Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB XVI Merayu Suami??


__ADS_3

Arka masih saja terus mengacuhkannya,bagaimana cara menaklukan hatinya yang se beku es saat ini?Kareen mengantar JJ dan JJ kecil kedalam,memandikan mereka berdua sebelum tidur.ia berbisik pada telinga JJ,JJ mengangguk lalu memberinya acungan jempol,saat ini Arka pasti sedang bersiap akan pergi tidur,ia sudah terbiasa mengenakan lingerie pilihan Arka untuk tidur malam,itu tidak se terbuka yang Kareen pikirkan,awalnya agak risih memakainya tapi lama-kelamaan menjadi kebiasaan,ia jadi penasaran apakah Arka akan tergoda?kemudian bergidik malu karena pikiran itu.


Mula-mula ia mengenakan satin hijau tosca yang sopan,khawatir kalau ia memakai pakaian dalam yang lebih terbuka,Arka akan menganggapnya wanita murahan Oh My!Kareen tidak ingin itu terlintas dibenak Arka,tapi siap mencoba apa saja,Arka seolah tidak memerhatikan seakan-akan ia manusia transparan,percuma saja ia rasa.tapi kata menyerah tidak ada dalam kamusnya!sebelum bendera putih tanda menyerah milik kubu lawan berkibar tepat didepan wajahnya,segenap kekuatan akan Kareen kerahkan agar musuh tunduk padanya.


Jadi ia putuskan untuk mengeluarkan salah satu pakaian dalam yang potongannya lebih menantang,yang sudah ia siapkan dikamar mandi.pakaian dalam itu berwarna putih tipis,berenda,dan membuatnya malu saat melihatnya,bahkan sebelum dicoba,Kareen berhati- hati memandang bayangannya sendiri di cermin sebelum ia masuk kembali ke kamar,ia tidak ingin kehilangan keberanian ketika akan mulai bertempur.puas rasanya melihat mata Arka terbelalak sedetik sebelum akhirnya Ia bisa mengendalikan diri.


“Husband bagaimana pendapatmu?”Tanya Kareen sambil berputar-putar genit agar Arka bisa melihat dari setiap sudut.


Arka berdeham-deham“Emm menurutku,aku tidak tahu tanyakan saja pada Puss.”


Kareen melotot pada kucing gendut berwarna oranye,Arka kembali sibuk pada bukunya.


“Terimakasih tuan meow.”sahut Kareen agak masam.


Kareen terlalu letih untuk memenangi perang ini dan ingin cepat-cepat naik ke tempat tidur yang empuk,tidak!tidak boleh menyerah masih ada rencana B,ia melangkah keluar,dan menceburkan diri ke kolam renang.memberi instruksi kepada JJ agar menyeret Arka kesini.


“Papi...Papi Arka cepat kesini ayo!”


“tunggu JJ kenapa membawa Papi kesini?”


Kareen mendengar JJ menjerit histeris.


“Papi Arka,tadi JJ melihat Mommy Kareen berjalan dengan wajah sedih,JJ coba panggil tapi Mommy Kareen nggak dengar terus ada suara jeritan orang minta tolong dari arah kolam.”


tanpa berpikir panjang Arka melompat ke kolam,Kareen tahu rencananya kali ini berhasil,ia menyelam semakin dalam tepat saat Arka menyelam,tangan Kareen segera menyambarnya dan menguncinya erat-erat dalam pelukannya.Arka dengan sigap membawa dirinya dan Kareen ke permukaan.


“Moree apa kau sudah hilang akal!”


Arka memegang pinggangnya,menempelkan dahinya di dahi Kareen.


“Moree jangan lakukan hal bodoh yang bisa membuatku akan kehilanganmu!”


Arka membawa lebih dalam Kareen ke pelukannya,Kareen mengedip pada JJ,sesaat lalu ia benar-benar takut Kareen akan menghilang dari hidupnya!dia ingin Kareen pergi tapi bukan dengan cara yang bisa melukai Kareen.


“Husband aku sangat senang, akhirnya terucap kata Moree lagi dari bibirmu!”


Keduanya saling memandang dalam kesunyian malam,sinar rembulan menerangi wajah mereka berdua.


“Kau sengaja melakukan ini semua padaku?”


Kareen sengaja diam,membiarkan ia mencerna baik-baik mengapa ia sengaja melakukan ini semua padanya.


“Moree,mengapa kau melakukan ini padaku?”

__ADS_1


Sergah Arka dari sela-sela gigi yang ter katup rapat,nadanya tiba-tiba marah.


“Moree jangan coba mempermainkan ku,dengan sikapmu yang seperti ini akan sulit bagiku melepas mu pergi!”


Dengan kasar ia menyambar renda yang menghiasi paha Kareen,sesaat Kareen sempat mengira Arka bakal mengoyakkan nya kemudian tangannya melemas,Arka tidak menginginkan semua ini!dia mencintai Kareen tapi ia tidak ingin Kareen terpaksa menerimanya!sakit yang ia rasakan mungkin tak berdarah!akan tetapi rasanya sangat sakit dan menusuk!ia sadar Kareen tak seharusnya menjadi miliknya!dia hanya seorang pecundang kesepian yang baru menemukan arti cinta dan kasih sayang.


“Moree,aku tidak mau mengikatmu dalam permainan sandiwara ku,kau ingin terbebas dari peranmu bukan?besok aku akan menyiapkan segalanya untuk persiapan perceraian kita berdua.”


“Aku tidak ingin bercerai!”


“tidak Moree,kau menginginkannya kau bilang seluruh dunia pasti senang mentertawakan hidupmu termasuk diriku bukan.untuk itu akan ku buat seluruh jagat raya bungkam!”


Arka sudah mempersiapkan segalanya dengan matang,ia telah menyiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari,dia bahkan berencana memberitahu Kareen tentang kebenaran mengenai dirinya sebelum ia memutuskan menceraikan Kareen tapi Kareen ke buru tahu lebih dulu,Arka ingin Kareen bahagia bersama pria yang di cintai nya tak peduli akan sesakit apa rasa yang akan di tanggung nya nanti.


“Moore,dunia tidak akan mengejek dirimu lagi saat kau tak bersamaku.”


Kareen menggigit bibir bawahnya,Kareen tak menginginkan semua ini!ia takkan membiarkan sesuatu dalam genggamannya terlepas lagi!karena apa yang telah terlepas takkan bisa ia raih kembali.


“Husband biarkan jagat raya tertawa pada diriku dan biarkan seisi dunia melontarkan ejekannya kepadaku karena aku memang wanita terbodoh yang telah memcampakan pria sebaik dirimu!aku tidak perlu kau membungkam seluruh dunia,denganmu di sampingku itu sudah cukup!”


Bibir Kareen mengunci rapat-rapat bibirnya dalam ciuman,Arka memberontak dan melepas paksa ciuman mereka saat Kareen memperdalam ciumannya.


“Moree kau membuatku gila!aku sudah berjanji untuk membebaskan mu dari segala beban setelah kau tahu yang sebenarnya.”


“Moree.....!”


Jari telunjuk Kareen menempel di bibirnya sebagai isyarat agar Arka diam.


“Sstt..biarkan aku bicara husband,proses jatuh cintaku pada Athala mungkin bisa diibaratkan bagaikan air sungai yang mengalir begitu cepat,deras,namun terhambat ditengah perjalanan!Sangat berbeda ketika aku merasakan jatuh hati denganmu,terasa bagaikan cuaca,benci saat panas karena teriknya mentari menyengat tubuh,sedih dikala hujan turun karena derasnya air yang turun dapat mengaburkan pandangan,dan memberi kebahagiaan ketika sekumpulan pelangi terbentang di langit biru,apa kau percaya padaku?”


Arka terdiam,ia membawa Kareen ke atas,kata-kata Kareen terdengar manis dan indah,ia bukannya tidak percaya hanya saja semuanya terlalu tiba-tiba,sesuatu yang terasa manis begitunya manisnya hingga kau di lupakan oleh rasa pahitnya yang tidak terlalu kentara di lidah,sangat terasa indah di hati sampai kau lupa ada setitik celah tak terlihat di dalam keindahannya,Arka tidak mau segala yang ia dengar sekarang ini bagaikan ilusi yang mampu menipu mata dan hatinya.


“Moree ..kau kedinginan.”


Arka membopongnya sampai ke kamar mandi,menaruh Kareen di bath up,mengatur suhu air agar hangat dan memandikannya layaknya seorang anak kecil.seusai mandi ia melilitkan handuk disekujur tubuhk Kareen dan menyisir rambutnya dengan hati-hati,Kareen merindukan aroma tubuh Arka yang khas,aroma mint segar tercium oleh hidungnya.


“Moree,ayo kita tidur!”


Arka menarik selimut,membawa dirinya tenggelam kedalam pelukannya.


“Husband,kau masih belum mempercayai kata-kataku?”tanya Kareen sedikit kecewa.


Kareen lalu menyeret tubuhnya dari tumpukkan bantal untuk mencium Arka.

__ADS_1


Arka membalas ciumannya,walaupun sikapnya belum menunjukkan bahwa Kareen menang lebih tepatnya ia masih berhati-hati agar tidak jatuh ke dalam perangkap musuh.menjengkelkan!Arka begitu pandai mengendalikan diri,dengan lembut ia menjauhkan tubuh Kareen beberapa saat kemudian dan mendekap Kareen didadanya.


“Mooree hentikan!kau merangsangku!”Arka menyeringai.


“Justru itu tujuan utamaku malam ini!aku belum memberimu malam pertama yang layak disaat malam pengantin kita dan parahnya aku malah tertidur maka sebut saja ini malam kedua bagi kita.”


Arka terkekeh.


“Apa yang lucu dari ucapanku?”tanya Kareen sambil cemberut.


Arka mengelus lembut punggungnya“Mooree...satu lagi kebenaran yang perlu kau ketahui,aku tidak pernah benar-benar melakukan hal itu denganmu.”


Kareen terkesiap dan menatap Arka“Kau pasti berbohong padaku!husband tapi malam itu kau bilang.”


Jari-jari Kareen menelusuri wajahnya,Arka menangkap dan membawanya ke bibir untuk dicium.satu kebiasaan Arka yang Kareen sukai selain menyisir rambutnya,Arka memang tidak menyentuh Kareen dalam arti sebenarnya,dia tidak akan memaksa seorang wanita berhubungan layaknya suami-istri dengannya meskipun ia mencintainya.


“Mooree itu hanya cara agar aku bisa mengingkatmu supaya kau tidak lari dari sisiku!aku tidak pernah merasakan perasaan aneh dalam hatiku ketika melihat wanita lain tapi saat ayahmu menunjukkan selembar fotomu yang memegang seikat bunga mawar putih dengan wajah menghadap samping serta rambut yang terurai,aku mulai tertarik padamu dan bersedia menjadi suamimu.”


Kareen mengkerutkan kening“Bagaimana ayahku mengenalmu?”


Arka memejamkan mata dan mengembuskan nafas lewat hidung“Aku tidak sengaja menyelamatkan ayahmu ketika sebuah balok kayu akan menimpanya,kami sedang ada dalam proyek yang sama.”


Ya Tuhan Kareen tidak tahu apa yang akan terjadi pada ayahnya kalau Arka tidak ada disana waktu itu.


“Lalu ayahmu ingin aku jadi menantunya,kukira itu hal gila!bagaimana bisa aku menikahi seseorang tanpa rasa cinta?aku tidak ingin mengalaminya lagi,menikahi Annabelle adalah kesalahan terbesar dalam hidupku,wanita itu tidak ingin mengurus JJ dan hanya ingin status nyoya Arka,aku bersyukur kau hadir dan mengisi hari-hariku saat ia mencoba kembali padaku.”


Arka tahu tujuan Annabelle kembali bukanlah untuk menyandang status sebagai nyonya dari kelurga Jonathan Ramadhan tujuannya lebih besar dari itu tapi Arka tidak akan membiarkan tujuan Annabelle tercapai!tapi ia tidak mau Kareen terlibat dalam hal ini biarkan satu rahasia ini menjadi miliknya.


“Mooree kau lelah,tidurlah sayang!”


Arka menggulirkan tubuhnya kesamping,lengannya melingkari ditubuh Kareen.


“Husband,aku tidak lelah!”sangkalnya.


“Kau tahu Mooree,malam itu aku berusaha membangunkan mu karena JJ ingin menyambut mu tapi kau tertidur lelap dan aku harus menggendongmu,setiap hari kau tidur seperti orang mati! kalau saja kau tidak mendengkur,aku khawatir kalau-kalau kau jatuh koma!”


Kareen tak menggubrisnya masalah dengkuran itu“Husband,aku tidak pernah mendengkur kok!”


Arka terkekeh geli.


“Kau memang ahlinya menghindar!”sahut Kareen kesal.


“Mooree,mari kita tidur dan jangan bahas hal mengenai itu lagi!”

__ADS_1


Arka mulai bersenandung menyanyikan lagu tidur untuknya,Kareen mulai menguap.


__ADS_2