Istri Sempurna Milikku

Istri Sempurna Milikku
BaB 56 selamatkan mereka


__ADS_3

“James,cepat panggilkan dokter terbaik untukku!”Athala berteriak frustasi.


“Cepat!”


Athala awalnya ingin melangkah maju untuk membantu Kareen tetapi dia ragu dan mundur kembali.


“James,cepatlah!”Athala berteriak dengan sekuat tenaga bercampur rasa marah serta gelisah,James mengertakkan gigi dan hanya membawa telepon untuk memberi tahu dokter untuk melakukan tindakan operasi.


“Arka Moree akan baik-baik saja ...”Athala bergumam pelan,seharusnya aku lebih berhati-hati dalam menjaga keselamatannya.”


“Tuan Athala Nona Kareen pasti selamat,”James menyakinkan Athala di sampingnya, “Ada tim medis terbaik dan dokter terbaik di sini ...Nona Kareen pasti akan baik-baik saja.”


Suasananya kompleks dan aneh di sekeliling mereka,tapi Arka merasa ada yang ganjil mengapa tiba-tiba Kareen bisa terjatuh bahkan Arka tidak dapat menyimpulkan apapun dan yang ia pikirkan sekarang hanyalah keselamatan Kareen dan juga Star,Athala terjatuh lemas di depan tubuh Kareen.dia terisak dan seakan melupakan orang-orang di sekitarnya.


“Tolong ... tolong ...”Kareen masih berbisik sambil menangis di tengah ketidaksadarannya, “Selamatkan ... Selamatkan Star ... Tolong ...”


Pandangannya mulai kabur, dan dia tidak tahu apakah itu karena dia berlinangan air mata atau karena kelemahan fisiknya.


“Moree...”Athala seperti anak kecil yang tak berdaya.


Dia berlutut di lantai dan memandang darah di lantai.Seluruh orang gelisah seperti ujung dunia.dari awal dia jelas tentang dendamnya pada Kareen dan segala ancamannya terhadap wanita yang di cintai nya,bukankah dari awal dia mengancam Kareen akan menghabisi nyawa anak itu?tapi dia juga seseorang yang masih memiliki sisi kemanusiaan ketika Arka mendengar kisahnya,Athala mengatakan padanya kalau Athala dari kecil dirinya telah banyak melihat darah dan kematian,masa-masa yang dia lewati, jauh lebih mengerikan ratusan kali daripada darah yang dia lihat sekarang.Namun lihatlah pada saat ini dia begitu ketakutan seperti seorang anak kecil yang kehilangan arah.


“Moree, Moree ...”Athala hanya bisa berteriak seperti itu,dia melihat ke kiri dan ke kanan tanpa daya, tidak tahu harus berbuat apa.


“Athala,kita harus segera mengirim moree ke ruang operasi!”Arka bergegas mendekat dan berkata dengan cepat.


Pada saat ini Arka hampir melupakan kemarahannya terhadap Athala mungkin benar Athala tidak melakukan sesuatu yang membuat Kareen celaka,Arka yakin Athala benar-benar tulus pada mereka berdua.Athala menoleh untuk melihatnya dan James, dia hampir secara mekanis menggerakkan kepalanya, mengangguk, memeluk moree dengan tergesa-gesa dan berlari ke ruang operasi.


“Kau akan baik-baik saja, dan anakmu akan baik-baik saja!”Kata Athala sambil menggertakkan giginya.


“Aku tidak akan membiarkan kau kehilangan suatu apapun lagi!”

__ADS_1


“Arka... Arka...”Kareen mulai menangis keras,


“Husband...Star...dia...Husband!”


Kareen menangis seperti itu,di tengah keputusasaan,seolah harapannya hanya bisa diberikan olehnya namun apa yang mampu Arka berikan padanya?sepertinya tidak ada!


“Moree bintangmu akan selamat..tenanglah!”Arka berusaha menenangkannya karena hanya itu yang dapat ia lakukan.


Langkah kaki yang cepat menjadi semakin aneh di pagi hari,dengan Semua staf medis yang berada di Istana Royals,terlepas dari otoritas siapa mereka berada, gugup di pagi hari yang cerah ketakutan oleh perintah.Athala terus mengikutinya dari belakang,dan ketika para dokter tiba,Athala dan Arka membawa Kareen ke ruang operasi


“Aku ingin dia hidup!”Athala berkata dengan goyah, “Aku ingin anak dalam kandungannya selamat dan hidup ...!” geramnya.


“Jika mereka tidak selamat..aku akan mengubur kalian semua hidup-hidup!”


Semua staf medis satu demi satu menatap Athala dengan pandangan ngeri termasuk Arka,kebidanan dan ginekologi yang tidak pernah mengalami ancaman seperti itu hanya lupa untuk bernapas bahkan Dokter Irene dan yang lainnya hanya bisa menelan ludah.


“Arka ... ... Arka ...”Kareen masih menangis.


Dia buru-buru mulai mensterilkan, siap melakukan tindakan operasi.napasnya naik turun saat ini, dan dia tidak tahu apa yang terjadi,Hanya saja kondisi wanita hamil itu agak buruk, dia tidak tahu hal-hal tak terduga apa yang akan terjadi ketika dia menunggu.Kesadaran Kareen sudah mulai kabur.sedangkan Tangannya masih di perutnya,tangannya mengepal erat, mulutnya terus bergumam.


“Arka... Aku ingin Arka...”


“Moree...,moree..jangan takut aku di sini sayang...”Arka memegang tangan Kareen yang terkulai lemas.ia juga melihat Athala yang nampak tak berdaya.


“Husband...bintangku akan selamat bukan?”


“..iya sayang dia akan selamat..si kecil kita pasti selamat.”Arka mencium wajah pucatnya yang berlinang air mata.


“Moree,kau pasti baik-baik saja!”Suara tak berdaya Athala kembali bergema “Aku berjanji padamu,bintangmu,jagoan kecilmu pasti akan selamat!”


“Aku tidak percaya padamu ... aku tidak percaya padamu!” Kesadaran Kareen mungkin sudah sedikit mengabur, tetapi tampaknya suara Athala masih dapat dia dengar.

__ADS_1


“Pergi..!pergi...aku tidak ingin kau berada di sini!”


“Arka suruh dia keluar....aku tidak ingin melihat wajahnya..!”


“Arka..!”


Athala mengertakkan gigi dan memandang Kareen.Arka tahu Athala hanya ingin menguatkan Kareen,tetapi dia tidak tahu harus berbuat apa.dan kepercayaan Kareen terhadap Athala telah hancur dan hilang.


“ Tuan Athala, sebaiknya anda keluar dulu .” kata dokter dengan tenang,“Jika anda menunda-nunda waktu operasi,kemungkinan terburuk bagi wanita hamil akan menghadapi bahaya yang lebih besar.”


Athala menatap Arka dan Dokter Irene bergantian“Aku ingin ibu dan anaknya selamat!”Athala mengertakkan giginya dan berbalik untuk meninggalkan ruang operasi.


Arka melihat Athala berdiri bagaikan patung sebagian kecil nyawanya seakan lenyap entah kemana,wajahnya pucat pasi bahkan dia tidak bereaksi ketika Arka mendekat padanya,pandangannya kosong.


“Arka apa kau percaya padaku?”dia bertanya dengan suara lemah jika dulu seorang Athala George akan berkata dengan sombong pada musuhnya namun saat ini dia bukan lagi seorang Athala George yang mampu membanggakan diri di depan musuhnya.


“Athala jika Dokter terbaikmu mampu menyelamatkan nyawa moree dan Star mungkin kepercayaan itu akan ada!tapi kalau kedua nyawa orang yang ku cintai lebih dari nyawaku sendiri tidak selamat maka akan ku pastikan duniamu hancur!”


“Arka bahkan kau tidak mempercayaiku,aku bodoh!baiklah biarkan seluruh orang bahkan dunia tidak percaya padaku asalkan orang yang ku cintai mampu selamat dari maut itu sudah membuatku dapat bernapas lega....!”


“sebaiknya kita berdoa.”Arka hanya mampu mengucapkan kalimat itu untuk membalas ucapan Athala,ia tidak ingin marah atau menaruh dendam karena satu kata itu membuat hidupnya hancur berantakan.


“Papi Arka...”JJ menggenggam erat tangannya.


“Papi Arka,mommy Kareen tidak akan tinggal di surga seperti mommy Bells bukan?”


Arka memeluk JJ dengan lembut.


“adik bayi dan mommy Kareen harus selamat,orang yang JJ cintai tidak boleh tinggal di surga lagi karena orang yang sudah pergi ke sana tidak akan pernah kembali lagi!”


Arka semakin erat memeluk JJ.

__ADS_1


mimpi macam buruk apa yang ia hadapi sekarang?Athala ingat masa kecilnya sangatlah kejam,entah dosa apa yang harus ia tanggung,sejak kecil ia telah melihat banyak darah yang tumpah!orang yang melahirkannya menginginkan dia hidup dan tumbuh bagaikan seorang penjahat.


__ADS_2