
“Moree,akan ku tunjukkan sesuatu yang menarik padamu,aku yakin kau pasti akan menyukainya.”suara lembut itu membujuk bagai rayuan iblis yang menyesatkan jiwa manusia.
“Athala,sudah ku katakan padamu kalau aku tidak tertarik dengan apa yang akan kau lakukan!”
Athala melangkah maju dan tubuh Kareen mundur secara perlahan tanpa di komando,tapi Athala tetaplah seorang Athala yang suka memaksakan kehendaknya pada orang lain.dia tetap melangkah maju dan berbisik lembut di telinganya.
“Moree,ikutlah denganku ke suatu tempat jika kau tidak menurut jangan salahkan aku kalau aku harus akan menyeret paksa dirimu.kau pasti tidak akan membiarkan bintang kecilmu celaka bukan?”
“Athala!”
Athala mengulurkan tangannya,mengisyaratkan bahwa Kareen tidak boleh membantah ataupun memberontak,namun nalurinya menolak menerima uluran tangan Athala,ia menatap tajam Athala cukup lama sebelum ia setuju untuk pergi bersamanya.
“aku akan mengikuti mu dari belakang,kau boleh berjalan lebih dulu!”
Athala melihatnya dengan penuh kekecewaan walaupun begitu, dia tetap menuruti kata-kata Kareen.
Dari lantai atas mereka berdua berjalan perlahan,dan Kareen juga tidak mungkin berjalan cepat mengingat ia sedang mengandung Star/Junior,mereka melewati beberapa kamar serta ruangan.semakin mereka berjalan lebih dalam maka semakin gelap jalan yang mereka lalui,ia tak pernah tahu Athala memiliki ruangan lain selain ruangan utama karena dulu ketika Athala membawanya ke istana royals,Athala hanya menunjukkan pantai dan ruang-ruang utama.sampai akhirnya mereka berdua berhenti di sebuah ujung tangga menuju ruang bawah tanah,ada semacam perasaan aneh yang menyelimuti hatinya entah mengapa seperti ada perasaan rindu yang tertahan.
“Amore,apa kau mau melanjutkannya atau tidak?”
Athala bertanya dengan wajah polos seperti anak kecil,kesabaran yang Kareen miliki ada batasnya tapi karena perasaan aneh di hatinya,Kareen terpaksa harus meladeni permainannya.
“Athala!kau yang memaksa ku tadi lalu sekarang kenapa kau tiba-tiba bertanya?”Kareen menyahut dengan menahan seluruh emosinya.
“Jadi Amore kau mau meneruskannya atau tidak?”tanyanya lagi.
“Ya.”Kareen mendengus kesal.
__ADS_1
“Kalau begitu mari kita buat kesepakatan sebelum kita masuk kedalam ruang bawah tanah,bagaimana?”
Athala menawarinya sebuah kesepakatan,apapun itu pasti sesuatu yang tidak akan menguntungkan untuknya maupun Arka,Athala tersenyum picik,ia menunggu jawaban dari Kareen.
“Kesepakatan?Kesepakatan yang seperti apa?”Kareen bertanya dengan nada sinis.
“James,berikan aku surat itu!”Athala berteriak dari ujung tangga.
dan James tiba-tiba saja sudah ada di sampingnya.James menyerahkan map putih dan memberikannya pada Athala,map itu berisikan dua lembar dokumen dengan segel.
“Moree,silahkan dibaca dan jika kau setuju,tanda tangani itu.”
Athala menyuruhnya membacanya secara teliti,ia membacanya dengan sungguh-sungguh meskipun sebenarnya ia malas.mulutnya nyaris ternganga ia menatap tak percaya pada Athala.ia ingin merobek surat konyol itu tepat di depan wajahnya atau menembak Athala dengan pistol tapi mustahil baginya melakukannya karena Athala akan mengancamnya jika ia berani melakukan hal itu pada Athala.
“Athala!kau sudah keterlaluan!”
“Moree,apa kau tahu suamimu.Arka,dia sedang menderita di bawah sana bahkan pecundang itu nyaris saja meregang nyawa!”
“Semua keputusan ada di tangan mu sayang jika kau menolak jangan berharap kau bisa melihatnya lagi!”
Pikirannya belum sepenuhnya pulih dari isi surat gila itu dan sekarang Athala mengatakan kalau Arka ada di bawah sana, suaminya yang sangat ia rindukan rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkannya,Husband kenapa kamu nekat.Athala bilang Arka hampir saja kehilangan nyawanya.apa yang harus ia lakukan?Tuhan haruskah ia menyetujui kesepakatan gila yang di tawarkan Athala padanya?ia ingin menolaknya tapi jika ia tolak nyawa Arka taruhannya!ia tak mau mengalaminya lagi!ia tidak mau kehilangan orang-orang yang ia sayangi dalam hidupnya.mungkinkah ini titik terendah yang ia miliki dalam hidupnya.satu hal yang pasti kali ini ia benar-benar harus menyerah pada takdir yang kejam ini.
“Kau tidak mau?aku bisa menerimanya tapi selamanya kau tidak akan bertemu dia!”
rupanya Athala tidak dapat bersabar lagi atas sikapnya.semenjak dunianya berubah menunggu bukan lagi kata yang tepat baginya.
“dimana Arka sekarang!aku ingin bertemu dengannya.”Kareen mengabaikan pertanyaannya.
__ADS_1
“Jawab dulu,kau setuju atau tidak!”
“setelah itu baru akan ku pertemukan kalian berdua!”
Kareen berusaha mengumpulkan seluruh kekuatan yang ia miliki dan berusaha menguatkan hatinya,sepertinya Star juga merasakan hal yang sama,si kecil mencoba menghibur ibunya,maafkan mom sayang tapi mom tak punya pilihan lain lagi.mom harus melakukan ini untuk menyelamatkan ayahmu.
“baik,aku akan tanda tangan tapi dengan satu syarat.aku ingin menghabiskan satu hari penuh bersama Arka,setelah itu kau harus membebaskannya dan kau tidak boleh menyentuhnya sedikitpun!”
“Husband,maafkan atas keegoisanku ini dan kuharap setelah ini kau tidak akan pernah membenciku.”tangannya gemetar saat membubuhkan tandan tangan di atas kertas.
Athala ingin bergerak maju serta mencium keningnya tapi instingnya terlalu kuat untuk setiap gerak-gerik yang Athala lakukan jadi Kareen bisa mengantisipasi tindakannya.
“Kau selalu menjadi wanita mahal dan cerdas,aku menyukainya.ayo!”
setiap langkah yang ia ambil tidak pernah ada yang berakhir sempurna,terkadang manusia terlalu sering menyalahkan takdir yang mereka miliki hingga akhirnya mereka lupa untuk bersyukur atas apa yang mereka punya termasuk dirinya.
ruang bawah tanah itu tidak seperti yang ada dalam pikirannya yang gelap serta suram,semuanya serba terang serta bercahaya walaupun bau apek nya masih mendominasi lalu ada sebuah kaca besar terbentang luas,Athala menyuruhnya menghadap tepat di depan kaca itu.ia seperti orang bodoh yang tersesat di dalam hutan.
“Athala,dimana Arka?”Kareen bertanya padanya tanpa berbalik.
“sungguh tidak sabaran!sebentar lagi kau pasti bertemu dengannya,sayang.”
Kareen benci mendengar kata sayang terucap dari bibir Athala beruntung saat ini Athala tidak melihat wajah kesalnya jika dia mendapati raut wajahnya yang seperti itu pasti dia akan mengancamnya dengan keselamatan star maupun Arka.perlahan-lahan kaca besar itu bergeser dan menampakkan sosok yang teramat sangat ia rindukan.Kareen menatap sosok Arka dengan bodoh tanpa bergerak,bahkan bernafas perlahan.ia juga sempat berpikir kalau semua itu hanyalah halusinasinya semata,ia terlalu merindukannya.
dunianya menjadi sunyi dalam sekejap,semuanya begitu nampak tidak nyata!biarkan hatinya berdebar tak karuan,wajah tampan nan dinginnya di penuhi luka lebam,dan bibirnya yang tipis tersenyum.senyum semacam itu menyebar ke wajah tampannya dalam sekejap dan mencapai bagian bawah matanya,Kareen mengerjap kan mata berkali-kali berharap bahwa semua ini bukanlah fatamorgana.sejenak ia tidak dapat berpikir tapi hatinya di penuhi rasa kerinduan yang luar biasa.Arka ada di hadapannya tapi ia tak dapat menyentuhnya.
Athala merasakan sakit yang luar biasa di hatinya melihat wajah Kareen yang begitu bahagia melihat wajah Arka sedangkan ketika Kareen melihatnya hanya ada kebencian di mata wanita yang di cintai nya,bahkan menyentuhnya pun ia tidak bisa!Kareen telah terlepas dari genggamannya untuk selamanya!setidaknya Athala ingin Kareen dapat mengingatnya kalau dia juga pernah ada dalam kehidupannya bahkan jauh Sebelum Arka datang ke dalam hidup Kareen,apa Kareen sungguh sudah melupakannya?kalau dia dan Kareen pernah menjadi teman baik.
__ADS_1