JALAN HIDUP PUTIH

JALAN HIDUP PUTIH
Masa lalu Putih


__ADS_3

Gara sudah ada di dalam ruangan dokter Andre ia yakin sang dokter banyak tahu tentang Putih, " Mungkin Putih sering bercinta dengan lelaki ini, Apa wanita itu memang suka bercinta? Tetapi kenapa rasanya milik Putih seperti perawan bahkan ia tidak memiliki keahlian melakukannya sedikitpun." Gara terus berpikir keras sampai suara dokter menyadarkannya.


" Maaf tuan saya ingin memberi informasi tentang penyakit yang di derita nyonya Putih." Kata sang dokter yang menatap ragu pria di depannya ini, ia sangat yakin jika Putih tadi baik-baik saja tapi kenapa ia kembali ke rumah sakit dengan keadaan mengenaskan.


" Ya baik dok saya akan mendengarkannya." Jawab Gara yang berusaha menyimak perkataan Dokter.

__ADS_1


" Apakah Anda tahu jika istri Anda mengalami gegar otak?" Mendengar pertanyaan dokter membuat Gara kaget, ia merasa Putih tidak memiliki penyakit apa-apa ia bahkan terlihat sehat-sehat saja.


" Saya tidak tahu dok, saya baru menikah dengannya baru beberapa hari ini." Dokter menganggukkan kepala, ia tidak tahu drama apa yang terjadi dengan keluarga adik angkatnya itu.


" Baiklah saya akan bercerita tentang istri Anda atau Putih adik angkat saya." Jawab sang dokter membuat Gara termangu sebentar lalu menganggukkan kepala ia semakin penasaran apa yang akan dikatakan sang dokter.

__ADS_1


Gara mendengar itu dengan seksama, " Setelah merawatnya dengan baik dan kondisinya di nyatakan pulih walaupun Putih mengalami gegar otak akibat benturan yang besar, saya tetap memaksanya bercerita karena selama beberapa hari di rawat di rumah sakit ini tidak ada satu orangpun yang menjenguk Putih. Akhirnya Putih berbicara karena saya berbicara tentang biaya rumah sakit, Putih bercerita dengan tenang walaupun saya tahu ia menahan tangisnya. Saat itu katanya Ibunya telah meninggal dunia karena kecelakaan bahkan ia tidak pernah menemukan jasad ibunya, lalu ia tinggal dengan ayah tirinya dan awal kehancuran hidupnya berawal dari tangan sang ayah tiri. Saat itu Putih sedang tertidur di dalam kamar, tiba-tiba ayah tirinya meraba keseluruhan tubuhnya membuat Putih terbangun. Putih langsung berteriak keras tetapi langsung di bungkam oleh ayah tiri, Putih di paksa melayani nafsu bejat ayah tiri saat Putih melawan kepala Putih di bentur dengan keras ke tembok yang membuatnya gegar otak sampai sekarang. Walaupun Putih dengan keadaan kepala berdarah ayah tirinya tetap memperkosanya berjam-jam, Putih bercerita dengan tangis membuat aku tak mengerti banyak dengan ceritanya saat itu juga aku mengangkatnya sebagai adik ia pertama menolak tetapi ia iyakan juga karena tidak memiliki orang untuknya membutuhkan kelak." Andre menatap Gara yang termenung ia yakin lelaki yang berstatus suami Putih ini melakukan tindakan yang kasar kepada Putih.


" Saya harap Anda bisa menjaga Putih dengan baik tuan, saya tahu jika Putih bekerja di klub malam tetapi saya juga tahu jika Putih tidak pernah melakukan hal yang di lakukan oleh wanita malam pada umumnya. Saya menjaga Putih saat ia bekerja di klub malam melalui koneksi adik saya yang memiliki klub yang di kerjakan Putih, jadi Anda tidak perlu khawatir Putih orang yang baik bahkan ia sangat menghargai dirinya dan juga orang lain." Sambung Andre, Gara yang mendengar itu menatap wajah Andre dengan seksama ia merasa bodoh karena tidak tahu apapun tentang istrinya karena sibuk dengan balas dendam dan kehangatan tubuh Putih.


" Jadi bagaimana dengan penyakitnya dok apakah istri saya bisa sembuh?" Tanya Gara pelan, ia teringat saat mendorong tubuh Putih sampai kepalanya terbentur tembok dengan keras dan ia juga mengatakan sesuatu yang buruk untuk Putih.

__ADS_1


" Saat check up tadi keadaan Putih sangat baik, tapi sekarang keadaan Putih sangat memprihatikan karena benturan yang keras membuatnya sering melupakan sesuatu."


" Maksudnya dok?" Gara tidak mengerti apa yang di katakan dokter saat berkata bisa melupakan sesuatu.


__ADS_2