Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB.53 Merelakan


__ADS_3

“Moree,apa yang kau katakana,Athala sama sekali tidak mengancam ku bahkan..”


Athala menginterupsi perkataan Arka,dia melihat Kareen dengan wajah muramnya.


“Arka,kau tidak perlu menjelaskan detailnya pada moree biarkan ini menjadi rahasia kita berdua!”


Athala bangkit berdiri sebelum dia pergi Kareen bermaksud meminta maaf padanya karena telah berburuk sangka terhadap Athala.


“Athala maaf,aku tidak bermaksud...”


Athala memotong perkataan Kareen,Athala mengucapkan sesuatu dengan punggung yang membelakangi mereka.


“Amore jangan pernah mengatakan maaf padaku,kau tidak perlu melakukannya dan merasa tidak enak,di sini akulah yang bersalah.secara tidak sengaja maupun sengaja aku sudah berbuat hal-hal yang menyakiti hatimu!”


“ bahkan sebelum aku menyakitimu,ibuku sudah terlebih dulu mengambil sesuatu yang berharga bagimu dan ayahmu,seharusnya akulah yang meminta maaf padamu bukan kau atau siapapun!"


“Athala...”


“moree,Aku mohon maaf atas nama ibuku dan kuharap kau tidak mengutuk perbuatan ibuku karena sikap egois yang ku miliki secara tidak sengaja,Aku telah membuat orang yang ku sayangi terjatuh dalam jurang penderitaan seandainya masa lalu mampu berputar kembali saat dimana kau menjadi milik orang lain seharusnya aku merelakan mu pergi dari sisiku..!”


setelah mengucapkan kata-kata itu Athala pergi tanpa menoleh ke belakang,nada bicaranya tadi seperti seorang yang sedang menahan isak tangis tapi dia tidak mau terlihat lemah di mata orang lain.


“ah mantan kekasihmu itu benar-benar tidak sopan,cara dia meminta maaf sungguh aneh!”Arka mengerling jahil padanya,Kareen mencubit pelan pinggangnya lalu Arka berpura-pura kesakitan.


“aduh istriku kok kejam sih..suami itu harusnya di sayang bukannya di aniaya!”


“apa kau bilang,aku kejam yang benar saja!kapan aku pernah berbuat aniaya padamu hah?”


Arka tertawa pelan dan memperlihatkan sederet gigi putih rapinya seperti anak kecil yang tampan dengan segala kepolosannya.


“Mommy Kareen,kemari lah!”JJ berteriak manja.saat Kareen hendak bangkit,Arka segera memegang lengannya,rupanya Arka sedang bersikap layaknya seorang suami yang siap siaga.JJ bangkit dan menyambutnya,Arka menyuruh Kareen duduk di sebelahnya.sebelum jari-jari mungilnya menyentuh tuts-tuts piano hitam dan putih,tangannya yang mungil mengusap lembut perut Kareen


“adik Star kau harus lahir ke dunia ini dengan selamat dan jangan biarkan mommy Kareen kesakitan saat nanti mommy Kareen melahirkan mu ok adik Star...dan ...”


“Kak J,aku juga ingin memegang perut Mommy Kareen dan mendoakan keselamatan adik bayi..”


JJ mendelik sebal pada JJ kecil karena sudah memotong kata-katanya.bibir mungilnya menempel lembut bersebelahan dengan tangan JJ yang masih menempel di perut Kareen,JJ kecil perlahan-lahan merangkak naik ke atas dan mencium lembut pipinya.suara manjanya menggelitik telinga Kareen.


“Mommy Kareen,semoga kelak adik bayi menjadi anak yang baik seperti aku dan mudah-mudahan adik bayi juga menjadi anak pintar serta mempunyai hati yang mulia..”

__ADS_1


JJ kecil dan JJ mengecup pipi Kareen bersamaan.rasanya ia tidak dapat menahan tangis haru yang selalu saja keluar tanpa di sadari,ayah apa kamu melihatnya?keluarga kecilku telah menyembuhkan luka lama yang selama ini bersemayam di hatiku sepertinya telah sirna sepenuhnya.


“Mommy Kareen..”JJ melepaskan pelukannya begitupun dengan JJ kecil,Kareen menoleh padanya,JJ tersenyum manis.


“Ya..”sahut Kareen.


“ini hadiahku untuk adik Star..,”


JJ terduduk kembali lalu jari-jari mungilnya yang indah mulai memainkan tuts-tuts piano,nadanya mengalun lembut-menggema merdu di seluruh sudut ruangan.Arka yang sedari tadi di belakangnya,kedua lengan Arka memegang pundaknya perlahan.dia kemudian menunduk dan mengatakan sesuatu yang membuat Kareen sedikit tertawa.


“moree sepertinya mantan kekasihmu sekarang beralih profesi menjadi seorang pengintip ulung.”


Tidak ada nada marah dalam perkataan Arka,segala kesulitan yang mereka lalui.Tuhan telah memberikan jawabannya,ia tahu setiap masalah yang menempanya pasti akan ada jalan keluarnya.


“ngomong-ngomong husband,siapa wanita misterius yang sudah membantu persiapan kita?”


Kareen hampir saja lupa menanyakan hal ini pada Arka,Arka hanya mengecupnya dan mengatakan sesuatu yang justru membuat Kareen kesal.


“Aku akan memberitahu nanti oke.”


Kareen mengedarkan pandangannya ke setiap sudut ruangan.benar saja yang dikatakan Arka,Athala memang sedang mengawasi mereka berdua dari kejauhan,wajahnya terlihat sendu hanya saja sudut-sudut mulutnya tersenyum,Kareen juga melihat James di belakangnya.ketika ia bertemu pandang ,Athala langsung berpura-pura tidak melihat dan pergi begitu saja.


Kareen mencium lembut pipinya yang sekarang Nampak agak kurusan.


“adik Star pasti menyukainya sayang,saat dia lahir nanti.adik Star akan bangga padamu dan JJ kecil.”


“itu sudah pasti mommy Kareen,adik Star tentu akan bangga pada kami karena adik Star memiliki kakak-kakak hebat seperti aku dan Jason.”


“benarkan Jason...benarkan papi Arka?”


Arka merangkul mereka bertiga dari belakang,Arka dan JJ kecil menyahut bersamaan.


“tentu saja...”


tawa-tawa bahagia itu memenuhi ruangan istana royals,dimana dulu pernah sempat memiliki mimpi buruk tentang tempat penuh kenangan itu.


“Papi bukankah di sini ada pantai,ayo kita keluar dan berjalan-jalan!”JJ berseru gembira,


Kareen melihat wajah lelah Arka tapi Kareen juga melihatnya tersenyum sepertinya Arka tidak mau mengecewakan malaikat-malaikat kecilnya,Kareen melingkarkan lengannya di pinggang Arka.

__ADS_1


“husband kau lelah..istirahatlah,aku yang akan menemani mereka berdua berjalan-jalan..oke.”


Arka terdiam sesaat,jari-jarinya terasa lembut membelai rambut panjang Kareen,dia menghela napas sejenak lalu tanpa memberi Kareen aba-aba Arka sudah menggendongnya.


“Hei...turunkan aku!”


“jagoan-jagoan kecilku ayo kita ke pantai....”


“asyik...Kak J kau harus menggendongku juga ya...”JJ mendongak dan sedikit melotot ke arah Arka bukannya JJ kecil.


“papi Arka karena ulah papi yang menggendong mommy Kareen aku jadi terkena imbasnya dan harus menuruti permintaan konyol Jason...huh menyebalkan!”protesnya.


“Kak J gendong....Kak J gendong...”


JJ kecil melompat-lompat kegirangan sementara wajah JJ sudah tertekuk dan membentuk kerucut,meskipun wajahnya terlihat tidak ingin memenuhi permintaan JJ kecil tapi JJ tetap menuruti permintaan adiknya.


“ok..Kak J akan menggendong mu tapi kalau sudah sampai depan pintu kau harus turun!ok..”


JJ kecil tampak berpikir namun kemudian dia meangguk setuju.


“Ok...Kak J..kau adalah kakak terbaikku..”


Arka masih tidak mau menurunkannya,Arka mengikuti JJ yang berjalan lebih dulu dengan JJ kecil di belakang punggungnya.


ketika mereka sampai di depan pintu,Athala menghadang mereka.Kareen sempat mau turun dan berlari tapi Arka malah mengetatkan pelukannya,mungkin sikap paranoid Kareen suka muncul tiba-tiba.bukankah ia seharusnya menaruh sedikit kepercayaan pada Athala daripada harus mencurigainya.tapi rasanya hal itu sangat sulit ia lakukan mengingat perlakuan Athala selama ini namun seseorang yang sudah ia anggap sebagai seorang penjahat masih layak di beri kesempatan. setiap orang pantas di berikan kesempatan kedua.tanpa Kareen sangka-sangka ternyata Athala hanya mau menaruh JJ kecil di pundaknya,JJ langsung berlari keluar.


Kareen menatap Arka dan tersenyum bahagia padanya“kurasa perlahan-lahan Athala telah menemukan jadi dirinya yang dulu...”


Arka sedikit cemberut“oh ya memangnya dulu dia seperti apa?”


Kareen tidak mau menjawab pertanyaan Arka,dan hanya diam sambil tersenyum.


“aku boleh ikut berjalan-jalan bersama kalian?”


Arka meangguk tanda setuju,Kareen masih diam.pikirannya entah sedang berada dimana mengapa ia merasa ini semua hanya mimpi indah belaka bukan kenyatan.baru kemarin Athala bersikap kejam serta arogan dan dalam sekejap mata dia berubah menjadi sosok yang berbeda.


“moree jika kau tidak setuju,aku akan pergi!”


Kareen segera menggeleng tapi bibirnya masih bungkam dan tidak dapat mengatakan sepatah katapun,Arka mewakilinya untuk menjawab.

__ADS_1


“Athala,aku rasa moree masih sedikit syok atas perubahan sikapmu yang tiba-tiba..,dia bukannya tidak setuju,dia hanya sedang bingung.”


__ADS_2