Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB.40-Perangkap-


__ADS_3

Ketika ia terbangun tidak ada sosok Arka di sebelahnya.Kareen mendapati dirinya sendirian di sofa besar yang terdapat di ruang kantor milik Arka yang dulunya tempat ayahnya,ia mengambil telepon dan ingin melihat waktu,ada panggilan tidak terjawab,dan ada pesan teks.


Arka mengubah nada di ponselnya menjadi senyap,Arka pikir Kareen tidak mau tidurnya terganggu.suami yang bijak!Kareen tersenyum manis menghargai kerja keras Arka menyenangkannya.melihat daftar panggilan tak terjawab,nomor tak di kenal bahkan muncul pesan terkesan anonim,teringat pesan Anonim hatinya mencelos tak karuan.menarik napas dalam-dalam lalu membuka pesan teks.


Yang pertama dari Melody:


Gadis,aku tak bisa menemukan JJ di manapun tapi


Sam sedang berusaha mencarinya.kau tak perlu risau!


Yang kedua adalah SMS anonim:


Moree,ingin JJ aman?balas pesanku dalam waktu satu jam!


Seluruh sarafnya menegang,ia tanpa sadar pergi untuk melihat waktu,berapa waktu yang tersisa saat ia menerima pesan teks. masih tersisa lima menit dari sekarang.ia sangat takut sehingga ia buru-buru menelepon daripada harus membalas pesan anonim, tak ada waktu untuknya berpikir,ia segera membalas pesan itu dengan menelepon nomor Athala!dengan cepat ia menekan nomor yang di gunakan untuk mengiriminya pesan anonim,Kareen berteriak marah di ujung telepon:


“Athala awas kalau kau berani menyentuh JJ!”


Suara Athala terdengar mencibir,dan ia yakin sudut mulut Athala di penuhi dengan senyum muram.


“Bagaimana menurutmu?”


“Aku tidak berpikir anak manja seperti mu akan memiliki sifat keibuan!”


Kata-kata yang memalukan itu membuat saraf-sarafnya gugup“Apa yang kau inginkan?”


“Apa katamu?”Athala mendengus.


nada seperti itu, bisa dikatakan akrab bagi Kareen.


“Temui aku di kafe (Z),tempat kenangan indah kita berdua!tidak buruk bukan?”


“Athala.....!”Kareen benar-benar marah padanya.


kafe(Z) merupakan kenangannya bersama Athala yang sangat ingin ia lupakan tapi saat ini ia harus ke sana demi keselamatan JJ, ia tidak ingin peristiwa penculikan JJ terulang lagi.

__ADS_1


“Aku memberi JJ sepotong Black Forest tapi bocah kecil itu tampak tak ingin memakannya!”Suara Athala terdengar kembali.


“Yah, sepertinya aku harus memaksanya!”


Kareen baru saja mau membuka mulut tetapi terlambat!Athala telah mengakhiri percakapan mereka,ia bahkan menghubungi ulang nomor Athala tapi tidak dapat terhubung,Kali ini,sarafnya berada di ambang kehancuran,ia tidak bisa kalau hanya berdiam diri,ia membuka pintu ruang tunggu dan pergi keluar.Tidak ada sosok Arka maupun teddy asistennya!namun ia tidak berminat memperhatikan lebih seksama hanya dengan cepat menekan tombol lift,dan pergi ke Satu-satunya tempat yaitu Kafe (Z),dimana ia bisa menemukan keberadaan JJ dan Athala.


Memanggil Taxi dan terburu-buru menuju kafe(Z),pada siang hari tidak banyak pengunjung hanya baru ada satu dua atau tiga pelanggan yang datang memenuhi kafe.matanya berkelana liar ke setiap sudut Kafe namun tidak melihat sosok Athala maupun JJ.


“Halo,boleh saya tahu apakah anda sedang mencari seseorang?”Seorang pelayan datang dan bertanya padanya.


Kareen tiba-tiba menelan ludah dan menjawab gugup“Ya aku sedang mencari seseorang!apakah ada pria tampan dan seorang anak di sini?”


Pelayan itu sedikit mengernyit dan sedikit menaruh curiga padanya “Sedari tadi tidak banyak orang yang datang,setelah makan siang, tidak ada laki-laki yang datang dengan seorang anak.”


Kareen sedikit memandang pelayan itu agak ragu“Kau yakin?”


pelayan itu mengangguk mantap,tiba-tiba pelayan itu meminta pelayan lain untuk bertanya dan mengkonfirmasi lagi.Jauh di dalam hatinya yang lemah,Kareen mulai menaruh curiga,seolah-olah ini adalah sebuah perangkap untuk memancingnya datang kesini.ia buru-buru mengeluarkan ponsel dan melihat panggilan tak terjawab dari Arka ,ia bergegas kembali menuju pintu Kafe tetapi pintu kafe sepertinya sengaja di kunci supaya dia tidak bisa keluar!


ia mengerutkan kening,dan pelayan di samping menatapnya dengan bingung dan bertanya:


“Itu ... apakah anda perlu bantuan nona?”


Pelayan memeriksa meja layanan“Ada di sana!”


“Terima kasih!” ucap Kareen sambil bergegas ke meja layanan.


Tidak ada Athala maupun JJ,kali ini ia seratus persen yakin bahwa ini hanyalah trik kecil yang di gunakan Athala untuk menjebaknya.Bodohnya dirinya!Telepon berdering tapi tak dapat tersambung memutar beberapa kali,tetap tidak tersambung.ia mencoba nomor lain masih tetap begitu!Saat ini ia hanya memiliki satu perkiraan mengenai semua ini,Athala sengaja memblokir semua sinyal telepon dan memutuskan semua koneksi.


“Aku sudah mencoba beberapa kali menelepon tapi tidak dapat tersambung,kenapa bisa begini?”


Manajer Kafe(Z) segera menemuinya di lobi saat manajer itu tahu bahwa ia anak pemilik Wijaya Group,manajer itu menunduk malu sewaktu bertatap muka dengannya. pelayan tadi juga sama-sama menundukkan wajahnya mereka baru menyadari jika ia ,Kareenina Wijaya anak tunggal keluarga Kusuma Wijaya.


“Maafkan saya Nona Kareen,saya tidak tahu kapan anda datang, biarkan saya mencobanya dengan ponsel saya,Nona Kareen maafkan saya.ponsel ku juga tidak dapat terhubung!”


“Hei,ada apa ini?”

__ADS_1


Junior juga merasa gelisah dan terus menendang perutnya,Kareen menghiburnya sambil melihat pintu Kafe(Z)dengan emosi yang kompleks.


“Apakah Anda akan menunggu disini?”tanya si manajer.


Kareen menatap heran padanya sudah jelas ia harus menunggu disini!karena pintu kafe terkunci dari luar,sinyal diblokir apalagi yang dapat ia lakukan selain menunggu?


“Apa aku ada pilihan lain?”Jawab Kareen agak sinis.


Semua orang tertegun termasuk para pengunjung yang ada di sekitar kafe ,Kareen yakin Arka pasti sedang kebingungan mencarinya! Kalaupun bisa keluar,hatinya bimbang apakah ia harus keluar atau tidak?takut jika ada bahaya diluar sana yang akan mengintai karena kepanikannya dan sikap cerobohnya,ia terperangkap dalam perangkap musuh coba saja tadi ia mampu berpikiran jernih pasti semua ini takkan terjadi.diam-diam ia menyalahkan dirinya sendiri atas kecerobohannya.


Pertama-tama ia harus berdiskusi dengan Arka bukannya berlari sendiri!namun Athala mampu memprediksi dimana titik kelemahannya.Suara sinis manajer terdengar datang dari arah belakang tanpa sengaja Kareen menoleh ke belakang dan melihat si manajer bertanya pada seorang pria berperawakan tinggi besar dengan bekas luka di wajah sebelah kanan.


“Siapa kau?bagaimana kau dapat masuk kedalam?”


Kareen segera melebarkan matanya,dan tanpa sadar melangkah mundur dua langkah Kemudian kesadaran yang hampir secara naluriah di kendalikan oleh tubuh,ia berbalik dan ingin berlari!Sayangnya dalam perut besarnya ada Junior,bagaimana ia bisa lari?pria tinggi besar dengan bekas luka itu memandanginya dengan tatapan tajam,seakan pria itu memberi isyarat kepadanya Seolah mengatakan:


“Berlari lah kemanapun kau suka!mengejar mu akan terasa sangat menyenangkan!”


Kareen menatap Pria itu dengan ekspresi waspada mungkin karena keberadaan Junior di perutnya secara naluriah ia memilih berdiam diri dan bertahan dalam situasi yang rumit,tubuh kekar serta pandangan tajam pria itu seolah dapat menebarkan hawa ketakutan bila berada di dekatnya.Manajer Kafe memberi komando kepada pelayan yang berada dekat meja layanan dimana terdapat telepon,si pria kekar mendelik tajam kearahnya sambil memberi ultimatum bernada ancaman.


“Jika aku jadi kau,aku tidak akan menggunakan telepon itu ...”katanya sambil tersenyum mengejek.


“Karena kecepatan ku pasti akan bisa menangkap tanganmu dan mematahkannya dalam satu detik sebelum tanganmu mencapai benda itu!”


Ketika pelayan itu mendengarnya,tangannya tiba-tiba mandek,kedua matanya bergiliran melihat si pria kekar dan Manajer Kafe.Senyum dingin mengerikan terpancar di bibir si pria kekar bahkan luka di wajahnya lebih menambah kesan menyeramkan bagi siapapun yang memandangnya,Manajer Kafe tidak dapat berkutik ekspresi di wajahnya antara takut dan bingung mana yang harus ia pilih keselamatan Kareen atau menuruti si penjahat.


“Apa yang kau inginkan?”


Kareen mencoba menenangkan dirinya sendiri memegang perutnya di satu tangan dan memegang sudutnya di satu tangan.Si pria kekar melangkah lebih dekat ke arahnya,ia melihat tatapan ngeri pria itu,seringai di sudut mulutnya,semakin melebar dan bertambah lebar.benar-benar menyeramkan!pria itu persis seorang pembunuh berdarah dingin yang haus darah!menikmati ketakutan yang Kareen rasakan.beberapa pasang mata melihat mereka berdua,dan orang-orang itu mulai berbisik tentang apa yang terjadi di sini?karena jaraknya mereka masih bisa merasakan ketegangan sedikit tetapi mereka tidak dapat mendengar apa pun.


“Apa yang ingin kau lakukan?”Kareen bergumam.


“atau apa yang Athala inginkan?”


Si pria kekar terus tersenyum tapi tidak menjawab pertanyaannya.

__ADS_1


“Ada pelayan sok pintar ingin memanggil polisi bahkan jika sinyal tidak ada,ada telepon khusus untuk bisa memanggil polisi kalaupun tersambung itu takkan berguna karena tidak dapat dihubungi!”


Suasana seluruh kafe sungguh menegangkan,semua orang membungkam mulut mereka,Pintu Kafe tiba-tiba didorong dan terbuka,memperlihatkan sekelompok orang berbaju hitam yang menerobos masuk.


__ADS_2