
Harapan adalah sebuah jembatan menuju masa depan yang cerah,ia tahu masa depan tak selalu bergantung kepada harapan tapi setiap Jengkal hidupnya akan selalu ada secercah harapan didalamnya.
Kareen bisa bernafas lega setelah Arka meyakinkannya dengan kata-kata yang Arka ucapkan,kedua tangannya terlipat di atas perut.
“Junior akhirnya aku tak perlu mengkhawatirkan apapun,sayang kau akan memiliki keluarga yang lengkap,Mom berharap hidupmu tidak sepertiku,takdirku begitu kejam dan menyedihkan!”
Arka merobek kertas itu tepat di depan wajahnya lalu tangannya merogoh-rogoh saku celana abu-abunya.Ia mengeluarkan dua benda kecil satu berwarna ungu, satu laginya benda kecil putih bertatahkan mutiara.Arka menyisir rambut Kareen dengan sisir ungu yang ia bawa,seperti biasa ia menata rambut Kareen penuh ke hati-hatian.
“Moree..rambutmu sangat indah..aku menyukainya..biarkan rambutmu tetap panjang.”Pintanya.
“Husband..aku tidak bisa!”
Arka berhenti sejenak,ia terdiam.Oh suaminya sangat kecewa rupanya.
“Husband..mengapa kau tiba-tiba saja diam?”
Arka meneruskan menata rambut Kareen kembali.
“Moree..kenapa tidak bias?apa kau keberatan mengabulkan satu permintaanku ini?”tanyanya.
“Suamiku..bukan aku tak mau mengabulkan permintaanmu tapi,kau tahu ini sulit ketika Junior lahir nanti aku tak punya banyak waktu luang mengurusi rambut susah di aturku!”
Arka terkekeh saat mendengar jawabannya,Kareen memasang wajah cemberut padanya.
“Sayang..apa kau lupa kalau suamimu ini adalah suami yang serba bisa!”Arka berkata dengan penuh nada bangga.
“Ya tentu saja..Kau adalah suami terbaik sedunia.”
Kareen memujinya setengah hati,Arka membiarkan sebagian rambutnya terurai,Arka menaruh jepit kecil putih di atas kepangan nya.
“Kareen..terimakasih telah hadir dan mengisi hari-hariku.”
Arka mengecup lembut keningnya.Oh My ini terbalik seharusnya Kareen yang berterima kasih padanya bukan Arka,junior kita berdua begitu beruntung karena mempunyai pria pengertian seperti dirinya.
Bukankah ini terlalu berlebihan?Arka menggendongnya sepanjang koridor rumah sakit.orang-orang yang berlalu lalang detik itu juga mereka berhenti dan menatap pada mereka berdua,sungguh pemandangan konyol untuk mereka lihat!mereka berdua terlihat seperti pasangan idiot yang menarik perhatian semua orang.Arka baru menurunkannya ketika tiba di mobil sport merah miliknya,hadiah pernikahan yang Arka berikan untuknya.
tunggu!ini bukan jalan menuju rumah Arka,rute ini adalah rute ke arah rumahnya.ia melihat pada Arka dengan tatapan bingung sekaligus senang,Kareen ingin bertanya namun ia urungkan niat itu.apa Arka mau memberinya suatu kejutan?mereka tiba di rumahnya,baju shifon biru langit yang dibawakan Arka untuknya sangat nyaman dipakai.ia selalu menyukai pilihan Arka,James dan Bond masih setia berjaga didepan pintu rumah meskipun ayahnya sudah tidak berada disini lagi tapi mereka tetap setia.
“Nona Kareen..Tuan Arka selamat datang kembali.” keduanya kompak menyambut kedatangan mereka berdua.
__ADS_1
“Terimakasih...”Kareen tersenyum pada mereka berdua.
Sewaktu pintu terbuka lebar,di dinding tertempel tulisan “Selamat ulang tahun Mommy Kareen”
Ya Tuhan ia hampir lupa,hari ini adalah hari ulang tahunnya bagaimana bisa ia melupakan hari bersejarah dalam hidupnya,andai saja ibu dan ayahnya masih disini,tepat tanggal 17 agustus ini ia berulang tahun yang ke dua puluh satu tahun,Arka memeluk pinggangnya dan menuntunnya berjalan.
Kue bertingkat tiga dihias dengan sangat indah,JJ berdiri bersama Bibi Suzhi ia memakai Jas hitam dipadukan kemeja putih serta dasi kupu-kupu Oh begitu tampan.wajah kecilnya jauh lebih tampan dari sebelumnya,sedangkan JJ kecil berada dipangkuan Bibi Shanty mengenakan pakaian yang sama seperti kakaknya,dua malaikat kecilnya telah tumbuh berapa waktu yang sudah ia lewatkan dan tidak melihat perkembangan mereka berdua?Sam seperti biasa ia selalu menempel pada Melody bak Romeo dan Juliet tak ingin terpisahkan,JJ berlari kecil ke arahnya.
“Mommy Kareen..begitu lama tak melihatmu JJ sangat rindu..selamat ulang tahun untukmu mommy..Kareen Mommy jangan menghilang lagi Ok..JJ tahu Kakek,ayah dari Mommy Kareen sekarang berada di surga sama seperti Mommy Bells.”
Kareen tak bisa berkata apa-apa lagi,ia mengecup lembut wajah JJ“Sayang..Mommy berjanji tidak akan pernah menghilang dan membuat JJ bersedih lagi.”
JJ tersenyum Lalu menarik tangannya hingga ia tepat berdiri di hadapan semua orang yang tulus menyayanginya,junior mereka semua keluarga kecil kita,Arka membisikkan sesuatu ditelinga nya.
“Moree.. kita akan memberitahu berita bahagia pada mereka semua nanti Oke.”
Kareen tersenyum bahagia padanya,Arka sangat mengenalnya melebihi perkiraannya,James dan Bond ikut serta merayakan ulang tahunnya.
“gadis..selamat ulang tahun.”
Melody mengucapkan selamat
untuknya,Kareen ingin memberitahunya kabar gembira tapi Arka melarangnya,Sam tidak berani membuka mulut dan hanya tersenyum kecil padanya mungkin dia takut menyulut emosi Arka,kucing hitamnya begitu setia di pelukannya,setelah pesta usai Arka hanya menyuruhnya berbaring,ia tidak memperbolehkannya melakukan aktivitas yang menguras tenaga.
Arka meletakkan telinganya diperut Kareen.
“Moree..kejutan ini hanya hal kecil untuk membahagiakanmu..”
tangan Kareen mengacak-acak pelan rambutnya.
“Moree..aku belum bisa mendengar Junior..”ujarnya.
“Husband..usia junior baru beberapa minggu mungkin ia baru sebesar buah Rasbery..”ujar
Kareen lalu tertawa geli.
Arka mendongak untuk menatap wajahnya“Hey..siapa yang berani menyamakan anak kita dengan buah?”
Kareen terkekeh lagi melihat tingkah Arka.
__ADS_1
“Dengar..suamiku tersayang..Dokter Bryne bilang janinku baru tumbuh sebesar buah rasbery..."
kedua alis Arka bertaut,wajahnya tampannya menekuk seraya berkata“Dasar..Bryne..berani sekali dia menyamakan anakku dengan buah,awas saja nanti!”
“kau mengenal Dokter Bryne?”tanya Kareen penasaran.
“dia teman masa kecilku,dulu dia gadis kecil cengeng yang menyebalkan!”
“benarkah?Kareen menatap tak percaya.
“Moree mengapa kau menamainya junior sedangkan kau belum mengetahui jenis kelaminnya?aku harap dia bayi perempuan yang menggemaskan.”
Arka berbaring disampingnya,menaruh tangannya diperut Kareen,dia mengalihkan topik pembicaraan,membicarakan Bryne mengingatkannya pada masa lalu yang sudah ingin ia lupakan.
“Husband...Maaf mengecewakanmu tapi aku yakin bayiku Laki-laki!”
Kareen mendongak dan menatap ekspresi kecewa di wajahnya.
“Mengapa kau begitu yakin bayimu laki-laki?”Arka mengangkat sebelah alisnya.
“Aku Ibunya...!”
“Apa kau tidak senang bila aku melahirkan seorang anak laki-laki?”
Arka terlihat berpikir setelah itu ia tersenyum samar.
“Mau laki-laki atau perempuan aku pasti menyukainya jika kau yang melahirkannya..wanita yang sangat kucintai.”
Arka mencium lembut bibir Kareen,perlahan turun menelusuri lehernya dan berakhir di bagian perutnya.
“Junior...segeralah lahir ke dunia ini,aku dan ibumu tak sabar mendengar tangis pertamamu sayang,tumbuhlah dengan baik dan sehat.”
Ya Tuhan Kelurga kecilnya,harapan barunya ia harap tidak ada lagi rintangan yang menghadang saat ia akan meraih kebahagiaan.
“ husband ponsel mu berbunyi.”Kareen mengingatkan.
Arka mengambilnya dan ada sebuah pesan teks masuk dari Sam.
From Sam:Hati-hati sob di rumahmu ada seorang pengkhianat..jangan lengah
__ADS_1
Saat tadi di rumahmu Blue tidak mau diam kurasa dia punya firasat kalau di rumahmu ada seorang penjahat!
Arka mengerutkan kening,pengkhianat?tapi siapa?dia akan menyelediki hal ini lebih lanjut tapi sekarang waktunya ia beristirahat.