JADIKAN AKU YANG KEDUA

JADIKAN AKU YANG KEDUA
ISTIRAHAT


__ADS_3

Yasinta tersenyum sambil mengikuti langkah Naufal yang mulai berhenti di sebuah kamar dengan tertera angka 777. Naufal membuka pintunya dengan card nya yang diambilnya di dompetnya. Naufal masuk ke kamar itu diikuti Yasinta dibelakangnya.


" Kamu jangan bilang, kalau kamu pun tidak pernah diajak suami kamu menginap dan berada dalam ruangan hotel yang luas dan megah." sindir Naufal. Yasinta yang mendengar nya jadi sedih.


" Memang kenyataan nya aku tidak pernah diajak liburan sekali pun bulan madu indah bersama suami aku di hotel berbintang." sahut Yasinta sambil duduk di sofa sambil memejamkan matanya.


" Maaf! Aku tadi hanya bercanda loh!" kata Naufal sambil membuka kemejanya hingga mengenakan kaos oblong abu- abu di dalamnya.

__ADS_1


*******


Yasinta tertidur di kursi sofa panjang di kamar pribadi hotel Naufal. Naufal sudah tidak bisa tidur dan memejamkan matanya. Naufal dengan pelan- pelan mengangkat tubuh Yasinta yang langsing itu ke springbed kamar itu. Yasinta terlihat begitu nyenyak dalam tidur nya sampai tidak terasa jika dipindahkan oleh Naufal ke atas kasur empuk itu.


Naufal mengambil botol minuman yang dia simpan di kamar itu. Naufal pelan- pelan menenggaknya tanpa menuangkan ke gelas. Naufal juga dalam kesepian saat ini ketika harus kembali teringat akan istrinya yang lebih dahulu meninggal dunia. Betapa dirinya sangat mencintai istrinya kala itu. Sosok istrinya begitu sangat sempurna. Ketika melihat Yasinta, Naufal seperti melihat kepribadian istrinya ada di sana. Istrinya dulu begitu manja dan sangat bergantung dengan nya.


Naufal memberanikan dirinya membelai rambut Yasinta. Hanya membelai saja. Ingatan dan kesadaran nya masih penuh. Dirinya tidak akan mabok dan tidak akan macam- macam dengan wanita yang baru tadi pagi dia dekati dan akrab kembali. Walaupun dulu pernah mengenalnya namun dulu ketika masih remaja dan belum dewasa seperti sekarang.

__ADS_1


" Yasinta! Tidur saja dahi kamu masih saja mengkerut. Apakah begitu besar masalah yang masih kamu simpan dan belum kamu ceritakan kepada aku? Aku ingin tahu banyak akan kehidupan kamu selama ini. Suami kamu, mungkin belum melihat berapa cantiknya kamu. Laki-laki yang bodoh!" kata Naufal menilai.


Naufal perlahan mulai mengantuk. Naufal tertidur di kasur empuk itu bersama Yasinta. Kasur empuk yang super lebar itu memang tidak membuat mereka berdesakan. Hingga keduanya sama-sama tidur dan terbawa mimpi masing-masing.


*******


Aku tahu saat ini kamu begitu rapuh ketika harus menahan segala rindumu kepadaku. Aku tahu betapa sesak mu aku rasakan pilu. Aku juga ikut rasakan segala resah dan sedih mu itu. Aku hanya ingin dan berharap sekali saja dalam hidup ku jika ini nyatanya tidak akan mungkin bertemu. Aku ingin mendekap mu lebih erat dan mencium mu dengan penuh kelembutan. Kasih! Kau ingat bukan? Aku rindu kamu.....

__ADS_1


__ADS_2