JALAN HIDUP PUTIH

JALAN HIDUP PUTIH
Menahan Hasrat


__ADS_3

Putih hanya diam di pangkuan Andre ia hanya ingin melepas rindu dengan kakaknya itu, entah mengapa ia hanya ingin dekat dengan Andre yang baik hati itu saja.


" Oh iya jadi adik dokter Andre adalah Rehan?" Tanya Gara.


" Panggil aku Andre saja, iya Rehan adikku tampaknya kalian sudah mengenal satu sama lain." Andre melihat Rehan yang melihatnya memangku Putih.


" Iya Rehan adalah teman sekalian rekan bisnisku." Jawab Gara iapun masih melihat Putih yang masih di pangkuan Andre membuat Andre tak enak hati, dress putih itu tersingkap ke atas sedikit membuat junior Gara bangkit ia sudah lama tidak merasakan hangatnya tubuh Putih.


" Bro boleh aku tanya apakah wanita itu adikmu?" Tanya Rehan yang penasaran dengan Putih.


" Bukan dia istriku." Jawab Gara mantap.


Hati Rehan seakan teriris mendengar pertanyaan itu, wanita yang mengganggu pikirannya itu ternyata adalah istri temannya sendiri yang dia bilang sendiri mereka adalah pengantin baru saat di restoran waktu meeting dengan Gara.


" Kau mengenalnya?" Tanya Gara yang melihat raut wajah aneh pada Rehan.


" Tidak, aku hanya pernah bertemu dengannya di rumah sakit beberapa hari yang lalu." Jawab Rehan yang merubah wajahnya menjadi santai.


" Maaf Tuan makanan sudah siap." Tutur Ani tetapi matanya tetap tak bisa lari dari pandangan melihat Putih di pangkuan Andre.

__ADS_1


" Iya terima kasih, ayo kita makan malam." Ucap Gara kemudian ia berdiri kemudian ia terdiam karena mendengar perkataan Putih.


" Maaf kak Andre kayaknya aku pipis sedikit deh soalnya celana dalamku basah." Putih berkata seperti itu dengan senyum terpaksa membuat tiga lelaki yang mendengar itu tegang, sedangkan Ani yang mendengar itu ia langsung kembali ke dapur.


" Cepatlah ganti dulu kemudian susul kami ke ruang makan ya." Kata Gara yang melihat Putih sudah berdiri kemudian berlari kecil ke lantai 2 tanpa menggunakan alas lagi.


" Maafkan aku Gara bukan maksudku seperti itu, mungkin kau sudah tahu maksudku kan." Andre tak dapat menjelaskannya karena takut salah berkata.


" Sudah gak apa-apa, yuk kita ke ruang makan." Ajak Gara.


Rehan yang memfokuskan keadaan akhirnya bisa mengontrol diri, ketiga pria itu berjalan ke ruang makan dengan junior mereka yang masing-masing tegang.


" Cepatlah cari istri Rehan." Kata Andre saat mereka sudah duduk di meja makan yang tersedia banyak makanan.


Gara hanya tertawa melihat ekspresi Rehan yang lucu menahan sesuatu yang di bawah sana.


" Diamlah bro jangan menertawakannya." Ujar Rehan dengan wajah kesal.


" Maaf ya semuanya." Putih tersenyum tanpa rasa dosa, kali ini dia bertingkah seperti anak-anak membuat Gara tak sabar ingin merasakan kenikmatan.

__ADS_1


" Gak apa-apa ayo duduk kita akan makan." Kata Gara, Putih langsung berjalan riang ke arah Andre membuat lelaki itu menahan nafas belum Putih mengangkatkan kakinya ingin menaiki pangkuan Andre, Gara langsung angkat bicara.


" Eh.. Putih jangan duduk di situ ayo duduk di sampingku, kamu gak malu apa sudah pipis di pangkuan kak Andre mu tadi." Kata-kata Gara sontak membuat wajah Putih memerah karena malu, ia langsung berjalan duduk di bangku di samping Gara.


" Maafkan aku kak Andre masalah tadi." Kata Putih.


" Iya gak apa-apa." Mereka melirik satu sama lain, sedangkan Putih melihat makanan yang di atas meja sambil menjilat-jilat bibirnya sendiri membuat para lelaki yang di dekatnya sangat menahan sesuatu yang bergejolak.


" Ayo mari makan semuanya." Ucap Putih tanpa rasa bersalah.


Mereka makan dengan hening, Gara, Andre dan Rehan tidak berselera makan karena yang di bawah sana bergejolak minta makan juga, sedangkan Putih yang menyebabkan semuanya terjadi makan dengan lahap.


Acara makan dan menahan hasrat sudah selesai saatnya Andre dan Rehan pamit.


" Putih kak Andre pulang ya, jaga kesehatan baik-baik ya." Putih langsung memeluk Andre, sedangkan Andre menahan-nahan rasa, kemudian Putih beralih memeluk Rehan tetapi hanya sebentar membuat Rehan tersenyum.


" Kami pulang ya." Andre dan Rehan segera pulang meninggalkan Putih dan Gara.


" Putih aku pengen." Kata Gara manja.

__ADS_1


__ADS_2