
Ia mengendarai mobil dengan cepat menuju arah pulang,ternyata Kareen sudah menunggunya di luar pagar.ia turun dari mobil dan membuka pintu samping mobil untuk Kareen.
“Istriku tercinta silakan masuk.”katanya dengan sedikit membungkuk layaknya seorang gentle man didalam sebuah film romantis.
Kareen berusaha menahan tawa geli saat mendengar perkataannya,ia menatap Kareen,senyum bahagia muncul memenuhi raut wajahnya dan Kareen sedang berbicara dengan Junior.seharusnya itu suasana yang hangat tapi entah mengapa ada sesuatu yang mengganjal dihatinya.
“Moree.”katanya pelan.
“Setelah pemeriksaan,kita pergi ke sekolah untuk menjemput JJ?”
Kareen melihatnya dan sudut mulutnya sedikit berkedut.rupanya dia sedang menimbang-nimbang sesuatu“Tidak perlu sayang,aku sudah meminta tolong Sam dan Melody untuk menjemputnya.”
Arka menatapnya agak ragu tapi keraguan dihatinya hanyalah sesaat.
“Setiap hari kau menjemputnya,hari ini biarkan Melody yang menjemput JJ,aku takut kau lelah!”ucap Kareen padanya.
“Baiklah,ikut katamu.”
Di saat yang tepat lampu merah di depan jalan,Arka perlahan berhenti lalu menoleh untuk melihat Kareen“Moree percayalah, aku telah memberikan JJ perlindungan terbaik.”
Kareen tertawa“Aku tidak percaya padamu,siapa yang bisa kau percayai?”
Arka tahu bahwa kegelisahan di hati Kareen belum sepenuhnya hilang!Kareen masih sedikit trauma mengenai seorang pengawal,sekarang Arka hanya berharap bahwa JJ,JJ kecil akan selalu aman,dan Junior dapat lahir ke dunia ini dengan selamat!Dan berharap badai dalam hidupnya benar-benar berlalu!Setelah sesampainya di rumah sakit Ertains mereka berdua turun dan mengharuskannya menemui Bryne untuk pemeriksaan medis.sudah delapan bulan,pemeriksaan berjalan sangat baik.perkembangan Junior dalam semua aspek juga sangat bagus.
“Arka,semuanya sangat bagus,begitu juga kondisi Kareen!”Kata Bryne sambil tersenyum dan memegang alat itu.
“Setelah lebih dari sebulan,kalian dapat melihat bayi yang sehat dan kuat.”
Bryne memandangi penampilan Kareen dan menghela nafas“Tenanglah kalian berdua,aku telah melihat banyak orang tua yang gugup.tapi belum pernah melihat kegugupan kalian berdua yang begitu kentara.”katanya.
“Dokter Bryne kau tidak tahu betapa aku sangat mencintainya bahkan lebih dari nyawaku,aku sudah melewati banyak hal ketika mengandungnya,dan orang lain takkan pernah tahu aku sangat menantikan kehadirannya.”Kareen menangis bahagia,
Bryne memegang kedua tangan Kareen agar tenang.
“Aku senang selama dia sehat.”Imbuh Kareen lagi.
__ADS_1
“Semuanya baik-baik saja.”Kareen berkata dengan gembira kepada Arka dan matanya jelas tertutup oleh emosi.
“Aku telah memesan tempat di restoran dekat rumah sakit,maukah kalian makan bersamaku?”Bryne menawarkan.
Arka memandang Kareen meminta persetujuan darinya,dia mengangguk,suasana hati Kareen sedang bahagia karena tidak perlu cemas mengenai Junior,Karena suasana hati yang baik ketika makan siang Kareen banyak makan.nafsu makannya bertambah.
“Dokter Bryne apa kau telah berkeluarga?”Tanya Kareen.
Bryne tersenyum masam
“Ya sebelumnya pernah tapi..” Setelah jeda,
dia melanjutkan dengan berkata“tapi sekarang aku hanya tinggal sendirian,suamiku dan anakku meninggalkanku begitu saja mungkin mereka marah karena aku lebih banyak menghabiskan banyak waktu di rumah sakit!”
“Maafkan aku Dokter Bryne,aku tidak bermaksud membuatmu bersedih!”
Wajah Kareen menunjukkan penyesalan.
“Tidak apa-apa semua itu hanyalah masa lalu.”Bryne tersenyum.
Kareen menggenggam lengan Bryne,ia menatap Arka.
“Orang selalu berubah, dan mereka selalu ingin memahami sesuatu yang tidak mereka mengerti,aku yakin suatu saat Tuhan akan menunjukkan jalan terbaik untukmu.”
Bryne mengangguk lemah.mereka berdua meninggalkan rumah sakit Ertains,berpamitan pada Bryne sekaligus mengucapkan terimakasih untuk undangan makan siangnya.arah rumah sakit sejalan dengan rute menuju Kantor RE GROUP ,Kareen tak keberatan ikut bersamanya ke perusahaan.
“Moree aku bisa menyuruh Bond menjemputmu jika kau nanti kebosanan di kantor.”
Kareen memandangnya“Itu tidak diperlukan ada banyak hal di kantor yang dapat ku kejarkan,misalnya menjelajahi forum chatting wanita seksi.”Kareen mengerling genit padanya.
Arka mencubit pelan hidungnya lalu mencium bibirnya sebentar“Istri,Kau berniat menggodaku?”
“Husband,Jangan berpikir yang tidak tidak!”
“Moree aku akan menemanimu beristirahat sebentar,oke.”
__ADS_1
Kareen melihatnya sejenak lalu mengangguk.mungkin karena hasil pemeriksaan Junior menunjukkan tak ada masalah apapun,Kareen tidak tidur nyenyak selama beberapa hari sekarang ia sudah terlelap tidur setelah beberapa saat.Arka hanya memicingkan matanya dengan mata terpejam,tetapi kepalanya tidak berhenti berpikir sama sekali.Kejadian masa lalu belum sepenuhnya lenyap dari ingatan,keselamatan anak-anak masih menjadi hal paling utama apalagi masih ada Athala yang belum di ketahui keberadaanya,ia meninggalkan Kareen di ruang kerja kantor.keluar sebentar untuk mengurusi beberapa file dan rapat penting dengan para dewan direksi.
Di lain tempat___
“Tuan lapor...sepertinya kantor itu di jaga ketat dari luar maupun dalam!”
Athala mengacuhkan laporan anak salah satu anaknya dan menyuruhnya pergi sebelum anak buahnya pergi,ia memberikan perintah padanya supaya anak buah yang lainnya berjaga-jaga di beberapa titik jika tidak dapat mendekati Kareen masih ada rencana cadangan lain,ia mempunyai berbagai trik untuk semua itu.kalau mangsa tidak dapat di dekati maka berikan saja umpan padanya pasti ia akan mendekat sendiri padanya.
“Leon cepat datang kemari dan tunggu perintah selanjutnya dariku.”
“baik Tuan...”
Athala mematikan ponselnya,dia duduk dekat jendela,memandangi kendaraan yang berlalu lalang,kafe (Z) salah satu bisnis yang di bangun khusus oleh Kusuma Wijaya untuk putrinya Kareenina Wijaya.dan juga merupakan tempat kenangan terindahnya bersama Kareen,dia juga menyukai hujan karena ia pertama kali bertemu Kareen di kala hujan deras dan di malam yang gelap tanpa sinar bulan ataupun cahaya lainnya.
Athala ingat baju yang di pakainya begitu lusuh,seluruh tubuhnya kotor dan bau,dia di taruh di jalanan oleh orang-orang suruhan ibunya lalu ia bertemu Kareen yang masih kecil,dia juga waktu itu masih seorang anak kecil.Kareen berlarian ke arahnya sambil memegang payung.
“hei sedang apa kau di sini?apa kau tidak kedinginan?dimana orang tuamu?”tanya Kareen bertubi-tubi.
Athala hanya diam dengan tubuh gemetaran,dia menggigil karena hujan.
“siapa namamu?”tanya Kareen lagi.
“Athala....”sahut Athala dengan gemetar.
“Kareen...”
“ayah....ayah lihat ada anak kecil di sini,kita akan menolongnya kan ayah?”
Kareen menatap sedih Athala,seorang anak kecil berkeliaran seorang diri di tengah jalan dan kehujanan,siapa orang yang begitu tega memperlakuan anak itu dengan kejam.
“Ya sayang jika itu kemauan Kareen...ayah pasti akan menolong anak ini.”
“Athala ayo ke rumah ku..kita akan menjadi teman yang baik nanti.”
Athala hanya meangguk dan mengikuti Kareen ke rumahnya,ada rasa hangat di hatinya saat Kareen menggenggam tangannya yang telah dingin terekena air hujan,dia menemukan seberkas cahaya di hidupnya yang nyaris putus asa.Kareen mungkin tidak ingat kalau dia Kareen pernah berteman semasa kecil dulu.di keluargan George hanya ayahnya dan James yang tulus padanya sedangkan ibunya tidak pernah menginginkan dia hidup.
__ADS_1
Akhir-akhir ini dia mengerti satu hal kenapa ibunya begitu membenci dirinya ternyata ada alasan yang menyakitkan di baliknya,sebetulnya dia tidak sanggup lagi untuk hidup!tapi ia masih memiliki sedikit harapan di kehidupannya yang terasa pahit serta melelahkan.ia menekan nomor Kareen dan mendengarkan sambutan tak bersahabat dari mantan kekasihnya itu,Athala tersenyum hangat ini juga merupakan salah satu pengobat rindunya pada Kareen.