
“moree kau belum sepenuhnya percaya padaku bukan?”Athala bertanya dengan nada putus asa.
Athala benar Kareen memang belum sepenuhnya percaya atas perubahan sikap Athala yang mendadak aneh.bagaimana orang mampu mengubah sikap mereka secepat itu?ia takut Athala mempunyai maksud tersembunyi di balik sikapnya sekarang ini.JJ melambai-lambaikan tangannya dan berteriak memanggil mereka dari kejauhan.
“papi Arka,mommy Kareen,paman Athala,Jason cepatlah kemari...!”
Arka segera berjalan hampir setengah berlari menghampiri JJ sambil masih menggendongnya sekilas Kareen mendengar suara rendah Athala“Amore sampai kapan kau akan membenciku mungkin aku harus lenyap terlebih dulu dari muka bumi ini!dengan begitu mungkin saja kebencian yang kau miliki akan hilang!”
“Tuhan aku memang manusia terkutuk dan hina!”
“paman Athala,ayo cepat nanti Kak J akan bersenang-senang sendirian tanpa aku..!”
JJ kecil berteriak dengan nada kesal sambil menepuk-nepuk lengan Athala.
Kareen melihatnya dari kejauhan,tidak ada rasa kesal di raut wajah Athala yang ada hanyalah sebuah senyuman yang berubah menjadi tawa bahagia seperti anak kecil yang baru menemukan kebahagiaannya.apa Kareen salah? kalau terus-terusan mencurugainya karena rasa takutnya.Arka menurunkannya dengan perlahan ketika Arka menyuruhnya duduk Kareen mendengar suara belle dan ia begitu terkejut saat Arka memanggilnya Anna.
“Anna?”Kareen menatap Arka dengan bingung.
“kau terkejut Nona Kareen?”Belle tersenyum padanya.
Dia mengulurkan tangannya dan Kareen menyambutnya dengan canggung.Kareen bertanya-tanya dalam hati,apakah wanita itu Anna mantan istri Arka dulu?wanita menyebalkan yang menyebut dirinya sebagai seorang pelayan?apakah dia Anna yang sama?lantas bagaimana bisa menjadi anak buah Athala?selepas dari itu semua bukankah ia harusnya mengucapkan rasa terimakasihnya pada Anna?
“kau Annabelle ,mantan istri Arka?”Kareen bertanya dengan gugup.
“Ya..”Anna hanya menjawab singkat saat dia akan pergi,Kareen buru-buru mengucapkan rasa terimakasihnya.
“Anna terimakasih..”Kareen berkata dengan tulus dari lubuk hatinya yang terdalam,Anna berbalik dan hanya tersenyum.
“Anna apa yang terjadi dengan wajahmu?”
Anna hanya terdiam dan Athala-lah yang menjawab segalanya.
“itu semua karena salahku..bukankah aku jahat!”Athala menurunkan JJ kecil dan menyuruh pergi untuk bermain.lalu Anna pergi begitu saja tanpa mengucapkan satu patah katapun.
“Apa maksudmu Athala..?”
“moree aku telah menghancurkan hidupnya lalu aku mengatakan padanya bahwa Arka-lah menyebab segala kehancurannya untuk itu dia mau bekerja sama denganku..”
“kau...!”
Arka menahannya saat Kareen ingin melangkah dan menampar Athala.
__ADS_1
“seorang penjahat akan tetap dianggap penjahat di mata dunia meskipun dia matia-matian berusaha bahwa mereka juga adalah manusia biasa yang dapat mengubah jalan hidupnya.”Athala memandang Kareen dengan wajah sedih,seolah di mata dunia dia memang seorang penjahat yang harus di eksekusi mati!
“Amore,tinggallah di sini lebih lama bersama Arka, aku juga ingin melihat bintangmu lahir dan melihat senyumannya mungkin dia akan terlihat sepertimu.”
Athala berdiri di samping mereka berdua yang tengah duduk menunggu matahari perlahan-lahan tenggelam untuk menyembunyikan diri.Kareen mendongak pada Arka dan memberi isyarat dengan mata,Arka membalasnya dengan sebuah kecupan singkat di bibir.
“kita akan tinggal disini lebih lama sayang,tapi itu juga kalau kau setuju jika tidak kita akan pergi.bagaimana?”
Kareen ragu untuk sesaat,oh ya ngomong-ngomong Belle maksudnya Anna dia tiba-tiba menghilang setelah Kareen mengucapakan rasa terimakasihnya.kemana dia ya?Kareen melingkarkan kedua lengannya di pinggang Arka dan menyadarkan kepala di pundaknya,Arka mengambil tangannya lalu mengecup lembut kepala Kareen.
“suami mu ada disini,kau tak perlu mengkhawatirkan apapun sayang..”
Kareen tersenyum,lambat-laun matanya mulai berat.angin yang berhembus serta suara riuh ombak membuatnya sedikit tenang apalagi kalau ada Arka di sampingnya.
“Moree kau belum menjawabnya.?”tanya Athala.
“Arka bilang oke...jadi itu juga tidak masalah untukku.”sahut Kareen dan ia mulai mengantuk.
“moree kehadiran bintangmu adalah sumber kebahagiaanmu bagaimana bisa aku memisahkannya darimu jika terjadi sesuatu padamu aku pasti akan gila!satu kesalahan menjadikanku seseorang yang harus kau hindari dan patut kau benci...!”
“hemm...mm...”
“paman thala kemari lah! kita bermain bersama...!”
Kareen menatap punggung Athala yang semakin menjauh,pandangannya agak mengabur entah karena perasaan gembira atau tidak ada lagi yang perlu ia waspadai,Kareen bisa melihat senyum tulus di bibir Athala dan wajah yang selalu nampak bahagia ketika kami masih bersama dulu,Athala ketika kamu dulu masih menjadi seorang kecil kira-kira kehidupanmu seperti apa?ia juga penasaran bagaimana masa kecil Arka tunggu sepertinya ia melupakan sesuatu,ia samar-samar ingat seorang anak laki-laki berpakaian lusuh yang ada mimpinya tapi siapa?ketika Kareen ingin bertanya pada Arka mengenai masa kecilnya Arka selalu mengalihkan topik pembicaraan.mereka berlari-lari kecil menjejaki tepi pantai dengan JJ kecil di pundak Athala.
“Nona muda Kareen,Tuan Arka terimakasih karena kalian mau memaafkan Tuan muda Athala..,maafkan kami kalau selama ini kami selalu membuat kalian dalam kesusahan..”
Kareen dan Arka mendongak bersamaan,mereka menatap wajah James yang di hiasi raut bahagia bahkan dia terlihat seperti ingin menangis.
“dan terimakasih karena kalian juga telah memenuhi permintaan egoisnya,selama ini aku tidak pernah melihat Tuan muda tertawa lepas seperti itu kecuali saat Nona masih bersamanya dulu...tapi saat ini tawa itu sekali lagi kembali memenuhi hidupnya..”
“James..,memangnya dulu kehidupan Athala seperti apa?”tidak tahu kenapa Kareen ingin sekali menanyakan hal ini padanya.James hanya memberinya seutas senyum dan berlalu pergi dari hadapan mereka.
“Bos dan anak buah sama-sama mempunyai sikap yang aneh...!”Arka bergumam dengan nada sedikit kesal.
“sama sepertimu bukan?kalian bertiga terlihat cocok..”Kareen menyahutinya tanpa sengaja.
“gadis nakal...!”
matahari sore mulai menenggelamkan diri,mereka menikmati masa-masa ini,waktu dimana tidak ada lagi ketakutan.
__ADS_1
“Husband apa kau ingin ku masakan sesuatu?”
Arka mengernyitkan kening,menatap Kareen di selingi tawa geli.
“kenapa?apa kau tidak ingin aku memasak untukmu?”kata Kareen kesal.
“hemm..emm boleh asalkan bukan telur hitam yang di tumpuk roti saja...!”Kareen memukul-mukul lengannya dengan kesal.
“gadis nakal ku benar-benar suka sekali menganiaya suaminya ya..?”Arka terkekeh, langit mulai gelap.sedangkan kedua mata Kareen perlahan-lahan mulai terpejam dan bibirnya mulai melantur tak karuan.
“bagaimana caranya kau membujuk mantan istrimu itu untuk membantumu?”
Arka terlebih dulu membaringkan tubuhnya di ranjang dan menarik selimut agar tubuh Kareen tidak kedinginan,Arka juga berbaring di sampingnya.
“Apa kau penasaran?”Tanya Arka dengan nada menggoda.
“tentu saja aku penasaran!”sahut Kareen agak kesal.
“mungkin dengan memberinya sedikit ciuman?”Arka menyahut sambil terkekeh.
“Apa...?”aku langsung terbangun dan membelalakkan mata.
Di lain tempat___
Rossella dan Loin berjalan dengan hati-hati,mereka dua memeriksa segala penjuru istana Royals,hari sudah larut dan hanya ada beberapa orang yang berjaga-jaga di sekitarnya,sejak Athala melonggarkan kewaspadaannya.dia dan Loin dapat sedikit bergerak bebas dan tentu saja mereka dapat menjalankan tugas dari klien Tuan Sharma,mereka akan membuat Athala mati secara perlahan-lahan.
“Loin kau tahu wanita itu menginginkan Athala menderita terlebih dulu!”
“aku tahu Ross...jadi apa rencana mu?”
“kita akan menggunakan dia dalam rencana kita kali ini..”
“Dia...?”Loin menatap Ross dengan bingung.
“Ya dia...kau tahu siapa ku maksudkan di sini..”ucap Ross,bibirnya tersenyum licik.
“tapi bagaimana kita akan menggunakan dia sebagai umpan?”tanya Loin.
Rossella membisikan sesuatu di telinganya.Loin sedikit terkejut setelah itu bibirnya membentuk seringai licik,dia adalah Madeloin Sharma,dia di ciptakan untuk menjadi kejam dan tak memiliki perasaan!tapi saat melihat Athala hatinya akan goyah dan Rossella lah yang memperingatkan supaya tidak terjatuh ke dalam kubangan bernama cinta,Rossella menasehatinya kalau cinta hanya akan membuat hati seseorang menjadi lemah dan rapuh.
__ADS_1