
* * *
''Ya mungkin karena dia mulai suka sama Kamu. Ini hanya pandangan Aku saja ya....'' tutur Dewa.
''Ha.... Ha.....Mana mungkin Jingga suka sama Aku,sedangkan Kita aja baru kenal sebentar Dewa.....'' balas Ku,mencoba mengalihkan pembicaraan.
''Adel.....! Nih ya Aku kasih tahu. Rasa suka itu bisa timbul kapan saja,dimana saja,sama siapa Kita nggak pernah tau.Ada orang yang baru kenal,bahkan baru bertemu tapi langsung suka. Ada juga orang yang udah lama saling kenal,tapi nggak menjamin mereka bisa saling suka......'' jelas Dewa.
Aku pun hanya bisa terdiam mendengar perkataan Dewa. Karena memang benar apa yang Dewa katakan.
Tiba-tiba ada seseorang yang merangkul bahu Ku dari belakang.Aku pun sontak kaget dan langsung melihatnya.
" Pagi Adel......'' ucap Jingga sambil mengacak-acak rambut Ku.
''Jingga.....!'' jawab Ku terkejut.
''Aku tadi ke rumah Kamu,tapi ternyata Kamu udah berangkat duluan.....''ucapnya sambil tersenyum.
Deg.... Deg..... Deg.....
"Tuh kan....!! Jantungku begitu bergejolak setiap saat dekat dengan Jingga. Aku harus bagaimana. Apa iya,Aku benar-benar bisa menahannya....." bisik Ku.
''Adel...? Kok malah diam sih....'' tanya Jingga membuyarkan lamunan Ku.
''Itu.... Tadi Aku berangkat sekolah sama ayah. Lagian Aku nggak tahu juga kan Kamu mau nyamperin Aku ke rumah.....'' jelas Ku.
''Ya udah. Ayo sepertinya yang lain udah menunggu Kita,bentar lagi bel jam pertama berdering....'' ajak Dewa.
** Jingga POV **
''Permisi.....!''
''Iya......'' jawab bundanya Adel dari balik pintu.
''Pagi tante,Adel nya ada???''
''Oh Adel,dia baru aja berangkat bareng sama ayahnya.Kenapa Jingga?''tanya bunda Adel.
''Tadinya Jingga mau ajak Adel berangkat sekolah bareng,kebetulan Saya bawa motor. Ya sudah kalau begitu,Jingga permisi ya tante...'' jelas Ku.
''Iya. Hati-hati bawa motornya....'' seru bundanya Adel.
* * *
Sesampainya di parkiran sekolah Aku melihat Adel dan Dewa yang tengah asik berbincang sambil berjalan perlahan.
"Aku harus bersikap biasa saja di depan Adel. Jangan sampai teman-teman yang lain tahu tentang perasaanku sama Adel. Belum saat nya mereka tahu,karena Aku pun tidak tahu apa yang akan menjadi jawaban Adel nantinya.....'' bisik Ku dalam hati.
Hari ini tetap sama Adel begitu cantik,rambut yang selalu di biarkan terurai,dan jaket yang kebesaran dari ukuran badannya. Tapi itu terlihat sangat cocok dengannya. Aku pun langsung menghampirinya dan bersikap seolah-olah semalam tidak terjadi apa-apa.
** Adel POV **
Sesampainya di kelas,Aku langsung menghampiri Gita dan Raya yang tengah asik bercengkrama.
''Hai......'' seru Ku.
__ADS_1
''Hai Adel......'' seru Raya.
''Kalian lama banget,,Kita udah tungguin kalian dari tadi tau. Bentar lagi jam pelajaran olah raga....'' gerutu Gita.
''Kan belum Gita.....'' timpal Dewa.
''Adel... yuk Kita ganti seragam olah raga dulu,keburu Pak Gurunya datang.....'' ajak Gita.
Aku,Gita dan Raya pun langsung beranjak ke Toilet untuk mengganti seragam olah raga.
''Adel..... Kamu udah belum???'' tanya Gita.
''Bentar lagi....'' jawab Ku.
''Aku udah nih...' jawabnya.
''Aku juga.....'' timpal Raya,di barengi suara pintu yang terbuka.
''Ya udah Kita duluan yah....'' seru Gita.
Benar saja pas Aku keluar dari toilet mereka sudah tidak ada di luar.
''Hah?? Yang benar saja mereka meninggalkanku.....'' gerutu Ku pelan.
Aku pun langsung ke kelas untuk menyimpan seragam sekolah Ku, ternyata sudah tidak ada siapapun di sana. Ternyata tinggal Aku sendirian. Aku pun langsung beranjak pergi untuk menyusul mereka ke lapangan. Namun tiba-tiba ada seseorang yang menarik Ku dari balik pintu. Ternyata itu Jingga....
''Jingga.....?''
''Ada yang mau Aku pastikan......'' jawabnya.
akan memastikan jawaban Ku yang semalam.
''Sebentar saja Adel.....'' pintanya.
'' Masalah itu.Nanti saja Kita bahas nya, yah....!''
''Kenapa Kamu seolah menghindar dari Aku???'' tanyanya langsung.
Aku bingung harus menjelaskan apa sama Jingga.
''Itu...''
Tiba-tiba saja Jingga berdiri di depanku dan tanpa seijin Aku dia langsung mencium Ku.
'' Apa yang Kamu lakukan Jingga...?'' bentak Ku kaget.
''Aku hanya ingin memastikannya. Apa Kamu akan baik-baik saja setelah Aku melakukannya....'' tuturnya.
''Maksud Kamu???''
''Kamu terus saja bertanya maksud Aku apa Adel. Aku suka sama Kamu....!'' tuturnya setengah nadanya meninggi.
Aku terdiam.Jingga pasti menantikan jawabanku. Dan sikap Aku yang malah berpura-pura tidak tahu mungkin buat dia muak.
''Haruskah Aku memastikannya sekali lagi..??'' tanyanya yang langsung mendekatkan wajahnya dengan Ku.
__ADS_1
''Beri Aku waktu Jingga.....'' ucap Ku perlahan.
''Sampai kapan???'' tanya nya.
''Nanti kalau Aku udah siap. Aku pasti akan memberikan jawabannya.....'' balas Ku dan langsung pergi meninggalkannya.
" Apa yang baru saja Jingga lakukan. Dia mencium Ku, tanpa seijinku.Apa dia sengaja melakukannya?? Supaya Aku goyah.....dan tidak bisa berpaling dari dia. Karena dia telah mencuri ciuman pertama Ku."
** Jingga POV **
''Gita....!! Adel mana?'' tanya Ku.
''Dia masih di toilet,,lama jadi Kita tinggalin...'' jawab Gita.
''Kamu nggak olah raga Jingga???'' tanya Raya.
''Sebentar lagi Aku menyusul....'' balas Ku.
Aku pun memutuskan untuk menunggu Adel.
Aku ingin memastikan jawaban dia apa,kenapa dia seolah baik-baik saja atas apa yang terjadi semalam.
Tidak lama kemudian Aku melihat Adel dari kejauhan,,rambutnya yang biasa terurai sekarang dia mengikatnya. Dan itu menambah kesan yang cantik buat Aku.
Aku pun langsung bersembunyi di balik pintu. Dan beberapa saat ketika dia hendak keluar meninggalkan kelas, Aku langsung saja menariknya.
Aku langsung menanyakan dan memastikan. Namun Adel malah diam saja dan itu buat Aku kesal. Tanpa seijinnya Aku langsung menciumnya.Dia pun terlihat terkejut,wajahnya langsung memerah karena perlakuanku.
''Beri Aku waktu Jingga....'' ucapnya perlahan.
''Sampai kapan???''
''Nanti kalau Aku udah siap, Aku pasti akan memberikan jawabannya....''tutur Adel.
Jujur saja Aku tidak puas dengan keputusannya. Namun Aku juga tak mau egois,Aku juga harus memberikan waktu buat Adel. Karena ini juga pertama kalinya buat dia.
** Adel POV **
''Adel.......'' teriak Gita sambil melambaikan tangan di ujung lapangan.
Aku pun langsung menghampirinya.
''Kalian habis ngapain??? Kok datangnya bisa barengan???'' tanya raya.
Aku pun baru tau ternyata Jingga berada di belakangku.
''Apa sih. Ya iya lah Kita bisa barengan,kan kelas Kita sama. Aneh....''
''Oh!! Iya ya......'' balas Raya sambil cengengesan.
''Lagian pertanyaan Kamu itu nggak berbobot...'' timpal Dewa.
''Oh iya. Pelajarannya belum mulai nih??''
''Katanya Pak Guru, istrinya melahirkan jadi nggak bisa ngajar. Guru pengganti juga tidak ada... '' jelas Dewa.
__ADS_1
''Jadi kita free dong....!'' seru Ku senang.