
Malaikat kecil itu menangis orang tua dulu pernah berkata jika seorang bayi menangis tanpa henti Ia mempunyai Firasat buruk,Kareen terbangun oleh tangisan JJ kecil seiring bunyi dering ponselnya dimeja,bibirnya mencium lembut JJ kecil.
“Jangan menangis sayangku,akan mommy buatkan susu untukmu.”
Dering ponsel terus saja berbunyi,Kareen mengambilnya dan memeriksa nomor dilayar“bukankah ini nomor ayah?”gumam Kareen sambil mengerutkan keningnya.
Arka dan JJ masih berada dalam mimpi mereka masing-masing sedangkan JJ kecil masih terus menangis“Baby sstt..tenanglah mommy mau menjawab panggilan telepon dulu.”
JJ kecil sangat pintar Ia bisa di ajak kerjasama,JJ kecil menatap Kareen dengan mulutnya yang terbuka dan mencoba mengeluarkan suara seolah-olah dia ingin menjawab perkataan Kareen.
“Ayah..ada apa?”Suara diseberang telepon bukanlah suara ayahnya melainkan suara panik Bibi Suzhi,seluruh saraf Kareen menegang.
“Nona Kareen Tuan tiba-tiba saja tak sadarkan diri setelah berteriak pada seseorang di telepon!”Bibi Suzhi menangis terisak-isak.
“Nona Kareen Cepatlah datang!”Ponsel yang sedang di pegangi Kareen terjatuh hingga membangunkan Arka.
“Moree..sayang apa yang terjadi?”Arka bertanya dengan suara mengantuk yang masih menyelimutinya.
Kareen mengacuhkan Arka,menyambar kunci mobil dan berlari tanpa memakai alas kaki serta piyama yang masih bertengger manis di tubuhnya..
“Amor...Moree tunggu mau kemana kau sepagi ini?”
“Moree!”
dari kaca spion Kareen melihat Arka mengejar dan berteriak memanggil-manggil namanya namun ia tak memperdulikannya karena rasa panik menjalari nya saat ini.
“Ayah jangan tinggalkan Kareen,kareen tidak ingin sendirian di dunia ini,Tuhan Engkau tidak boleh mengambil nyawa ayahku.bukan aku menentang kematian tapi aku belum siap kehilangan ayahku.”Kareen merancau sepanjang jalan,air matanya mulai merebak turun membasahi pipi.
Pintu gerbang terbuka mungkin para pengawal Kusuma Wijaya sudah tahu kalau Kareen akan datang,Kareen menerobos pintu dan berlarian dalam keadaan panik.
“Nona Kareen!” Bibi Suzhi menyambutnya sambil berurai air mata.
“Bibi dimana Ayah?apa yang terjadi padanya?”Cecar Nya,Bibi Suzhi terdiam.
Dia menuntun Kareen Ke kamar ayahnya,seorang Dokter paruh baya berdiri disampingnya,Dokter itu menaruh masker oksigen pada mulut ayahnya,langkah Kareen tiba-tiba kaku ketika ingin mendekat padanya.
“Kareen....,"Kusuma Wijaya menggerakkan jari-jarinya yang lemah,nafasnya tersendat-sendat,Kareen langsung memeluk tubuh ayahnya yang berbaring lemah.
“Ayah jangan bicara lagi..istirahatlah,Kareen mohon sehatlah kembali,apa yang ayah inginkan akan Kareen turuti asalkan ayah bisa sehat seperti sedia kala.”
Kusuma Wijaya berusaha membuka mulutnya agar dapat berbicara pada Kareen tapi rasa sakit menggerogoti sekujur tubuhnya,kedua matanya memberi isyarat kepada Karen agar putrinya mengikuti arah pandangnya lalu telunjuk ayah mengarah ke sebuah buku bersampul rumah tua.
“Kareen bacalah..!”detik itu juga Kusuma Wijaya memejamkan kedua matanya.
“Ayah..bangunlah!ayah..ayah!”
Kepalanya terasa berputar,sesuatu di sekitarnya mendadak berubah menjadi samar sebelum ia jatuh tersungkur.Arka menangkapnya,wajahnya di selimuti kekhawatiran setelah itu yang lihat hanyalah kegelapan.
“Ayah...!”
Mendengar Kareen tersadar dan berteriak histeris Arka serta bibi Suzhi buru-buru menghampirinya.
__ADS_1
“bibi...ayah?”
Kerongkongannya serasa kering,bibi Suzhi mendekapnya sementara Arka menggenggam erat kedua tangannya.
“Nona Kareen...Tuan dilarikan ke rumah sakit oleh Dokter Edward karena tiba-tiba saja beliau mengalami koma.”
Kareen mematung kenyataan pahit macam apa yang harus ia dengar?haruskah sekali lagi dia kehilangan orang terkasih dalam hidupnya?tidak!dia tidak mau hal semacam itu menimpa dirinya lagi!karena itu akan terasa sakit.kenapa di saat ia mampu menerima segala hal yang tak dapat di terima sebelumnya pasti akan ada hal-hal yang menyedihkan sesudahnya!apa dia tidak di ijinkan bahagia?kenapa cinta serta kasih sayang begitu sulit menyertai hidupnya!
“Moree...kuatkan hatimu!”
Kareen tak memberikan respon apapun kepada mereka berdua,ia bagai mayat hidup yang menatap kosong ruangan kamar yang sudah tak lama ia tempati.
“Moree katakanlah sesuatu.”
Diamnya Kareen membuat Arka menggeram frustasi“Moree..ayahmu akan baik-baik saja..percayalah.”
Kareen masih saja diam dan mengambil sebuah buku bersampul rumah tua, Arka memberi isyarat kepada bibi Suzhi supaya memberi Kareen ruang untuk sendiri,dengan tangannya yang gemetaran ia mulai membuka lembar pertama buku harian bersampul rumah tua milik ayahnya.
Lembar pertama__
Tahun 19xx aku bertemu seorang wanita cantik bernama sandra,kami saling jatuh cinta ketika pertama kali bertemu pandang.hari demi hari,waktu demi waktu lalu berganti menit hubungan kami semakin dekat hampir tak ada sedetikpun waktu terlewatkan bersamanya hingga suatu hari Sandra tiba-tiba saja mengakhiri hubungan kami tanpa alasan yang jelas.mungkin karena masa depanku belum jelas,hidupku yang masih luntang-lantung dan tempat tinggal ku hanyalah sebuah petakan sederhana.
Lembar kedua__
Suatu ketika aku tak sengaja memergoki Sandra saling bergandengan tangan dengan sahabatku sendiri Franklin George,Franklin memperkenalkan Sandra sebagai tunangannya padaku,aku merasa cinta telah membodohi ku dengan segala omong-kosongnya.saat itulah duniaku runtuh!kepercayaan ku terhadap cinta hancur!
Lembar ketiga__
Franklin tidak mengetahui hubungan kami,aku tak pernah menceritakan kisah asmaraku kepada orang lain.sebab itu aneh saja bagiku mengumbar kisah cintaku pada yang lain akan terasa sangat menggelikan jadi ku anggap Franklin tidak bersalah tapi wanita yang ku cintai berpura-pura tidak mengenalku lalu berkata padaku dengan seutas senyum di bibirnya kalau ia dan Franklin akan segera melangsungkan pernikhan.hari itu juga,Tuhan seakan memberiku takdir yang pahit,aku dan sahabatku memang berbeda kasta,Franklin di ibaratkan sebuah berlian berharga sementara aku hanyalah sekumpulan batu kerikil tak berharga,wanita yang ku cintai tega mengakhiri hubungan kami tanpa satu kejelasan yang pasti.
Hari-hari ku jalani dengan bekerja keras agar aku tidak di pandang sebelah mata oleh seseorang,.kehadiran seorang wanita bernama Almira ranindia,perlahan mengobati bekas luka hatiku padahal dia juga sedang mengalami sakit hati karena di tinggal menikah oleh kekasihnya lambat-laun hubungan kami berlanjut ke jenjang yang lebih serius,.Almira yang selalu setia menemaniku di kala sulit maupun senang.sampai akhirnya kami memutuskan menikah kemudian Almira melahirkan buah hati kami,ia menamainya Kareenina,kehadiran bayi mungil cantik itu melengkapi hidup kami.beberapa tahun berlalu Kareen kecil menjelma menjadi anggun dan tumbuh dewasa tapi takdir seolah menjungkirbalikkan- balikan hidupku tepat di hari ulang tahun pernikahan kami sesuatu tak terduga terjadi.Franklin mengundang kami makan malam untuk merayakan ulang tahun perusahaannya.
Lembar ke lima__
malam telah larut dan hanya ada kami berempat,ternyata takdir juga terkadang lucu,aku menikahi mantan kekasih Franklin,ini seperti sejenis pertukaran menurutku Sandra selalu memandang sinis kepada Almira entah dendam apa yang ia miliki terhadap Almira,setahuku Sandra adalah seorang wanita pencemburu,ambisius serta arogan,mungkin Sandra cemburu karena Almira sangat terlihat akrab ketika bersama Franklin.aku dan Franklin agak mabuk sewaktu aku mencari Almira untuk mengajaknya pulang.jantungku menegang saat aku mendengar teriakan dari atas gedung Royal industri milik kelurga George,aku dan Franklin segera berlari Kami terkejut melihat pemandangan mengerikan di depan kami,aku melihat tubuh istriku Almira terjatuh dari atas gedung.aku bahkan terlambat menolong istriku karena Sandra sudah terlebih dulu mendorong jatuh Almira.
Lembar ke enam__
dalam keadaan panik aku berlari ke bawah dan menemukan Almira sudah berlumuran darah,aku percaya Almira masih bisa tertolong dan melarikannya ke rumah sakit namun percuma sesampainya di sana nafasnya terhenti.Franklin berlutut meminta maaf atas kelakuan keji Sandra,Franklin menjelaskan bahwa istrinya hanya sekedar terbakar cemburu dan emosi.
Apapun alasannya Almira tidak akan pernah bisa hidup kembali,istriku selamanya tidak akan ada di sisiku lagi apa yang akan ku jelaskan pada putriku Kareen?Franklin terus mengirimiku pesan untuk tidak memenjarakan Sandra,aku tak menanggapinya dan mengerahkan anak buah ku mencari ku Sandra. ke esokan harinya aku mendengar berita pengusaha muda sukses bunuh diri dengan menelan sebotol pil tidur.pengusaha muda itu bernama Franklin George banyak kabar simpang-siur mengenai Franklin di berbagai media.ada yang mengatakan Franklin bunuh diri karena depresi,ada yang mengatakan juga Franklin bunuh diri karena tak kuat menanggung malu atas perbuatan istrinya.
Lembar ke tujuh__
Mulai hari itu aku menjaga ketat Kareen kemanapun putriku pergi harus di awasi agar aku mudah mengawasinya di luar rumah satu anak buah ku melapor kalau putriku sedang dekat dengan seorang pria bernama Athala George,aku memerintahkan anak bauah ku menyelidiki latar belakangnya.hasilnya mengejutkan Athala adalah anak yang terlahir dari rahim seorang pembunuh istriku.untuk itu tak peduli sekeras apa Kareen meminta restu dariku sampai maut menjemput pun aku tidak akan memberikan restuku pada mereka berdua.aku tidak membenci Profesi Athala sebagai seorang bartender tapi luka yang digoreskan oleh Sandra masih membekas sampai detik ini.
Kareen Sayang maafkan Ayah, Ibumu meninggal bukan disebabkan kecelakaan mobil melainkan di dorong dari atas gedung oleh Seseorang dengan sengaja hingga tewas!Dan pelakunya adalah Ibu kandung Athala,Kekasihmu.Kareen Cinta terkadang menyesatkan Jiwa manusia,bisa membutakan mu dalam segala hal tapi terkadang Cinta jugalah yang akan membawamu menemukan Jalan pulang,dan ayah yakin Arka akan menuntun mu menemukan Cinta.Kareen Sayang maafkan Ayah yang telah memisahkan mu secara paksa dengan kekasihmu Athala.dan membuatmu terpaksa menikahi Arka!ayah harap kamu tidak membenci ayah dalam hatimu!
Fakta menyakitkan apa yang harus ia terima?ia mengira ayahnya membenci Athala karena Athala seorang bartender pada kenyataannya ayahnya tidak menyukai Athala sebab masa lalu suram hidupnya.dari awal hubungannya dan Athala memang sudah salah!
“Ayah sadarlah maka aku tidak akan menemuinya lagi asalkan ayah bahagia.”
__ADS_1
Kareen mengambil Ponsel milik ayahnya,mencari tahu siapa yang menghubunginya terakhir kali.ayahnya mempunyai kebiasaan merekam percakapannya ketika berbicara di telepon.ia terhenyak saat mendengar suara Athala,ia memutar rekaman percakapan Athala dan ayahnya di ponsel.
“Tuan Kusuma Wijaya yang terhormat salam calon mertua tersayangku!”Athala tertawa mengejek.
“Saya bukan caalon mertua mu berandal!”Kusuma Wijaya berteriak marah padanya.
“Tentu saja bukan untuk saat ini!aku akan mengambil Amorku dari pria berengsek itu bila waktu itu tiba bersiaplah memberi restumu pada kami,suka tidak suka.mau tidak mau kau tidak punya pilihan lain selain merestui kami berdua!aku sudah meninggalkan pekerjaan ku dan telah menjadi seorang pria sukses!”
kehingan meliputi perbincangan mereka berdua selama beberapa menit.
“Saya tidak peduli walaupun kau telah menjadi seseorang sampai kapanpun takkan kubiarkan kareen menikah..!”
Athala memotong perkataan Kusuma Wijaya di sela-sela percakapan mereka.
“Karena aku putra Sandra George!wanita yang sudah melenyapkan nyawa istrimu?”kata Athala.
“Darimana Kau tahu?”Kusuma Wijaya bertanya dengan penuh amarah.
“Pak Tua jangan meremehkan kemampuanku jika aku mau,seluruh aset wijaya Group bisa ku dapatkan dengan sentikan jari!”
“dan ya bagaimana kalau aku memberi tahu Kareen kebenaran mengenai Arka?”
Kusuma Wijaya diam tidak menjawab kemudian hanya ada teriakan penuh amarah.
Kebenaran mengenai Arka?apa yang Athala ketahui tentang Arka?Athala aku tidak akan memaafkanmu jika sesuatu yang buruk menimpa ayahku!
Kareen menekan nomor Athala dengan emosi yang membuncah,dia tidak peduli lagi dengan perasaannya terhadap Athala!dia marah!darah dalam tubuhnya mendidih rasanya ingin sekali membunuh mantan kekasihnya itu!bahkan kata semanis cinta akan ada rasa pahit di dalamnya.
“Amorr akhirnya kau menghubungiku...aku merindukanmu saying.”Suara Athala bagai angin dimusim semi.
“Athala aku tidak ingin berbasa-basi denganmu,apa kau puas membuat ayahku jatuh koma?”
Kareen menggertakkan giginya menahan segala amarah.
“Mooree..apa maksudmu?ayahmu koma mengapa harus salahku?bukankah ini kabar baik untuk kita sayang tak ada lagi penghalang diantara kita berdua!”
waktu seakan terhenti,dunia berhenti berputar.dia bukan lagi Athala George yang Kareen kenal lagi!pria Indo-Perancisnya yang dulu telah berubah menjadi manusia berhati dingin!
“Kau Gila?”teriak Kareen.
“Kau gila!Athala dia ayahku takkan kubiarkan satu orangpun berbicara buruk tentang ayahku!ayah memang benar kau bukan pria yang tepat untukku,aku tidak sudi melihatmu lagi!”
Di lain sisi telepon Athala tersenyum pahit sambil menatap dirinya di cermin,kata-kata yang Kareen lontarkan terasa pedas baginya!hatinya sangat sakit,dia tahu perbuatannya dan perkataannnya teramat kejam!tapi apa yang ia bisa lakukan?memohon?lalu harus berapa kali ia memohon?seribu kali?jutaan kali?sejuta cara telah ia lakukan tapi tetap saja Kusuma Wijaya tak memberinya celah!ibunya yang salah!kenapa dia yang harus menanggung akibatnya?sungguh tidal adil!untuk itu dia harus bersikap kejam agar mendapatkan keadilan.
“Katakan apa yang kau tahu mengenai Arka?”
Athala tertawa sinis di ponsel,kekasihnya ingin tahu kebenaran tentang suaminya sendiri melalui pria lain!bukankah itu menyakitkan?dia akan memberitahu Kareen segalanya asal Kareen mau kembali lagi padanya.
“Amor kau ingin tahu mengenai Arka,akan kuberi tahu asalkan kau meninggalkan Arka suamimu dan kembali ke sisiku lagi sayang bagaimana?”
Emosinya tak terbendung lagi,Kareen memaki Athala ditelepon
__ADS_1
“Pria sinting..aku tidak akan sudi kembali padamu meski harus nyawa taruhannya!”
Kareen membanting keras Ponsel milik ayahnya ke lantai.