
keesokan harinya.
seperti biasa lengan Arka melingkar ketat di tubuh indahnya,bibir Arka mencium leher jenjangnya“Selamat pagi cintaku.”
Kareen membalikkan badan hingga menghadap Arka“Selamat pagi, pelangi ku.”
Bibir Kareen menempel lembut di bibirnya,Arka menarik tubuh Kareen untuk melekat di tubuhnya.Arka merasa ia pria paling beruntung di dunia karena dapat memiliki Kareen.Tania pernah mengkhianatinya itu membuat Arka terus di hantui rasa takut,ia takut Kareen juga meninggalkannya dan membuangnya seperti seorang pria pecundang!semula Arka pikir rasa yang ia miliki terhadap Kareen hanyalah sekedar takut kehilangan rasa takut di tinggalkan seseorang tapi ternyata dia salah!rasa yang ia miliki untuk Kareen ternyata bukanlah rasa takut di tinggalkan melainkan rasa lain yang bernama cinta,Ya dia mencintai Kareen istrinya,kekasihnya sekaligus teman berbagi suka dan dukanya.
Cahaya pagi hari ini sedikit suram satu lagi hari mendung yang membuatnya malas beranjak dari tempat tidur belum lagi lengan Arka yang kian menempel ketat disekitar pinggangnya, Kareen berbalik ke sisi hingga wajah mereka saling bertemu pandang
“Selamat pagi.”ucap Arka dengan senyum tulus penuh pesona,bibirnya menempel lembut di bibir milik Arka yang sedang tersenyum.
“Selamat pagi pelangi ku.”balas Kareen setelah mencium bibirnya.
“Athala apa dia masih hidup atau..?”
Kareen menggigit bibir bawahnya saat menanyakan tentang kondisi Athala bagaimanapun Athala juga pernah hadir mengisi hari-harinya,ia ingin melupakan segala masa lalunya,menghapus semua dendam yang terpendam dan membuka lembaran baru menutup luka lama adalah hal terbaik untuknya.
Dokter Bryne mengatakan kondisi kandungannya tidak stabil untuk itu ia tidak boleh terlalu stres,banyak pikiran atau hal apapun yang membuat kandungannya melemah,ia tidak mau terjadi hal buruk pada Junior kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk menimpanya maka ia akan kehilangan akal sehatnya. Arka membelai lembut pipinya.
“Hey,Jangan bersedih kemungkinan Athala masih hidup karena aku tidak yakin tubuh tak bernyawa yang ditemukan Bond adalah tubuh Athala!”
Arka mencium keningnya lalu membenamkan Kareen ke pelukannya.
“Moree,satu hal yang tidak ku mengerti Tuhan telah memberikan takdir pada masing-masing kepada manusia tapi terkadang ada saja segelintir orang yang mempermainkan takdir manusia lain!”
napas Arka memburu,Kareen melingkarkan lengannya di pinggang Arka dan memeluknya erat-erat.
“Aku hanya takut Athala belum bisa menerima bahwa aku telah menjadi milik orang lain!aku takut mimpiku menjadi nyata!”
“Mimpi mu yang mana?”
Jari-jari Arka sibuk memilin rambut milik Kareen,Kareen buru-buru mengalihkan topik pembicaraan dan bertanya soal Damian.
“Husband,apa Damian masih tinggal di Indonesia?”
“Ya Tuhan seharusnya aku menghubunginya untuk mengucapkan terimakasih karena sudah bersedia menjaga JJ!”
Arka menghentikan kegiatannya,telapak tangan besarnya mencubit dagu Kareen.
“Tidak bisakah satu hari ini saja kau membahas tentang suamimu sendiri!”Arka mendengus kesal.
Kareen menangkap wajah kesalnya,menatap intens pada dirinya,Kareen tak bisa menahan hasratnya untuk tidak mencium Arka.
“Baiklah,ayo kita bicara tentangmu hari ini bagaimana?”
Arka memutar kedua bola matanya sambil menyeringai jahil.
__ADS_1
“aku tidak mau!mood ku sudah rusak beberapa menit lalu!kita lakukan hal lain saja misalnya.”
Arka tampak berpura-pura berpikir,jari-jarinya mengetukngetuk dagu dengan wajah serius, dan memberinya seutas cengiran lebar.
“Misalnya kegiatan pagi hari di atas ranjang?cuaca hari ini sepertinya mendukung!”
Kareen segera bangkit berdiri dan melepaskan diri darinya,melempar bantal sembarangan bantal kearah Arka.
“Suami Vulgar!”
Kareen melangkah keluar dengan rasa kesal.Arka terkekeh memperhatikan tingkahnya yang kekanak-kanakan.momen-momen seperti ini Kareen ingin merasakannya setiap hati tanpa rasa takut.Kedua malaikat kecilnya sedang bermain bersama bibi Suzhi juga bibi Shanty,JJ berlari menghambur ke arahnya,Kareen menyambutnya kedalam pelukannya
“Mommy Kareen JJ rindu mommy Kareen.”
Kareen mengecup pipi padat berisi milik JJ“Oh malaikat kecil ku.”
Seseorang memeluknya dari belakang.
“Malaikat kecil kita.”Arka merangkul erat mereka berdua.
ayah sekarang aku mengerti arti sebuah kebahagiaan bersama keluarga.
Sekarang Kareen mengerti dan memahami apa yang ayahnya inginkan,ayahnya hanya ingi dia hidup bahagia,menjalani hidup bersama orang yang mencintainya,karena panik dia lupa mau membawa buku harian yang ia temukan di kastil The Black kemarin.Kareen sangat penasaran dengan isi buku harian itu.
Arka kembali lagi ke kamarnya untuk mengambil ponsel yang tertinggal,ada sepuluh panggilan yang terlewat dari Sam,ia mengerutkan kening hal penting apa yang mau di sampaikan padanya sampai harus menghubunginya berkali-kali?Sam juga mengiriminya pesan,Arka membukanya dan dengan cepat ia berganti pakaian.
Pesan teks From Sam:
Cepatlah datang!
Tania?di kastil milik Athala?sedang apa Tania di sana?
“Papi Arka mau ke mana?”
“JJ sayang papi Arka ada urusan sebentar kalau mommy Kareen tanya katakan papi akan secepatnya kembali.”
Arka mencium pipinya sebentar dan langsung melesat pergi.
Di daerah bagian dalam sisi hutan kastil The Black___
“cepat cari kalian harus menemukan Athala apapun yang terjadi!”
Suaranya menggelegar bagaikan kilat yang menyambarnyambar,kedua tangannya mengepal erat,Tania tidak mau kalau sampai Athala tiada!rencananya untuk menyingkirkan Kareen akan gagal dan Arka tidak bisa menjadi miliknya!tidak!sangat tidak adil untuknya kalau semua itu terjadi.
“apa kalian menemukannya?”
“belum Nona..”
“cepat cari lagi...cari dengan benar!”
__ADS_1
Ponselnya berbunyi,nomor yang tak ia kenali muncul di layar meskipun begitu Tania masih mengangkatnya.
“halo...siapa?”
“Nona Tania ...ini..”
suara di telepon tidak terdengar jelas tapi Tania mengenali suara siapa itu,Tania tahu dengan pasti identitasnya.suara itu milik orang kepercayaan Athala,Tania dapat mengenalinya saat ia dan Athala semalam berbicara sebelum kedatangan Sam dan Arka yang mendadak menyerbu tempat itu.
“apa Tuan mu masih hidup?”
“Nona itu...aku perlu bantuan mu.”orang di seberang telepon bicara dengan ragu-ragu.
“bantuan apa...kalau ada hubungannya dengan urusan menyingkirkan Kareen aku pasti akan membantu mu.”
“Kau tidak akan memiliki kesempatan untuk membantunya Tania!”
Suara Arka mengejutkannya,ia buru-buru mematikan ponselnya dan berusaha bersikap setenang yang ia mampu.
“Ama...apa maksudmu?”ucapnya dengan gugup.
“apa maksud ku?”
“jangan bertingkah seperti orang bodoh!”Arka menggeram dengan marah.
“Ama kau salah paham...aku tidak ada hubungannya dengan penculikan Kareen.”
Sial!Tania lupa kalau dia tidak mengenal Kareen sebelumnya,dia juga seharusnya tidak mengatakan tentang penculikan Kareen!benar-benar bodoh!dia mengutuk dirinya sendiri.
“Tania bagaimana kau bisa tahu mengenai penculikan Kareen,kau juga tidak mengenal Kareen bukan?”
“SKAK MAT!”ucap Sam sambil tertawa.
“Halo Tania...apa kau melupakan kemampuan Blue?”
Sam yang tadinya hanya ingin bersembunyi dan menonton pertunjukkan tiba-tiba tertarik dan ingin ikut terlibat dalam pertunjukkannya.Sungguh kali ini Tania tidak memperhitungkan segala seseuatunya dan tidak memperhitungkan orang-orang terdekatnya, yang harus ia lakukan sekarang hanyalah berlutut dan memohon ampun pada Arka,dia akan mencari kesempatan lain untuk mengambil Arka dari Kareen.
“Ama...Ama...aku salah...aku minta maaf...aku khilaf!aku takkan melakukan hal-hal yang bodoh lagi!”
“Tania!”
Arka tidak tahan lagi!Arka sungguh tidak memperacainya!Tania tega ingin mencelakai Kareen dan bekerja sama dengan Athala!dia tidak boleh membiarkan Tania berkeliaran dengan bebas!Arka harus memberinya hukuman pada Tania yang membuatnya jera agar Tania tidak melakukan tindak kejahatan lagi.
“Tania kau harus bertanggung jawab!”
“tidak!Ama...jangan laporkan aku Ama...aku mohon padamu!”
“Tania aku sungguh kecewa padamu!Sam seret dia ke kantor polisi!”
“Ama..kenapa kau kejam padaku!Ama...ku mohon maafkan aku..Ama..!”
__ADS_1
Arka memperdulikan jeritan dan tagisan Tania,ia dengan cepat pergi dari hadapan Tania dan menyerahkan urusan Tania pada Sam.Arka juga harus menyelediki tentang kematian Athala,dia tadi mendengar Tania berbicara tentang seseorang di telepon,Arka tidak yakin apa itu ada hubungannya dengan Athala atau tidak!satu yang pasti Arka yakin Athala masih hidup.