu hadiah di hari ulang tahun Tuan muda.”anak itu meangguk pelan.


“Tuan Athala!”suara James membuyarkan seluruh lamunan Athala.


“James..bagaimana?”tanyanya tanpa memperdulikan ekspresi dari wajah James.


“Apa tuan sedang memikirkan sesuatu?”tanya James penasaran,dia sudah mengenal Athala bertahun-tahun James bahkan tahu gerak-gerik Athala saat dia sedang bersedih,senang atau bingung.


“Tidak...aku hanya khawatir tentang keadaan Star,aku mau dia selamat dan hidup.”ujar Athala dia sedikit berbohong meskipun begitu dia bersungguh-sungguh dengan ucapannya,Athala ingin Star hidup hingga Kareen tidak akan pernah menderita lagi.

__ADS_1


“Tuan,anda tidak perlu khawatir dokter mengatakan kalau si kecil seratus persen akan selamat.”James tersenyum dengan tulus.


rasa sakit di hati Athala sedikit berkurang,dia tahu Star bukanlah anaknya,si kecil itu milik Arka dan Kareen tapi Athala ingin menyayangi Star juga,anak-anak tanpa cinta adalah hal yang terburuk,Athala tidak ingin itu terjadi pada Star.


Bintang milik Kareen harus bersinar terang di langit malam,si kecil itu akan hidup dan ia dapat mengawasinya dari kejauhan tanpa sepengetahuan siapapun.Kareen akan ku pastikan kau aman dan takkan ku biarkan ada yang melukaimu ataupun malaikat-malaikat kecil mu di masa depan.Bibir Athala mengembang membentuk sebuah senyuman,kali ini dia tidak menunjukkan senyum licik atau jahat hanya ingin tersenyum dengan tulus tanpa paksaan.


“James kita akan memberitahu mereka berdua kabar bahagia ini.”Athala mulai beranjak pergi dari tempatnya.


“Ya Tuan.”sahut James singkat.


“James,apa kau sudah menemukan pelakunya?”Athala bertanya dengan suara pelan.


“Ya Tuan,saya telah mengurungnya di penjara bawah tanah seperti yang anda perintahkan.”


“apakah dia?”tanyanya.


“benar-benar dia....James aku tidak pernah menduga kalau dia bisa melakukan hal sekejam itu.”


“Tuan,seseorang dapat dibuta kan oleh apapun ketika orang itu diliputi kebencian maka dia akan menaruh dendam.”James berkata dengan hati-hati.


“aku tahu James...dia berhak menaruh rasa benci itu padaku..aku tidak peduli jika dia membunuh ku tapi karena ia menyerang Kareen dan membuatnya hampir kehilangan buah hatinya..untuk itulah aku tidak bisa berkompromi dengannya.”


“Saya sangat paham dengan apa yang anda katakan Tuan..tapi Tuan apakah anda siap dengan segala kemungkinan terburuknya?”James bertanya dengan nada khawatir.


“Aku harus siap menghadapi segala konsekuensinya James.”Athala menghela napas,dia dan james berhenti di depan ruangan dimana Kareen dan Arka sedang berbincang di depan anak mereka yang masih terbaring lemah.


“Tuan Athala,saya mohon anda harus berhati-hati saat menghadapinya nanti.”perkataan James adalah sebuah peringatan,dia sungguh-sungguh tidak ingin Athala terluka.

__ADS_1


bagi James,Athala bukan hanya sekedar Tuannya tapi dia sudah menganggap Athala sebagai seorang anak.James merawatnya sejak kecil,dia telah banyak melihat berbagai jenis rasa sakit yang Athala dapatkan namun James sangat bersyukur Tuannya sedikit demi sedikit Athala dapat mengubah hidupnya saat bertemu dengan Kareen meskipun Athala pernah gelap mata ketika mengetahui bahwa wanita yang di cintainya di renggut dari sisinya.


seluruh jagat seakan tidak pernah adil padanya,ayahnya pergi meninggalkan dia untuk selama-lamanya,ibunya menaruh noda dan luka di keluarga george akibatnya Athala harus kehilangan identitasnya bukan hanya itu dia juga harus menanggung semua luka yang di tinggalkan kedua orang Tuanya di usianya yang masih sangat muda.


“James...terimakasih..”ucap Athala sebelum dia memasuki ruangan.


“Terimakasih untuk apa Tuan?”James bertanya dengan wajah bingung.


“untuk segalanya.”seusai mengucapkan kata-kata itu Athala memasuki ruangan membuat James terpaku di tempatnya.


“apa kau akan tetap mencintai ku bahkan saat semua gigi ku rontok tak bersisa?”


Athala mendengar Kareen berbicara pada Arka dengan nada gembira,dia telah kembali dan bisa tertawa lepas seolah segala beban sebelumnya tidak pernah ada.di satu sisi dia dan Kareen ada di posisi yang sama,sama-sama kehilangan kedua orang Tua mereka akan tetapi di sisi lainnya sangat berbeda Kareen mempunyai pengganti yaitu seseorang yang akan terus menemaninya hingga akhir hayat.


“itu sudah pasti...takdir ku adalah untuk menemani mu sampai seluruh kulit mu berlipat-lipat seperti daun aprikot kering.”


Arka menanggapi perkataan Kareen sambil terkekeh geli,sekali lagi Athala meraba tempat di mana rasa sakitnya di letakkan,di masa lalu dia juga memiliki impian itu bersama orang yang di cintainya.menemani wanita yang akan menjadi istrinya hingga menua namun impian semacam itu hanyalah tinggal kenangan mungkin orang sepertinya tidak berhak memiliki angan-angan semacam itu.


Berangan-angan memiliki kebahagian yang sempurna selalu saja menjatuhkannya ke lubang jurang yang tak bernama!dia harus menekan rasa sakitnya berkali-kali,berpura-pura tenang di depan semua orang.dia sudah melepas pergi orang yang di sayangi nya hanya saja ia mau Tuhan mewujudkan keinginan terakhirnya supaya Kareen mengingat kenangan mereka berdua sewaktu kecil dulu.


“Athala apa kau tahu film ini?”Kareen bertanya dan Athala menatap dengan pandangan kosong.


“Aku tahu tapi tidak suka kisah-kisah sedih.”Athala menyahut dengan bibir yang gemetaran.


Kareen memegang lengan kecilnya dan tersenyum padanya


“sayang sekali ..menurutku ini film bagus....tentang..”

__ADS_1


Athala mengusap air matanya sebelum ia memanggil Arka,kelebatan bayangan masa lalu itu kembali berputar di benaknya.


__ADS_2