
Ia tidak tahu harus gembira atau bersedih mendapat kejutan semacam itu,ia dapat melihat wajah Arka lagi,mencium aromanya.mereka berdua saling memandang dan saling termenung satu sama lain,Athala tidak pernah main-main dengan perkataannya,dia serius dan lihatlah sekarang.
Arka nampak lemah dan tak berdaya,kenapa kamu harus senekat ini Arka!
cukup lama mereka terdiam,Arka perlahan-lahan bergerak maju ke arahnya dengan langkahnya yang terseok-seok,Kareen masih berdiri mematung,ia takut,ia sedang berhalusinasi!tiba-tiba ia bisa merasakan detak jantung Arka,nafas Arka menguar ke udara ada aroma mint khas miliknya.ini bukan ilusinya,ini nyata!
“Husband!”teriaknya ragu-ragu.
Arka tersenyum hangat,dia mengambil kedua tangan Kareen dan melingkarkan nya di sekitar pinggang.Arka memeluknya sangat erat sepertinya dia juga sama seperti Kareen takut bahwa semua ini hanyalah mimpi bukan kenyataan.
“Gadis bodoh!tentu saja ini aku.”
kata-kata sederhana yang keluar dari bibir Arka terasa sangat berarti untuknya,ada ketidak berdayaan dalam kalimat sederhana itu tetapi di sisi lain lebih banyak sukacita.Kareen merasa hatinya bergetar lebih kuat dari sebelumnya.Arka melepas pelukannya,ia menatap Kareen tapi tak melepaskan tangannya,Kareen melihat ke bawah menyaksikan telapak tangan Arka yang hangat dan besar membungkus tangannya.Kareen tersenyum bahagia,apa ini nyata?apa semua ini nyata?atau dirinya memang sedang berada di dunia mimpi.
“Hei!dunia ini bukan milik kalian berdua tahu!”
Athala menatap mereka berdua dengan pandangan kosong,Arka menoleh padanya dan memandang Athala bak serigala lapar, begitu dia ingin bergerak maju kedua tangan Kareen menggenggam lengannya kuat-kuat.
“brengsek!”
Athala tidak bergerak bahkan ia tak keberatan Arka memanggilnya seorang pria brengsek tetapi matanya di penuhi senyum licik.Athala tahu Kareen tidak akan berani berlari bersama Arka karena mereka telah membuat kesepakatan,Athala memberinya ijin agar ia dapat menghabiskan waktu bersama Arka lebih tepatnya Kareen memohon padanya untuk hal yang satu ini.
“selamat menikmati harimu sayang!gunakan waktumu sebaik mungkin!”pada saat Athala akan berbalik pergi,mulutnya menebarkan senyum.
“Sialan kau Athala!kembali kesini aku akan menghajar mu!”
Arka terbatuk-batuk dan tubuhnya nyaris ambruk,tapi detik berikutnya dia berusaha bangkit.Kareen tahu Arka tidak ingin ia khawatir tentang kondisinya.bukankah dia suami terbaiknya?Arka meliriknya lagi,kedua mata biru gelapnya masih bingung dalam kesadarannya.
“Moree apa maksud perkataan Athala tadi?tidak mungkin dia tiba-tiba berubah menjadi baik bukan?Athala meninggalkan kita berdua tanpa pengawasan!apa dia tidak khawatir kita akan berlari?”
Kareen melepaskan genggamannya dari Arka dan dengan lembut menyentuh wajahnya,lalu ia berkata sambil tersenyum“Husband kau terlalu banyak berpikir,mungkin ketika Star lahir nanti dia akan menjadi seorang pemikir sepertimu.”kemudian ia menuntun Arka untuk keluar dari ruang bawah tanah.
“Moree aku masih belum memahami maksud perkataan Athala.”
Bibir Kareen terus bungkam,ia tidak ingin menjawab pertanyaan Arka tentang yang satu itu. biarkan ini tetap menjadi sebuah rahasia untuknya.
__ADS_1
Leon berdiri di ujung tangga keluar tanpa di komando dia langsung mengambil alih tubuh Arka“biarkan aku yang mengurus sisanya Nona muda,kau juga harus bersiap bukan?”
Arka melirik Kareen lagi,menatap kembali ke ruang bawah tanah seolah-olah takut anak buah Athala muncul dan menyeretnya kembali memasuki ruang bawah tanah.
“Moree...”teriak Arka.
“Ya.”
Kareen menoleh dan menatapnya“husband, ada apa?”
“Kita..”Arka menyipitkan matanya sebelum bertanya“kita harus bersiap untuk apa?”
“Hemm..”Kareen berpikir sejenak dan berkata sambil tersenyum“tentu saja untuk pergi berkencan.”
“apa ini yang di maksud dari perkataan Athala?”
“Ya.”
Bibir Arka merekah membentuk sebongkah senyum indah nan hangat yang menyejukkan jiwa.Dalam waktu sehari Kareen ingin mengajaknya berkeliling dan kemana mereka akan pergi nanti dalam waktu singkat?sebenarnya tidak masalah kemana mereka akan pergi,yang terpenting adalah mereka berdua bisa menghabiskan waktu bersama dengan Star juga tentunya.
“Star apa kau senang hari ini?kita akan berjalan-jalan bersama papi Arka?”
si kecil menendang pelan,Kareen tersenyum bahagia,rasa bahagianya juga ia bagikan untuk Star.ketika ia melangkah keluar,Arka telah berdiri di depan pintu,Arka mengenakan setelan hitam,rambutnya di sisir rapi meskipun luka di wajahnya belum sepenuhnya menghilang tapi bagi Kareen,Arka tetap seorang pria tampan yang rupawan.
“Senyorita(nyonya),ini kencan pertama kita,kau siap dan kemana kita akan pergi?”Arka menunduk hormat kemudian meraih tangannya.
“bagaimana kalau kita mengunjungi pantai lebih dulu,Senyora?”
Kareen tersenyum,dan menanyakan pendapatnya pada Arka.
“kurasa Star juga ingin melihat pantai.”
Kareen tidak tahu banyak tempat di SanFransisco,untuk itu ia ingin berjalan-jalan di sekitar pantai istana royals terlebih dulu. Athala sedang mempersiapkan helikopter agar Kareen dan Arka dapat berjalan-jalan keluar selain di dalam wilayah istana royals.
“Oke,apapun untuk mu sayang asal kau senang.”nada suara Arka lembut dan manja,mereka berdua saling menautkan jari-jemari mereka.
__ADS_1
“Apakah kau sering ke sini?”Tanya Arka sambil melihat pemandangan di sekitar kiri dan kanannya.
“kadang-kadang....”
Kareen tersenyum dan menjelaskan“dulu Athala sering mengajakku mengunjungi istana royals entah itu karena pekerjaan atau hanya sekedar untuk liburan.”
tiba-tiba Arka menghentikan langkahnya,telapak tangannya mencubit lembut dagu Kareen.sudut mulutnya sedikit berkedut dan wajahnya se masam cuka.melihat wajahnya yang seperti itu,ada perasaan bahagia mengalir di hati Kareen selain Star,Arka telah menjadi bintangnya lebih dulu.ia merasa santai dan bahagia saat ini selama di sisinya ada Arka,suasana hatinya sedikit membaik.
“Kau cemburu?”Kareen memandang lekat-lekat kedua matanya.
“saat istriku menceritakan pria lain selain suaminya tentu saja aku akan cemburu!dasar gadis konyol!”
Kareen berjinjit,kedua lengannya menggelayuti leher Arka,bibirnya menempel di bibir seksi milik Arka.
“selamanya hanya kau yang ada di hatiku, tidak akan ada pria lain!”
“tentu saja!jika kau berani bersama pria lain maka aku harus menghukum mu di atas ranjang!”nada bicara Arka serius saat mengatakan hal itu pada Kareen tapi wajahnya memancarkan kebahagiaan.
“Husband,aku merindukan JJ.”
“Kita akan mencoba meneleponnya oke,”
Arka mengeluarkan ponsel,Kareen mengernyit bingung darimana Arka mendapatkan ponsel itu tidak mungkin Athala yang memberikannya?ada perbedaan waktu antara SanFransisco dan Indonesia.mungkin saat ini di sana sudah bermandikan cahaya bintang dan bulan.Arka menggunakan loud speaker supaya mereka berdua bisa mendengar suara JJ.
“JJ,ini Papi Arka sayang jawablah!”
“Papi Arka,apa kau bersama Mommy Kareen?”JJ berteriak manis saat mengetahui kalau yang menghubunginya adalah Arka.
Di suatu tempat di sudut negara di Indonesia___
JJ melompat gembira saat Sam memberitahunya kalau Arka menelepon,Blue yang ada dalam pelukannya sampai melompat kaget dan berlari menjauh darinya.Melody menangkap kucing miliknya,dia baru saja datang sebenarnya Melody sangat enggan berkunjung ke rumah Sam kalau bukan karena dia ingin memastikan anak-anak Kareen baik-baik saja,dia tidak sudi bertamu ke rumah pria usil nan menyebalkan yang ada di hadapannya itu.
“Hai Mel...terimakasih sudah menangkap Blue.”
Melody mengabaikannya,menyerahkan Blue pada Sam dan menghampiri JJ yang sedang memegang ponsel,Melody mengintipnya dan wow dia melihat Arka yang tersenyum dan satu tangan Arka yang bebas sedang memeluk pinggang Kareen.
__ADS_1