
* * *
''Jingga...! Kok Kamu diam saja sih.....''tanyanya
''Oh enggak kok....''
'' Oh iya,,ini Aku bawain buah-buahan. Aku bantu suapin yah.....'' ujarnya.
''Enggak usah kak,Aku bisa sendiri. Nanti Aku makan...''
''Oh iya,,kenapa Kamu bisa babak belur begini?? Kamu berantem yah?? Soalnya Aku tanya Adel dia bilang nggak tahu apa-apa...'' jelasnya.
''Namanya juga anak laki-laki kak,pasti adalah perselisihan....''timpal Ku.
''Ya ampun,,Aku sedih banget lihat Kamu kayak gini...'' tuturnya. Dan tangannya mencoba menyentuh wajah Ku,namun segera Aku tapis.
''Oh iya. Sebenarnya Aku minta bantuan dari Adel.....''tuturnya.
''Maksudnya???''
''Iya,,,,Aku minta bantuan Adel,supaya Aku bisa deket sama Kamu.Aku juga tahu Kamu sakit dari Adel.....'' jelasnya.
"Maksud Kamu apa Del?? Kenapa Kamu malah coba deketin Aku sama kakak Kamu?? Sedangkan Kamu tau,orang yang Aku suka itu Kamu..."
''Jingga....''seru kak Abel.
''Kamu kenapa??? Kamu nggak suka yah,Aku main kesini....?''tanya nya.
''Enggak kok....''
''Eh ada siapa ini,Abel yah.....'' seru bunda yang baru datang dari belakang.
''Iya tante.....''
''Makasih yah udah mau jenguk Jingga.....'' tutur ibu.
''Oh iya sama-sama tante....''tuturnya.
''Kak maaf yah,Aku mau istirahat....''
''Oh iya... Enggak apa-apa kok. Kamu kan perlu istirahat yang banyak...'' ujarnya
Aku pun langsung beranjak meninggalkannya,dan masuk ke dalam kamar.
''Ya udah tante Abel pamit yah.....'' ucap kak Abel di luar sana.
'' Iya makasih ya.....'' timpal ibu.
Jam sudah menunjukan pukul 19.30, Aku penasaran apa Adel audah pulang atau belum. Aku pun mencoba untuk melihatnya dari jendela rumah Ku. Ternyata lampu di kamarnya masih gelap,itu berarti Adel belum pulang.
Aku pun bermaksud untuk menunggunya di taman. Aku penasaran apa maksud Adel yang malah coba deketin Aku sama kak Abel.
''Jingga....! Kamu mau kemana??'' tanya ibu mengagetkan Ku.
''Aku mau ke mini market bu....''
''Kamu kan masih sakit,biar ibu saja yang belikan. Kamu mau beli apa memangnya??'' tanya ibu.
''Nggak apa-apa bu,Jingga saja.Sekalian jalan-jalan,penat juga seharian di kamar....'' jawabku mencari-cari alasan.
''Ya sudah,,tapi di luar sedang hujan. Besok saja Nak....''ucap ibu.
__ADS_1
''Ini Jingga udah pakai jaket dan bawa payung juga.....'' timpal Ku sambil menunjukan payung yang Ku bawa.
''Ya udah,hati-hati yah.....''
''Iya bu....'' Aku pun langsung keluar,yang sebenarnya Aku pergi ke taman.
** Adel POV **
Jam sudah menunjukan pukul 19.35 wib. Aku pun langsung berniat untuk pulang saja,mungkin saja teman-temanku sudah pulang dari rumahnya Jingga.
" Yah!! Gimana ini hujan lagi. Masa Iya Aku pulang hujan-hujanan."
Aku pun memutuskan untuk pulang dengan hanya menggunakan jaket.Aku pun langsung jalan dengan cepat supaya cepat sampai rumah.Di tengah perjalanan tali sepatuku terlepas dan hampir saja buat Aku jatuh.
" Ih sial banget sih,pake acara lepas lagi..." gerutu Ku pelan.
" Apa yang Kamu lakukan Adel???'' tiba-tiba terdengar suara yang mengagetkan Ku.
Aku pun langsung melihat seseorang yang tengah berdiri di hadapan Ku dan memayungi Ku.
''Jingga......'' ucap Ku kaget.
''Apa yang Kamu lakukan disini sendirian,di tengah-tengah hujan.....'' tuturnya.
''Tadi Aku baru pulang dari toko buku. Aku pun lupa tidak membawa payung...'' jelas Ku.
Aku pun langsung berdiri dan berhadapan dengan Jingga.
''Ada hal yang mau Aku tanyakan sama Kamu...''ucapnya pelan.
''Apa.....?''
''Maksud Kamu apa coba deketin Aku dengan kakak Kamu??''
''Itu.....''
''Kenapa Adel???'' bentaknya.
''Sedangkan Kamu tau orang yang Aku suka itu Kamu. Tapi kenapa Kamu malah mencoba untuk deketin Aku sama kakak Kamu.Kenapa Adel.....?'' bentaknya kembali.
''Aku bisa jelasin Jingga.Aku minta maaf yah....''ucapku lemah.
''Jadi ini alasan Kamu menolak Aku..!! Jadi Kamu lebih mementingkan perasaan Abel..!! Aku tidak menyangka sama Kamu....''
''Aku nggak punya pilihan lain Jingga. Abel bilang dia sangat menyukai Kamu,,,,''
''Bagai mana dengan perasaan Kamu???''tanyanya.
"Aku harus jawab apa,Aku bingung...''
''Kamu nggak bisa jawab kan!!! Oke Adel,kalau ini yang Kamu mau......'' ujarnya.
Aku pun hanya diam tidak bisa menjawab setipa pertanyaan yang di ajukan Jingga.
Dia pun kemudian pergi meninggalkan Aku sendirian di tengah hujan yang deras. Aku hanya bisa menangis sejadi-jadinya.Aku kesal pada diriku sendiri yang seolah-olah kesulitan untuk mengatakan hal yang sebenarnya pada Jingga.
Aku pun sampai di rumah dengan keadaan basah kuyup.
''Adel......'' seru bunda di ambang pintu yang sedang menunggu kedatanganku.
''Adel.... Kenapa Kamu tidak menelepon bunda atau ayah,supaya kami bisa menjemput mu...'' lanjutnya.
__ADS_1
''Iya maaf bunda. Handphone Adel ketinggalan di kamar,jadi adel tidak bisa menghubungi bunda....'' jelas Ku.
''Ya sudah. Ayo sekarang Kamu masuk dan langsung ganti pakaian,jangan mandi yah. Biar bunda buatkan teh hangat buat Adel....'' ucap bunda khawatir.
''Iya bunda ...''
Aku pun langsung ke kamar dan mengganti pakaianku dan memutuskan untuk merebahkan tubuhku yang kedinginan.
Tok... Tok....Tok....
''Adel,,,,bunda masuk ya Nak....'' seru bunda.
Bunda pun membuka pintu kamar Ku dengan membawa beberapa makanan dan teh hangat.
''Di makan yah,,supaya Adel nggak sakit...'' tutur bunda.
''Iya bunda.....''
''Adel,,,,Kamu kenapa???? Mata Kau sepertinya habis menangis sembab gitu....'' tanya bunda.
'' Tidak kok. Adel nggak nangis,mata Adel perih aja kan tadi habis hujan-hujanan....''
''Ya sudah. Bunda tinggal yah,Adel langsung istirahat saja.....'' perintah bunda.
''Iya bunda.....''
Aku pun langsung beranjak dari tidurku untuk memakan apa yang bunda tadi bawa.
** Jingga POV **
Aku menunggunya cukup lama sekitar 20 menit,sampai akhirnya Aku melihat Adel yang tengah berlari di tengah hujan.Namun tiba-tiba dia seperti terjatuh,sontak Aku langsung menghampirinya..
" Apa yang Kamu lakukan Adel???''
''Jingga......'' ucapnya kaget dengan kehadiran Ku.
''Apa yang Kamu lakukan disini sendirian,di tengah-tengah hujan.....''
''Tadi Aku baru pulang dari toko buku. Aku pun lupa tidak membawa payung...'' jelasnya.
Ternyata dia tengah membetulkan tali sepatunya yang terlepas. Dia pun langsung berdiri di hadapanku.
''Ada hal yang mau Aku tanyakan sama Kamu...''
''Apa.....?''tanyanya.
''Maksud Kamu apa coba deketin Aku dengan kakak Kamu??''
''Itu.....''
''Kenapa Adel?? Sedangkan Kamu tau orang yang Aku suka itu Kamu. Tapi kenapa Kamu malah mencoba untuk deketin Aku sama kakak Kamu.Kenapa Adel.....?'' Aku membentaknya.
''Aku bisa jelasin Jingga.Aku minta maaf yah....''ucapnya lemah.
''Jadi ini alasan Kamu menolak Aku..!! Jadi Kamu lebih mementingkan perasaan Abel..!! Aku tidak menyangka sama Kamu....''
''Aku nggak punya pilihan lain Jingga. Abel bilang dia sangat menyukai Kamu,,,,'' jelasnya.
''Bagai mana dengan perasaan Kamu???''
''Kamu nggak bisa jawab kan!!! Oke Adel,kalau ini yang Kamu mau......'' Aku pun langsung berbalik meninggalkan dia sendirian di tengah hujan.
__ADS_1
Sesampainya di rumah,Aku merasa bodoh sekali membiarkan dia kehujanan. Karena tersulut emosi Aku sampai tidak memperhatikan dia.