Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB XIV Mencari alamat?


__ADS_3

Dalam keadaan panik pun Arka masih sempat menghubungi Dokter agar memeriksa JJ,bibi Shanty memperhatikan Dokter yang tengah memeriksa JJ.


“Dokter apa ada luka yang serius pada Tuan Muda JJ?”Bibi Shanty bertanya sambil menangis.


Dokter Bryne tersenyum memegangi bahu bibi Shanty“Bibi tenanglah tidak ada yang perlu di risau kan,JJ akan baik-baik saja!”Dokter Bryne menepuk pelan bahu Bibi Shanty.


“Dokter terimakasih,mari saya antar keluar.”


Dokter Bryne mengangguk sebelum pergi Ia mencium kening JJ.bibi Shanty memandangi wajah mungil JJ lalu bergantian menatap JJ kecil dalam dekapanya.ia menghela Nafas perlahan-lahan.


“Tuan muda JJ cepat sembuh!”


JJ menggerak-gerakkan-gerakan bibir mungilnya disela-sela tangisan JJ kecil.JJ terbangun dan meneriakkan nama Kareen


“Mommy Kareen..!”


Bibi Shanty menatap sedih bocah kecil itu.


“Bibi,Mommy Kareen..?”


Bibi Shanty mendekap JJ dalam pelukannya.


“Bibi Apa Mommy Kareen membenciku?karena aku sudah berbohong padanya?JJ tahu berbohong itu tidak diperbolehkan oleh Tuhan tapi JJ berbohong demi kebaikan Papi Arka,JJ tidak mau Mommy lain selain Mommy Kareen.Papi Arka hanya Boleh bersama Mommy Kareen!”


“Bibi,Mommy Kareen menyuruh JJ mencari Mommy Bells dan tinggal bersamanya,apa Bibi tahu dimana tempat tinggal Mommy Bells sekarang?”


Bibi Shanty menangis,wajahnya tak berani menatap JJ


“Sayang Mommy Kareen hanya sedang marah,dia tidak bersungguh-sungguh mengatakannya.”


JJ memandangi wajah adik kecilnya dan mencium lembut kening sang adik“Jason jangan menangis,Kakak disini kita akan pergi mencari Mommy Bells,untuk kebahagiaan Mommy Kareen agar mommy Kareen tidak marah lagi sama Papi Arka.”


Bibi Shanty menelan ludah saat mendengar perkataan JJ.apa yang diinginkan anak ini hanyalah kebahagian sang Paman yang telah mengurusnya,Nona Kareen baru tahu setengah kebenaran Jika Ia tahu seluruh kisahnya Nona Kareen akan enggan berkata kasar kepada Tuan muda Arka maupun pada Tuan muda JJ.


“Bibi kenapa menangis?apa kata-kata JJ menyakiti Bibi?”


Bibi Shanty menggeleng lemah“tidak sayang,mata Bibi hanya perih.”


JJ tak mempercayai perkataan Bibi Shanty,Ia menerka-nerka dalam hati kecilnya.bahwa pertengkaran yang terjadi antara Kareen dan Arka dialah penyebabnya,bila saja dia tidak memanggil Arka dengan sebutan paman semua pertengkaran itu tidak akan ada.JJ mengerjap-ngerjapkan kelopak matanya.


“Bibi ada sebuah benda yang JJ inginkan didalam gudang,itu adalah sebuah benda berbentuk kotak kaca,JJ ingin meminta tolong Bibi mengambilkannya untuk JJ bisakah?”JJ memeluk lembut siku Bibi Shanty.

__ADS_1


“Ya Sayang.”


JJ memegangi ujung baju Bibi Shanty.


“Bibi sebelum pergi aku ingin bermain bersama adikku di bawah,bisakah bibi menaruhnya di kereta bayi?”


Bibi Shanty menjawab ragu-ragu“Tapi Tuan muda JJ..itu?”


Kedua mata JJ membulat wajahnya memohon,Bibi Shanty tidak tega menolak permintaan JJ.“Baiklah Ayo kita turun!”


JJ tersenyum penuh kemenangan.setelah yakin Bibi Shanty sibuk di Gudang yang berada dilantai atas,JJ mengambil botol susu yang ada dimeja menggunakan kursi kemudian membuat susu dan memberi Isyarat pada adik kecilnya untuk berhenti menangis.


“Jason kau adik kakak yang paling pintar bukan?jangan menangis adikku kita hanya mau mencari Mommy Bells,Jason harus menurut pada kakak oke.kita berdua akan tinggal bersama Mommy Bells,agar Mommy Kareen senang?”


Bayi kecil itu menunjukkan Gusi yang belum menjadi Gigi,Ia tertawa kecil pada JJ“adik pintar.”


melongok ke lantai atas Bibi Shanty masih sibuk mencari,tangan mungilnya mendorong kereta bayi dengan pelan. kedua matanya mengedar ke sekitar halaman depan rumah,tidak ada tanda atau Jejak seseorang


“Kemana perginya Pak Security?”


Ia bertanya-tanya dalam hati.


Matahari lambat laun mulai terbenam JJ tahu, itu tanda hari mulai menjelang sore.JJ mengendap-endap berjalan Ke luar pagar.Dia tidak tahu kemana tempat yang akan ditujunya,Akhirnya JJ hanya menyusuri satu demi satu jejeran rumah mewah di area perumahan (X).sekitar satu Jam perjalanan Ia masih tak pasti tempat mana yang harus disinggahi.


Jason berhenti menangis ketika botol susu disodorkan ke mulut kecilnya.JJ meneruskan perjalanannya,Dia menghampiri petugas polisi yang sedang bertugas mengatur lalu lintas.Polisi itu Celingukan melihat kesana-kemari,dia yakin ada memanggilnya tapi tak ada seorangpun.sampai tangisan bayi menganggetkannya.Polisi itu mencari asal sumber suara tangis bayi tadi dan kedua matanya menatap takjub Sosok anak kecil yang teramat tampan.Ya Tuhan darimana anak ini berasal?


“Hey bocah kecil di larang berkeliaran di jalan tanpa orang tua!”


Polisi itu memberikan senyuman terbaiknya,hingga nampak seperti sebuah seringai,JJ cemberut.


“Paman jangan memanggilku bocah kecil Panggil aku JJ dan ini JJ kecil!”


JJ menunjuk kereta bayi,polisi itu mendekat Lalu melongok ke kereta bayi.polisi itu terkagum menatap Sesosok bayi mungil dengan sepasang mata hijau batu safir yang sangat Indah.Surga! siapa yang telah melahirkan kedua anak tampan dan lucu ini?JJ menarik Celana Polisi yang belum di ketahui namanya,Polisi itu melirik ke arah JJ.


“Paman,Nama Paman Siapa?”


Polisi itu berjongkok agar sejajar dengan JJ.


“JJ sayang,Panggil saja Paman Pedro.”


JJ mengangguk.

__ADS_1


“Paman apa kau tahu dimana alamat rumah bernama Surga?”JJ bertanya polos.


pada polisi bernama Pedro membeku


“JJ kenapa menanyakan alamat Surga?”


wajah JJ menengadah ke atas menatap langit


“Paman Pedro jika kau tahu dimana surga beritahu JJ,aku dan adikku ingin tinggal bersama Mommy Bells di Surga,Papi Arka bilang sama JJ kalau Mommy Bells tidak meninggalkan kami,Mommy Bells hanya pergi ke tempat Paling Indah yaitu Surga.tapi Papi Arka Juga bilang Surga itu berada Jauh diatas langit sana,apa JJ harus menaiki pesawat Luar angkasa dulu baru bisa mencapai tempat bernama surga?”


Polisi itu termangu mendengar semua perkataan JJ,anak kecil polos ini tidak tahu hal sebenarnya kalau Ibu mereka berdua sudah tiada.Ia memeluk JJ dan menangis tersedu-sedu.


“Paman Pedro mengapa menangis?”


JJ menggelayuti leher Pedro,Polisi itu menggendong JJ dan mendorong Kereta Bayi.


“Paman Pedro kita mau kemana?”


JJ bertanya penasaran,Pedro menatap JJ sekejap lalu menjawab rasa ingin tahu JJ.


“Sayang,kita akan pergi ke tempat yang aman sampai ayahmu menjemputmu.”


Polisi itu berbelok dari Jalan lurus dan berhenti di sebuah gedung kantor Polisi.Ia membawa JJ serta adik bayinya kedalam.


“Paman Pedro jangan menghubungi Papi Arka,JJ tidak ingin Papi Arka bertengkar lagi dengan Mommy Kareen gara-gara kehadiranku?”


Biarkan hidung Pedro masam!


“Paman Pedro kami berdua ingin pergi Ke Surga untuk membahagiakan Mommy Kareen!”


Semua orang yang ada dalam Ruangan menghentikan aktivitas mereka,Polisi yang sedang mengetik di depan Komputer,jari-jarinya berhenti menekan keyboard,Polisi berkumis tebal hampir tersedak makanan dan Satu orang Polisi wanita menatap tak percaya pada Pedro.


“Pedro Aku tahu kau baru putus dari Anna tapi haruskah kau melampiaskanya kepada Seorang anak kecil?”kata Polisi wanita berambut sebahu.


Pedro memicingkan matanya dan menyahut ketus“Maria dimatamu apakah aku sekejam itu?”


Maria bangkit lalu mendekati JJ“Sayang Kalian berdua masih kecil,belum waktunya Tuhan menjemput kalian Ke Surga.”


Raut wajah JJ berubah sedih“Bibi apa kami tidak pantas berada disisi Ibu kami?apa kami berdua tidak pantas tinggal di Surga?"


Mata maria memerah,Ia merangkul JJ“Sayang bukan itu Maksudku!”

__ADS_1


Maria mengajak JJ duduk dikursi dekat dinding sedangkan Pedro mendorong kereta bayi.Maria menceritakan bagaimana Seseorang bisa mencapai Surga.Hari ini Cuaca sulit diprediksi tadi siang terik matahari sangat menyengat,lalu saat ini hujan tiba-tiba turun.JJ memperhatikan Air hujan yang jatuh membasahi bumi,Ia mendesah.


“Mommy Kareen,JJ harap Mommy tidak membenci JJ.karena Bibi Maria bilang Mommy Bells akan sedih Jika JJ dan JJ kecil pergi Ke Surga sekarang!”JJ memandang adik bayinya sambil menangis“Jason misi kita berdua Gagal membuat Mommy Kareen bahagia!”


__ADS_2